
Senyuman yang mampu memikat siapa saja yang melihatnya termasuk Yue Yin sendiri, Yun Xuan sangat tau Yuue Yin terpikat oelh senyuman nya- ia hanya membiarkan Yue Yin menikmati apa yang baru saja ia tunjukkan, hanya Yue Yin yang bisa melihatnya tidak ada siapapun.
Bola mata milik Yun Xuan bertemu dengan bola mata milik Yue Yin dalam waktu yang lama, cukup lama tanpa ada niatan berpindah tempat karena masing masing dari mereka sangat menikmati pandangan ini.
Mata yang indah mampu memikat siapa saja yang melihatnya, Yun Xuan sangat menyukai bola mata milik Yue Yin-bola mata berwarna hitam bercampur ungu yang sangat memabukkan, membuat siapa saja tenang dan takut dalam satu waktu. Ada banyak sekali rasa di dalam bola mata milik Yue Yin yang dilihat Yun Xuan tapi tidak bisa di ucapkan hanya terlihat tapi tidak bisa terlepas, salah satunya rasa kerinduan dan kelelahan yang teramat. Ingin sekali Yun Xuan mencari tau apa yang di sembunyikan oleh Yue Yin, namun Yun Xuan takut untuk mencari tau.
Ia takut ada kebenaran yang di sembunyikan oleh Yue Yin.
Dan ia takut ia akan kehilangan Yue Yin lagi seperti ia kejadian tujuh tahun yang lalu.
Menurutnya kejadian seperti itu sangat cepat terjadi, Yun Xuan tidak terima sama sekali namun Yun Xuan juga tidak bisa melakukan tindakan pencegahan terhadap Yue Yin, kejadian itu berlalu sangat cepat. Yun Xuan hanya bisa terdiam sambil menunggu Yue Yin datang seperti sekarang, walaupun membutuhkan waktu yang lama , dan sekarang Yun Xuan tidak akan membiarkan Yue Yin meninggalkan dirinya lagi.
Cukup tujuh tahun yang lalu ia menjadi bodoh, tidak untuk sekarang dan nanti.
''Kamu terpanah melihat ketampanan ku?'' semakin lama senyum Yun Xuan semakin melebar dan terlihat sangat manis, melihat Yue Yin yang tidak ada niatan untuk mengalihkan pandangan-Yun Xuan tertawa kecil.
Seakan tersadar-Yue Yin berusaha untuk melepaskan rengkuhan Yun Xuan dengan tatapan yang beralih malu, ada sedikit rona merah di muka milik Yue Yin yang dilihat Yun Xuan. Rona yang tidak terlalu terlihat di wajah putih milik Yue Yin namun bisa terlihat di mata Yun Xuan, sangat indah-hampir tidak bisa terlihat dan hampir menyamai seperti pewarna bedak yang biasa di pakai kalangan wanita.
Bedanya hanya alami dan buatan.
__ADS_1
''Biarkan saja, aku merasa nyaman seperi ini'' Yun Xuan tidak ingin melepaskan rengkuhan Yue Yin, i masih sangat merindukan Yue Yin dalam waktu yang lama. Melihat ini Yue Yin mengurungkan niatnya dalam waktu yang dekat, terlihat sangat kaku di mata Yun Xuan, ayolah Yun Xuan hanya meminta pelukan tidak meminta lebih dari ini.
Memang masih belum terlihat sangat dekat satu sama lain, tapi di hti merkea seperti sudah mengenal satu sama lain dalam waktu yang lama, kedekatan mereka jauh lebih dari itu dan jauh lebih dalam. Walaupun begitu kedekatan satu sama lain bisa di tingkatkan lagi dengan cara saling bertemu dan berkomunikasi, dan ada lebih banyak cara lainnya yang bisa di lakukan. Terbukti bahwa itu ada benarnya adalah kedekatan Hao dan Yun Xuan yang terbilang sudah sangat dekat, yang awalnya sangat canggung dan berakhir sangat dekat.
