
MAAFKAN AUTHOR JIKA HIATUS SELAMA BEBERAPA SAAT KEMARIN.....
KARENA LAGI SIBUK DI NOVEL AKU WANITA TERHEBAT KALAU BOLEH MAMPIR JUGA YA...
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
Alan ingin sekali menghabisi sahabatnya itu,ia kesal karena ternyata dibalik kebahagian Dika atas pernikahan nya ternyata juga karena Yuli bakal tak ada yang akan ganggu lagi.
"Dasar Bucin akut tingkat dewa,semoga saja Yuli bakal klepek klepek dengan oppa koreanya itu," sindir Alan yang kesal dengan Dika.
"Hehe kata siapa orang kami berdua itu sudah sepaket tak kan bisa terpisahkan lagi." Sahut Dika percaya diri.
"Terserah kau saja mau bicara yang jelas aku mau pergi ketemu istriku dahulu,daripada lihat mukamu yang sok cakep itu membuat mataku sakit." ujar Alan sambil melangkah keluar kamar nya.
Dika hanya menggelengkan kepalanya,ketika melihat wajah kesal Alan,padahal dirinya tadi hanya ingin mengalihkan perhatian Alan agar jangan terlalu grogi.
__ADS_1
"Astaga tuh anak kok malah ninggalin kita sendiri sih," gerutu Mikha karena ditinggalkan sendirian oleh putranya itu.
"Ayo Ma,kita ikut dia saja takutnya salah ambil tempat," ajak Dika kepada Mikha.
Keduanya keluar dari ruangan Alan bersiap tadi,Alan yang sudah terlihat duduk dihadapan Penghulu hanya bisa mengangkat alisnya sebelah karena heran.
"Mama kok malah barengan dengan Dika sih,kan yang nikah itu aku bukannya dia." Kesal Alan kepada Mamanya itu.
"Siapa suruh tadi main nyelonong saja bahkan kamu yang ninggalin Mama," bisik Mikha tak mau kalah.
Alan hanya mendengus kesal,tapi seketika langsung berubah saat mendengar penghulu menghendaki agar Lika dipanggil.
"Bisa tolong panggilkan mempelai wanitanya," pinta penghulu itu.
"Heii ayo aku temani ,jangan pasang muka gitu dong masa udah mau sah kok mukanya tegang begitu," goda Yuli sambil menjulurkan tangannya agar segera menggandeng Lika keluar.
"Iya betul kata Yuli itu Nak,setelah ini pasti kamu bakal langsung *** *** lupa akan segala ketegangan yang ada," Sambung Ella.
"Ishh kalian memang keterlaluan sudah tahu lagi gugup begini malah diejek terus," Sahut Lika kesal.
"Haha iya maafkan kami," balas Yuli yang sungguh tak tega melihat wajah cemberut sahabatnya itu.
__ADS_1
"Ayo keluar kita udah ditungguin,kasihan Alan pasti sekarang lagi panik karena takut calon istrinya kabur." Ajak Ella.
Kini Lika berjalan sambil memegang tangan Yuli,keduanya sungguh terlihat sangat cantik membuat semua mata terpesona.
"Ah sial kenapa sih istriku harus secantik itu," gumam Dika tapi masih bisa didengar oleh Mikha.
"Hadeuh bocah kelebihan lebay,dimana mana itu istri cantik dibanggain eh ini malah kesal,dasar aneh," gerutu Mikha.
"Ya ini lain ceritanya tuh lihat semua cowok lihatin kearah istriku," kesal Dika.
"Nih bocah dibelakang songong amat ya,nggak mikir apa kalau istriku juga sangat cantik hari ini," gumam Alan yang sangat jengkel karena Dika yang cerewet dari tadi.
Kedua wanita yang bersahabat itu memang terlihat sangat cantik,pantas saja suami mereka uring uringan karena mereka dilihat oleh pria lain.
"kalau begitu bungkus istri nya saja bawa pulang terus kunci dalam kamarnya biar jangan pada kabur," kesal Author.
Lika kini duduk disamping Alan terlihat pria tersebut bahkan tak berkedip sedikitpun karena mengagumi kecantikan makhluk disebelahnya kini.
__ADS_1
"Nanti juga bakal dikelonin terus Mas,jadi lihatnya biasa saja ya karena nanti kalian bakal nggak jadi saya nikahkan karena saya jadi kangen istri saya," goda penghulu.