SAHABAT KU CINTAKU

SAHABAT KU CINTAKU
episode 23


__ADS_3

HAI READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU...


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS...


LANJUT 💞💞


Keduanya berada dalam satu mobil, tapi tak ada perbincangan di antara mereka. Jauh berbeda dengan kenyataan yang selama ini terjadi, jika keduanya bertemu sudah pasti ada kehebohan yang terjadi.


Tak lama keduanya sudah sampai di depan rumah nya Lika, wanita itu segera turun namun di cegah oleh Alan.


" Sayang aku tahu aku salah, kamu boleh pukul aku, maki aku atau apapun itu. Tapi tolong jangan seperti ini, aku tahu dan sadar jika aku salah. Tolong jangan diam seperti ini, hati ku sakit Yang ". Lirih Alan dengan nada memelas


Lika menghembuskan nafas kasar,ia sebenarnya sudah berkurang rasa marah nya.Namun perkataan Alan tadi, membuat nya sangat sakit hati.Sebab Alan telah menyinggung soal harga dirinya, dan tak menghargai dirinya.


" kasih aku waktu untuk berpikir, dan satu lagi jangan pernah panggil aku sayang. Karena telinga ku sakit mendengar nya ". Pinta Lika


" No no itu tak kan terjadi, sebelum kamu memaafkan aku.Karena sifat keras kepala kamu, seorang Alan Andrew lebih tahu ".Sahut Alan kekeh

__ADS_1


" Sudah tahu tapi masih mau coba ". Sungut Lika


" Jadi gimana sayang, aku nya di maafin tidak ". Tanya Alan sambil menampilkan senyum termanis nya


" Ishh najis aku nya, ingat nggak usah panggil sayang seyeng.Karena aku bukan seyeng nya kamu,dan telinga ku juga sakit mendengar nya ". Kesal Lika


" Haha masa sih aku penasaran, kok bisa ya ada orang di panggil sayang bukannya senang. Eh ini malah sungut nya minta ampun, ya sudah mulai sekarang siapkan telinga kamu untuk mendengar nya setiap hari ". Goda Alan


" Alan bisa tidak mulut kamu tuh ya,di jaga sedikit. Jadi anak laki tapi kelakuannya gesrek nya minta ampun, sudah ah aku mau pulang ". Ucap Lika sambil mencoba membuka pintu mobil tapi mustahil akan terjadi, karena pintu masih terkunci.


" Lika Handoyo sahabat ku cintaku sayang ku, aku cinta kamu kini dan selamanya ".Teriak Alan dalam mobil ia bahkan tak peduli, dengan Lika yang sudah menutup telinga nya.


" Lika Handoyo maukah menjadi kekasih ku"? Tanya Alan serius menatap wajah wanita mungil yang ada di hadapan nya kini.


Lika melongo mendengar perkataan Alan barusan, ia pun melupakan kekesalan nya dengan memegang kening Alan dan keningnya.


Alan menatap heran kearah Lika, orang katakan cinta malah di anggap sakit .


" Heii memang nya orang sakit, bisa katakan cinta.Yang ada malah pingsan karena lupa minum obat, lagian bukannya di jawab eh ini malah punya pikiran yang aneh ". Sahut Alan


" Jangan banyak ngomong, ingat ya aku masih marah lho.Dan juga jangan sok imut, mau muntah lihat nya ". Sahut Lika jengah


" Lika kamu tuh ya, di romantis salah, di marah juga salah. Bingung kan aku jadinya, sudah ah cepat jawab atau kita akan tidur di mobil sampai malam ".Ancam Alan karena Lika tak kunjung menjawab

__ADS_1


" Kamu kok jadi ngeyel sih, memang nya kamu percaya diri sekali kalau aku bakalan mau sama kamu.Jadi sahabat aku saja, telinga ku sakit nya minta ampun apalagi jadi suami ". Ujar Lika


" Hoho baiklah jika kamu mau aku jadi suami kamu, dengan senang hati oa".Sahut Alan senang


" Edodoee stop ngaco deh, aku balik ya ingat jangan ngebut jangan pecicilan sama cewek.Atau nanti ku congkel matamu dan kasih ke panti jompo". Ancam Lika


Alan tersenyum senang, karena ternyata sepertinya Lika sudah melupakan kekesalan nya. Soalnya sifat cempreng dan cerewet Lika telah kembali, artinya wanitanya sudah tak marah lagi.


Ia sangat tahu sifat Lika yang marah nya cepat luluh, jika di bujuk dan di beri perhatian. Seumur hidupnya ia akan mengingat kesalahan yang ia lakukan hari ini, dan tak mengulanginya lagi.


karena setiap manusia mempunyai batas kesabaran, dan jika kesalahan terjadi terus menerus. Jangan salahkan jika pintu maaf akan tertutup, dan sampai mulut mu berbusa pun tak pernah kau dapat kan maaf itu lagi.


" Ya jangan turun dulu dong, kan pertanyaan ku tadi belum di jawab. Aku tak kan pulang sebelum mendengar jawaban dari mulut kamu. "Pinta Alan memelas


Lika menghembuskan nafas kasar, ia sebenarnya merasa nyaman dengan kehadiran Alan. Namun ia juga harus memantapkan hatinya,jika memang perasaan nyaman itu karena rasa cinta.


Ia tak mau merasa sakit hati lagi, karena seorang wanita tak mau jika hati nya berulangkali di sakiti dan di tinggal karena itu adalah suatu aib, dan akan di kenang seumur hidupnya.


" Kamu yakin jika aku pilihan yang tepat, dan kamu yakin tak ingin kita menjadi sahabat selama nya.karena bagiku menjadi seorang sahabat lebih berarti, di bandingkan menjadi suatu pasangan ". Tanya Lika


" Aku Yakin dan sangat yakin malah, dan tak masalah jika sahabat rasa cinta. Atau kamu yang tak yakin padaku perasaan ku, dan menganggap aku hanya menjadikannya bahan lelucon. Kamu salah Ka, aku bukan anak kecil dan juga aku bukan seorang puitis yang bisa selalu mengeluarkan kata romantis. Aku hanya lah seorang Alan Andrew, tanpa embel embel apapun dan pria biasa saja". Jelas Alan


Lika tak mau mengecewakan sahabat nya itu, karena memang semenjak ada dan tidak adanya Jason. Alan adalah orang yang sangat berharga dalam kehidupan nya,dan tak tergantikan bahkan saat Jason masih hidup.

__ADS_1


Lika memang sering melihat tatapan tidak suka Jason kepada Alan. Namun ia bingung mengapa dirinya tak bisa menjauh sedikitpun dari Alan, dan merasa nyaman.


" Ayo kita jalani suatu hubungan mulai dari sekarang, dan ingat tak boleh ada kebohongan di antara kita.Mulai sekarang ada Alan dan Lika, dan tak ada orang ketiga. Atau kuhabisi kau dan tak kan biarkan melihat matahari esok pagi". Sahut Lika sambil tersenyum namun terdapat nada ancaman.


__ADS_2