'Aku ingin melihat apa yang seharusnya aku lihat sekarang, walaupun aku menemukan kenyataan yang pahit aku akan terus berada di samping dirimu' Yun Xuan tidak taha lagi, dan Yun Xuan ingin sekali mencari akar permasalah ini.
Sejauh ini Yun Xuan harus melalukan nya dengan perlahan dan pasti.
''Apa yang sudah kamu pelajari?"" tanya Yue Yin kepada Yun Xuan.
''Aku mempelajari apa yang seharunya aku pelajari'' seusia perkataan Yue Yin waktu itu, Yun Xuan harus berusaha kerasa selama tujuh tahun terakhir dan selama itu pula Yun Xuan mendapatkan banyak kebenaran yang terpisah pisah .
Sama seperti bunga yang tumbuh di tanah, Yun Xuan hanya bisa mencari Yue Yin di satu tempat yang berada.
Dan tempat itu adalah paviliun Anyun.
Hingga tatapan Yue Yin dan Yun Xuan bertemu menjadi satu dan memiliki arti yang sangat mendalam, saling bertegur sapa melewati tatapan mata tanpa mengeluarkannya melewati suara. Mata Yue Yin menatap Yun Xuan sangat lekat-mempertanyakan Yun Xuan apa yang terjadi salam tujuh tahun terakhir.
Yun Xuan tau, dia hanya tidak ingin.
__ADS_1
Yun Xuan hanya ingin menikmati waktu waktu yang menurutnya sangat berharga di kehidupannya sekarang tapan ingin menikmati yang lainnya, seperti bertemu Yue Yin dan berada di sekitar Yue Yin untuk waktu yang lama. Hanya itu, tidak lebih.
''Aku belajar seperti apa yang kamu katakan, berharap kamu benar benar akan datang menemui ku sesuai janjimu . Yang aku dapatkan hanyalah perkataan yang busuk dari banyak orang'' Yun Xuan merasakan kekhawatiran dalam bola mata milik Ye Yin, hanya saja Yun Xuan tidak terlalu menanggapi.
Mulai sekarang, Yun Xuan berjanji pada dirinya sendiri untuk mengikuti permainan Yue Yin.
''Aku hanya menunggu waktu yang tepat, bukan berarti aku mengingkari janjiku'' sekuat tenaga Yue Yin bergerak dalam rengkuhan Yun Xuan yang memeluknya dengan erat, ia mencoba untuk duduk dengan benar tanpa adanya niatan untuk kabur.
Dengan bantuan Yun Xuan, Yue Yin duduk dengan benar di samping Yun Xuan dan berhadapan dengan Yun Xuan ''Kamu selalu memberiku kepercayaan dan kamu juga memberiku sebuah penghianatan.''
Kaali ini Yun Xuan tidak akan bodoh dan mengikuti alur milik Yue Yin, ia akan terus terusan menggagalkan rencana busuk Yue Yin.
''Menenmpati janji memnag jauh lebih susah dibandingkan mengatakan, tetapi janji pasti akan terbalas jika waktunya tiba. Sama seperti ku yang menunggu waktu yang pas untuk bertemu dengan mu'' senyum kaku Yue Yin dapat dilihat oleh Yun Xuan, sama seperti Yun Xuan yang melihat senyum ini sangat aneh, namun sekarang Yun Xuan sangat menantikannya.
Aneh tapi lucu.
Disertai tepukan lembut pda kepala Yun Xuan yang jauh lebih ramai dihiasi oleh beberapa aksesoris keluarga Yun yang jauh berbeda di bandingkan dulu, Yue Yin menepuk lembut kepala Yun Xuan mencoba menenangkan Yun XUan.
Cara ini paling efektif dalam kondisi apapun jika menyangkut Yun Xuan, dan akan selalu seperti itu.
__ADS_1