SAHABAT KU CINTAKU

SAHABAT KU CINTAKU
episode 06


__ADS_3

HAIII READERS KU TERSEYENG...


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU..


LOPE U FULL


HAPPY READING GUYS..


LANJUT...


"Wow ngobrol apaan sih serius sekali, aku sampai dilupain lho". Goda Alan


" Idih sok imut sekali sih kamu". Ujar Lika


" Haiis oa Lika bisa tidak, respon nya yang agak bagusan dikit napa". Sahut Alan.


" Haha ada yang stres nih, ayo neng kita ke meja makan.Daripada lihat bocah yang lagi merajuk, bikin mata sakit". Ajak Mikha sambil menarik tangan Lika.


Sementara Alan melongo heran, emak emak kelakuan nya kalau ketemu calon mantu.Biasanya anak kandung akan menjadi orang yang di asing kan, dan begitulah yang di rasakan Alan kini.


" Ya ampun ma, anak nya siapa sih sebenar nya". Gumam Alan.


" Heii Lan, kamu kok malah bengong nggak mau makan ya sudah.Aku sama tante yang habisin saja deh, tapi jangan menyesal ya"? Ujar Lika kepada Alan.


Alan pun melangkah kan kaki duduk di samping Lika.Ia sebenarnya mencari kesempatan agar Lika mau melayaninya dan ternyata pucuk di cinta ulam pun .


" Lan kamu mau makan yang mana, sini aku ambilkan"? Tawar Lika


" emm aku makan apa saja yang kamu ambilkan".Sahut Alan sambil tersenyum.


" Kalau aku ambilkan racun emang nya kamu mau"? Goda Lika


" memang nya kamu tega, sama aku"? Tanya Alan


" hehe iya juga sih". Sahut Lika


" Apa daya nasib ku ini, jadi obat nyamuk deh". Lirih mikha

__ADS_1


Alan dan Lika menoleh kearah Mikha, keduanya hanya tersenyum malu malu.keduanya dari tadi memang seakan dunia milik mereka berdua.


" Mm tante mana piring nya aku ambil kan makanan nya". Pinta Lika


" Nggak papa sayang makasih, kamu makan saja tante bisa kok ambil sendiri".Ujar Mikha sambil tersenyum.


Ketiganya makan sesekali di selingi dengan obrolan ringan, setelah selesai makan.Mikha mengajak Lika duduk di ruang keluarga, ia ingin mengobrol dengan Lika


" Ka gimana keadaan Bunda kamu"? Tanya Mikha


"keadaan Bunda baik tante, masih sibuk sama butik nya". Sahut Lika


" Kalau Yuli gimana sama suami nya"?.Tanya Mikha lagi


" Yuli baik tante, sekarang dia lagi hamil muda tante.Tapi syukurnya dia nggak ngalamin fase morning sicknes jadi bersyukur sekali tante". Sahut Lika.


sementara itu Ella sangat khwatir, karena anak gadis sebiji sebuah nya sampai sekarang belum pulang.Lika pasti selalu memberi kabar, jika ia lembur atau ada pekerjaan tambahan mendadak.


" Kamu dimana sih nak, kenapa belum pulang nggak kasih kabar lagi.Bunda sangat cemas nih, kamu cepat pulang dong".Gumam Ella sambil menatap arah gerbang.


Karena tak kunjung datang Lika nya, Ella memutuskan menghubungi nya.Panggilan langsung tersambung, dan tak lama Lika pun mengangkat nya.


" Iya hallo juga nak,kamu dimana sih Bunda cemas mikirin kamu"? Tanya Ella


" Ya ampun Bunda maaf, tadi lupa kabarin Bunda kalau aku bakalan mampir di rumah nya Alan ". Sahut Lika yang merasa bersalah kepada Bunda nya


" Lho kok kamu bisa disana, bukan nya Alan lagi di amerika ya"? Tanya Ella heran


" Dia sudah balik Bun,"Balas Lika


" Tapi kamu nggak hanya berdua sama dia kan"? Tanya Ella takut jika anak nya berbuat sesuatu yang dilarang agama.


" Astaga Bun, aku bertiga kok sama mama nya Alan, tante mikha."Sahut Lika yang terkejut dengan pertanyaan dadakan dari mama nya.


"Ya maaf Bunda kan khawatir saja, gimana kabar nya mikha"? Tanya Ella


" Tante mikha baik kok Bun, nih ada duduk di samping aku". Ujar Lika


" oh iya sudah salam ya buat mikha, Bunda matikan ya telpon nya". pamit Ella

__ADS_1


" Yap Bunda, sedikit lagi aku pulang kok". Balas Lika


" iya nak pulang nya jangan terlalu malam ya, ingat hati hati". pesan Ella


" Okay boss". sahut Lika


Panggilan tersebut pun berakhir,lika sebenar nya merasa bersalah karena sudah membuat Ella cemas.


" Tadi Ella yang telpon ya"? Tanya Mikha


" iya tante aku tadi lupa ngabarin Bunda, jadi nya Bunda cemas deh".Jawab Lika


"Ya sudah tante aku pulang dulu ya sudah malam, makasih makanan nya tadi sumpah enak banget lho."Puji Lika


" Hehe kamu bisa saja nak, ya sudah hati hati ya"ucap Mikha.


" iya tante aku pamit ya". ucap Lika sambil mencium puncak tangan mikha.


" Lan aku pulang dulu ya". pamit Lika kepada Alan.


" Aku anterin ya".Tawar Alan.


Mikha sudah masuk ke dalam kamar, karena ia ingin memberikan privasi untuk Lika dan Alan.


" nggak usah deh lagian kasihan kan kamu bolak balik kesana kemari". Tolak Lika


" Ya tapi aku cemas kalau kamu pulang nya sendiri,,ini sudah malam lho". Tawar Alan lagi


" Aku nggak papa kok, lagian masih setengah sembilan juga, jalanan masih rame". Ucap Lika


" hufttt,


Alan membuang nafasnya kasar, ia bingung bagaimana caranya agar Lika mau ia antarkan pulang.


" Ya sudah aku antar ke parkiran ya". Bujuk Alan lagi


" Boleh, ayo"Sahut Lika yang tak ingin membuat Alan kecewa.Saat keluar dari apartemen, Alan menggenggam tangan Lika erat seolah takut Lika hilang.Sedangkan Lika hanya tersenyum malu malu, atas tindakan yang Alan lakukan.


Mulut nya ingin menolak apa yang Alan lakukan, tapi hatinya menginginkan akhirnya ia menuruti kata hati nya saja.

__ADS_1


Sesampainya di parkiran, saat Lika ingin masuk kedalam mobil.Alan.yang mengikuti kata hatinya, langsung menarik tubuh mungil Lika masuk kedalam pelukan nya.Lika yang terkejut hanya berdiri mematung, tanpa ada niat untuk membalas nya.


__ADS_2