
HAII READER KU TERSEYENG
πjangan lupa ya ***like, vote, n kommen nya.π
Karena dukungan kamu semangat untuk ku....
Author lagi sibuk sekali lho guys,
tapi masih rela sempatkan waktu buat nulis
jadi tolonglah beri jari jempol kalian dikit napaππ***
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
πππππππππ
***lanjut***
Alan mencoba berpikir positif dan tak ingin membuat Lika merasa tak nyaman.
" Sayang kamu sudah tidur"? Tanya Alan pelan
" Hemm lagi otw".Sahut Lika pelan sambil mencoba menutup mata dan ingin segera tertidur di pelukan nya Alan.
" Tapi aku nggak bisa tidur nih Yang, gimana dong"? Tanya Alan lagi terdengar frustrasi
__ADS_1
Namun Lika memilih tak menggubris nya, agar jika mulut nya capek akan diam sendiri.
"Yang,Sayang kok diam saja,aku nggak bisa tidur nih temani ngobrol dong. Masa tadi suaranya masih ada, kok sekarang nggak ada lagi"?Panggil Alan lagi
Lika sebenarnya merasa dongkol dengan mulut Alan yang tak pernah berhenti bicara, tadi katanya hanya tidur. Tapi sekarang malah ngajak bicara, kalau urusan nya seperti ini kapan baru bisa tidur.
"Sayang kamu mah tega, masa aku di anggurin sih".Alan merajuk, yang mana sikapnya tersebut membuat Lika merasa gemas lihatnya.
plak
Sebuah pukulan pelan, menempel pas di bibirnya Alan.
"Kamu tuh ya, datang kesini hanya untuk mengganggu tidur ku.Lebih baik pulang sana, jadi cowok kok mulut nya remes banget sih"?. Kesal Lika
"Nah gitu dong direspon seperti ini, kan rasanya menyenangkan lihatnya. Daripada seperti tadi, aku tidurnya seperti meluk guling tau nggak sunyi senyap membisu". Ucap Alan
"Astaga Alan Andrew,bisa diam tidak kuping aku bisa lepas nih karena dengar suara kamu yang nyerocos terus dari tadi ". Kesal Lika
Lika yang sudah gregetan melihat sikapnya Alan, langsung bangun duduk dan menatap Alan di samping nya itu.
Sedangkan Alan tanpa berdosa,tidur dengan tangan sebagai bantal dan menatap wajah kekasihnya itu.Wajah Lika kali ini tak usah di tanya lagi,ia seperti ingin menelan Alan hidup hidup.
"Kenapa sih aku bisa dengan bodohnya mau, saat kamu minta tidur disini. Dan bukannya berterimakasih karena sudah di ijinkan, eh ini malah mengganggu terus. Kamu pikir ini jam berapa hah, aku bukan seperti kamu yang hobi begadang. Jadi plis diam Sayang ku, cintaku karena kamu tuh cowok bukan nya cewek jadi nyerocos terus seperti air mengalir ". Kesal Lika
Alan hanya terdiam bahkan ia bingung harus merespon apa, memangnya dirinya dari tadi sangat keterlaluan ya karena mengganggu Lika terus.
Ia pun terdiam dan memilih tidur, tapi membelakangi Lika. Ia memilih tidur dan tak menjawab perkataan Lika,karena ada pepatah yang mengatakan jika wanita selalu benar dan pria selalu salah.
__ADS_1
Lika yang melihat Alan hanya diam saja, merasa bersalah karena sudah keterlaluan memarahi kekasih nya itu.Padahal selama ini ia dan Alan tak pernah tidur bersama, jadi memang tak ada salah nya jika keduanya mengobrol.
Ia pun mendekati Alan dan langsung mencium pipinya, perbuatan Lika tersebut membuat Alan tersenyum bungkus.Hatinya kini jangan ditanyakan lagi, tentunya bunga sedang bermekaran.
" Sayang maafin aku ya tadi marah marah, ayo balik badannya kesini dong.Masa aku ngomong sama belakang nya saja, memangnya belakang kamu busa respon apa"? Goda Lika
Namun Alan masih mencoba jual mahal, padahal hati nya ingin sekali memeluk wajah cantik kekasih nya itu.
" Ya sudah kalau nggak mau , aku tidur saja deh". Ujar Lika dan langsung terhenti karena Alan sudah berbalik dan memeluk nya.
" Nah gitu dong jangan marah lagi Ya, jelek tau nggak lihat nya tadi". Goda Lika lagi
" Idih apa nggak kebalik Yang, bukannya kamu tadi marah nggak jelas. Di ajakin ngobrol tapi ribetnya minta ampun, seperti emak emak lagi antri sembako tau nggak sih". Sahut Alan
" Haha memang nya kamu pernah lihat emak emak antri sembako, aku yakin suar emak emak bakalan ngalahin speaker aktif ". Lika menimpali
" Oiya aku penasaran, darimana kamu bisa punya pikiran buat panjat jendela kamarnya aku"? Tanya Lika
" hehe Sayang kamu pernah dengar yang namanya spontanitas, nah seperti begitu lah". Sahut Alan
" Masa sih aku nggak yakin, memangnya kamu pikir aku bodoh.Mana ada spontanitas, tapi kelihatannya niat banget buat tidur disini". Ucap Lika tak percaya.
" Iya juga sih , aku juga heran lho Yang.Kok bisa ya ada pikiran untuk kesini, mungkin efek terlalu kangen mungkin ya"? Tanya Alan balik
" Ya ampun Lan bisa bahaya, kalau tiap hari kamu kangen terus.Lama lama kamu bisa di grebek satpam komplek tau". Sungut Lika
" Kamu tuh harusnya bersyukur lho Yang, kekasih kamu ini tandanya cinta mati sama kamu.Dan tak bisa jauh dari kamu, terus lengket terus seperti prangko ". Ujar Alan percaya diri.
__ADS_1
" Iya iya kamu benar sudah, tapi waktu dulu kamu kalau kangen sama Yuli kamu seperti ini nggak "? Selidik Lika
Hati nya sebenarnya sedikit nyut nyut gimana gitu, tapi mau gimana lagi tak ada salahnya kan mengorek kehidupan masa lalu dari pasangan kita.