SAHABAT KU CINTAKU

SAHABAT KU CINTAKU
episode 59


__ADS_3

HEHE MAAF BARU BALIK...


BACA KARYA MIMA AH YANG LAIN JUGA DONG...AKU WANITA TERHEBAT DAN MENCINTAIMU DALAM DIAM


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


***πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


LANJUT*** ***


Lika tak tahu harus bicara apa lagi karena ada saja jawaban yang diberikan,mungkin yang disebut pria mulutnya mirip wanita.


Alan sebenarnya juga tak tega karena harus memaksa orang tua mereka untuk menikah,tapi mau bagaimana lagi.Ia tak ingin berbuat zinah karena lama memendam hasrat yang terpendam.


Lagian Alan yang gesrek mana mau kalah sama Dika,karena sudah keduluan Yuli yang sudah tekdung.


Hari pernikahan❀❀


(Daripada lama lama lebih baik tak skip saja yee)

__ADS_1


Lika hari ini terlihat sangat cantik dengan balutan yang sangat cantik dan elegan.Membuat siapa saja yang melihatnya pasti akan langsung jatuh cinta.



Ella yang melihat putrinya itu ia langsung menitikkan air matanya,ia tak kuasa menahan tangis ketika melihat putrinya menikah tanpa didampingi sang Ayah.


Lika yang melihatnya hanya menatap sendu kearah Bundanya itu,ia tahu betul bagaimana perasaan Bundanya itu kini.Tapi mau bagaimana lagi bukankah kita manusia hanya bisa merencanakan saja,karena semua sudah ada yang atur.


"Bunda jangan sedih ya,nanti aku juga bakal ikut sedih," lirih Lika sambil menahan agar air matanya tak jatuh.


Ella langsung menggelengkan kepalanya,karena tak mau anaknya menitikkan air mata dihari pernikahannya.


"Sayang kamu nggak boleh nangis ya,nanti make up kamu luntur lho kasihan kan mbaknya," bujuk Ella.


"Ya maklumlah mungkin terlalu terbawa suasana," ujar Ella.


Diruangan lain Alan juga sedang bersiap siap,keduanya menikah dikediaman Lika.Karena itu semua permintaan Ella,agar Lika menikah dirumah yang banyak menyimpan kenangan bersama Ayahnya.


"Aduh ganteng Mama memang paling the best pokoknya,Mama saja sampe pangling lihatnya," puji Mikha.


__ADS_1


Alan hanya tersenyum antara sedih atau senang,karena saat begini dirinya malah hanya ditemani sang Mama.Tapi ia juga tak mungkin menunjukkan kesedihan,karena tak ingin membuat mamanya sedih.


"Wow Men,kamu memang sangat tampan hari ini,tapi tetap saja aku yang paling terbaik," ledek Dika.


"Sekiranya sadar diri napa,hari ini yang mau nikah kan aku bisa tidak sekali kali mengalah sedikit.Masa yang mau nikahnya aku tapi yang tampannya kamu,nanti mempelaiku bisa kabur." Kesal Alan.


"Haha ada yang marah nih,baiklah aku mengalah daripada nanti ada yang ngamuk ," ejek Dika lagi.


"Bulshit saja kamu," umpat Alan kesal.


"Ya sudah ayo keluar sebelum penghulunya kabur karena nungguin calon pengantinnya kelamaan," ajak Dika sambil menahan tawanya melihat wajah kesal Alan.


"Ihh Ka,kamu itu tega tau nggak lihatkan anak Mama sampe mau nangis tuh," sambung Mikha yang ikutan membantu Dika menggoda Alan.


"Sebenarnya anak Mama itu aku atau dia sih,masa bukanya dikasih dukungan atau apalah eh malah tambah bumbu," Alan merajuk.


Sebenarnya Dika sengaja menggoda Alan agar tak terlalu tegang,karena ia pun pernah merasakannya.Jadi ia hanya mencoba mencairkan suasana yang tegang itu,tapi siapa sangka Alan malah termakan emosi.


"Aku minta maaf kali bro,tapi harusnya kamu bersyukur dong karena kamu sekarang jadi rileks kan?" Tanya Dika.


Alan langsung tersenyum sambil memeluk sahabatnya itu,ternyata guyonan konyol Dika tadi dirinya bisa lebih sedikit rileks.

__ADS_1


"Bro aku hari ini merasa sangat bersyukur karena akhirnya PEBINOR terhempas juga," bisik Dika yang langsung mendapatkan pelototan dari Alan.


__ADS_2