SAHABAT KU CINTAKU

SAHABAT KU CINTAKU
episode 13


__ADS_3

HAII READERKU TERSEYENG....


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA...


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU....


LOPE FULL...


HAPPY READING YA GUYS!


Lanjut...


Lika mengajak Tita agar menuju keruang rawat pasien yang di tanganinya.Saat bekerja Lika sangat serius, bahkan ia tak ingin ada kesalahan sedikit pun.


Alan yang sudah selesai mengantarkan Lika, ia langsung menuju ke kafe.Kafe tersebut adalah hasil tabungan Alan selama ia sekolah, ia bertekad akan menjadikan tempat tersebut sebagai usaha nya kelak.


Saat sampai di sana ia bertemu Sasa, yang merupakan teman satu sekolah sma nya dulu.Keduanya bertemu saat di parkiran, sasa yang hendak pulang pun mengurungkan niat nya itu.


" Haii Alan kamu masih kenal aku nggak"? Tanya Sasa dengan nada centil nya.


Alan sebenarnya tak nyaman melihat Sasa, apalagi dengan pakaian kurang bahan yang ia kenakan.Alan bukan tipe pria yang suka dengan hal tersebut, bahkan ia sangat muak.


" Oh iya kamu Sasa kan, ya sudah aku ke dalam dulu ya". Pamit Alan yang tak ingin berlama lama di situ.


" Ihh Lan kamu kok buru buru sih, ayo kita ngopi dulu atau apa kek biar bisa ngobrol santai gitu". Ajak Sasa sambil menarik tangan Alan


" Makasih tapi aku sudah kenyang, dan tak ingin apa apa sekarang". Tolak Alan

__ADS_1


Namun Sasa yang masih ingin bersama Alan, melakukan berbagai cara agar ia berlama lama dengan Alan.


" Aku yang traktir deh plis jangan nolak ya, lagian kan kita udah lama lho nggak ketemu". Ajak Sasa lagi


" Ya ampun nih orang agresif sekali sih, ahh kayanya aku kerjain saja deh". Gumam Alan dalam hati.


" Ya sudah ayo masuk, sekalian aku juga mau lihat kinerja karyawan aku di dalam". Sahut Alan dan langsung masuk kedalam kafe tanpa menunggu Sasa.


" Oh my god, ternyata dia pemilik kafe ini.Sumpah udah tampan sukses lagi, kaya sayang nih kalau nggak di gunakan kesempatan langkah ini".Batin Sasa


Dengan berjalan melenggak lenggok bak model, Sasa menuju ke tempat duduk Alan.Sasa berjalan seperti tersebut, sengaja ingin memancing perhatian Alan.Namun sayang yang di maksud hanya sibuk dengan ponsel nya saja,ia sedang berkirim pesan dengan Lika.


Lika 💞


" Sayang ku tolongin aku dong, ada cewek genit godain aku nih.Kamu telponin aku dong pura pura jadi istri aku, biar dia nya kapok".isi pesan Alan ke Lika


Ponsel Lika yang berada di saku nya bergetar, sebab ada pesan yang masuk.Lika yang tengah memeriksa pasien, sengaja membiarkan saja.


Namun tak lama pesan pun masuk lagi, dengan kesal ia pun membukanya.


lika 💞


" Ya ampun Ka kamu tega ya, aku bisa pingsan nih". isi pesan Alan lagi


Lika yang membaca pesan Alan pun tersulut emosi, pasal nya ada cewek yang berani menggoda sahabat gesrek nya itu.


" Kurang ajar dedemit mana sih yang berani sama My Lana". Umpat Lika kesal

__ADS_1


Sedangkan Alan sedang ketar ketir menunggu telpon dari Lika, ia bahkan tak peduli dengan Sasa yang sudah seperti cacing kepanasan.


"Lan kamu kenapa sih aku lihat dari tadi gelisah sekali, kamu sakit ya". Tanya Sasa penasaran


" Ahh aku baik baik saja kok, kamu mau pesan apa"? Tanya Alan


" Aku pesan kopi saja deh". Sahut Sasa senang karena Alan perhatian kepadanya.


Saat Alan akan memesan kopi untuk Sasa, ia melihat ada panggilan untuk Nya dari Lika.


" Ahhh akhirnya bidadari dunia akhirat ku menelpon juga, kalau begini kan aku selamat dari mak lampir jadi jadian". Gumam Alan dalam hati sambil tersenyum senang, ia mengangkat panggilan dari Lika.


Itu semua tak luput dari pandangan nya Sasa, ia mengeryitkan kening nya.Sasa kesal karena Alan mengacuhkan nya, bahkan tanda akan memesan kopi pun tak jadi.


" Hallo sayang kamu masih di rumah sakit ya"? Tanya Alan yang sengaja memanggil mesra Lika dan meloudspeaker panggilan nya.


" Haii juga sayang, kamu lagi dimana sih"? Tanya Lika yang tak kala manis nya suara Lika.


" Aku masih di kafe nih, lagi cek perkembangan nya.Kamu ngapain nelfon aku kangen ya"? Goda Alan


" Gila nih si gesrek tadi suruh nelpon, eh malah sekarang godain aku.Untung juga karena ada makluk jadi jadian kalau nggak sudah ku maki habis dia". Kesal Lika dalam hati


" Iya sayang aku kangen banget, bahkan rasa nya mau bungkus kamu bawa pulang saja deh".Sahut Lika sambil menahan emosi


" Lho semalam kan kita sudah berulang ulang main kuda kudaan nya, bahkan dengan berbagai gaya". Sahut Alan


" Astaga setan brengsek kau Alan, dasar otak mesum pikiran nya ngeres mulu". Umpat Lika dalam hati

__ADS_1


Sementara itu Sasa melototkan matanya, ia tak percaya jika Alan berbicara sevulgar itu kepadanya.Bahkan tak ada malunya membahas urusan ranjang, dengan wanita yang di seberang yang dalam pikiran Sasa adalah istrinya Alan.


__ADS_2