
HAII READER KU TERSEYENG JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA...KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU...
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS..
LANJUT..
" Makasih ya Lan karena kamu sudah mau di repot kan untuk mengantar kan Lika".ucap Ella sambil tersenyum.
" aku nggak merasa di repotkan kok tante, aku ikhlas jika menyangkut Lika". Sahut Alan
Ella merasa bahagia, karena Lika mempunyai sahabat yang perhatian kepada nya.Jarang sekali ada persahabatan pria dan wanita yang tulus.
" Lika nya mana sih lelet sekali jadi anak gadis, di tinggal pergi baru tahu rasa". gumam Ella dalam hati
Sedangkan yang di tunggu terlihat sedang bersiap, dengan terburu buru seperti di kejar.Ia menyiapkan segala sesuatu sambil mengumpat kesal.
" Aduh gimana dong aku kok bisa lupa sih kalau Alan mau jemput"? Ucap Lika
"Aku dandan yang cantik ah, supaya Alan nggak jadi marahin aku". pikir Lika ia pun mulai memoleskan make up tipis di wajah nya dan juga memakai lipstik dengan warna yang natural.
setelah selesai ia pun memperhatikan sebentar wajah nya di cermin, setelah di rasa sudah sempurna ia pun keluar dengan terburu buru karena merasa tak enak dengan Alan.
" Maaf aku terlambat, kamu sudah lama ya Lan". Ujar Lika tiba tiba yang sudah muncul di hadapan Alan dan Ella.
__ADS_1
Next
Alan dan Ella terkejut, dan langsung menoleh keasal suara.Alan yang tadi sempat kesal, langsung membulatkan matanya.Sebab ia tak percaya dengan wanita yang ada di hadapan nya kini.Apakah Lika sahabat cempreng nya atau bidadari.
Ella yang melihat tatapan tak biasa dari Alan ke Lika, hanya tersenyum dan langsung pamit ke dalam.Ia tak mau mengganggu waktu anak muda itu, dari pada nanti ada kecanggungan di antara mereka jika ia masih disitu.
" Tante masuk dulu ya, kan yang di tunggu sudah datang"? Pamit Ella
" iya tan". sahut Alan singkat.
Sementara Lika yang dari tadi di tatap Alan menjadi salah tingkah.Ia merasa pasti ada yang salah dengan penampilan nya kini, mungkin jelek dimata Alan.
" Lan kenapa lihatin aku kaya gitu jelek ya, kalau begitu aku ganti dulu ya". Tanya Lika dengan wajah yang kelihatan sedih karena tadi ia sudah mencoba dandan maksimal.
Lika yang ingin berbalik langsung di tahan Alan, dan tanpa permisi langsung mengecup kening Lika.Yang membuat wajah Lika langsung memerah seperti kepiting rebus, karena malu.
" kamu cantik sangat cantik malah, aku suka penampilan kamu seperti ini sangat manis". puji Alan sambil menatap wajah cantik Lika.
Melihat Alan yang jarak nya hanya beberapa senti, membuat jantung Lika harus bekerja keras.Lika memperhatikan wajah Alan dari dekat, tanpa sadar ia mengangkat tangan dan memegang pipi Alan.Alan pun mengecup tangan Lika yang sekarang berada di pipinya.
" Kamu juga sangat tampan hari ini, aku suka melihat penampilan kamu". puji Lika sambil memandang ke arah Alan.
__ADS_1
next
Alan hanya tersenyum mendengar Lika memuji nya tadi, pria mana yang tak senang di puji wanita cantik.
" Maaf ya aku kelamaan tadi, hehe maklum semalam tidur nya telat". Ucap Lika sambil menarik Alan menuju mobil.
" untung juga tadi kamu cepat keluar,kalau tidak aku sudah minta ijin tante Ella.Untuk masuk kedalam kamar kamu dan mandiin kamu".Goda Alan
Lika memukul pelan lengan Alan, ia kesal karena Alan menggoda nya.
" Ishh semalam aku terlambat tidur kan gara gara kamu". Kesal Lika
" lho kenapa gara gara aku, bukan nya kamu yang nggak bisa tidur.Kalau aku mau gempa bumi tsunami sekalipun, jika kepala sudah sentuh bantal langsung tidur tanpa kompromi". Sahut Alan
" Ya iyalah kamu kan sebelas dua belas sama kerbau, tidurnya seperti orang mati". Ujar Lika
keduanya sudah berada di dalam mobil, dan langsung menuju rumah sakit.Sepanjang perjalanan Alan selalu menggoda Lika, hingga membuat Lika sangat kesal kepadanya.
" Lan kamu tuh ya niat anterin aku nggak sih, dari tadi buat aku kesal melulu.Aku mau turun saja daripada buat darah tinggi kumat di usia muda". Gerutu Lika
" Lho kok marah sih , aku kan hanya bilang kamu hari ini cantik, sampai aku saja lupa jika kamu si Lika cempreng cerewet ku"..Ujar Alan tanpa dosa
" Alan Andrew kamu diam kamu aman, bisa tidak mulut nya tuh dijaga.Lagian mulut aku juga bukan punya kamu". Sahut Lika
" hehe iya maaf bercanda kali, kamu sensi sekali sih.Nanti cantik nya luntur lho, memangnya kamu mau"? Goda Alan lagi
__ADS_1
" bodoh amat,amat saja nggak peduli masa aku peduli".ujar Lika
" Iy iya sayang maaf ya,aku janji nggak bakalan ngomong lagi deh"? sahut Alan yang tak mau merusak kebersamaan nya dengan Lika.