SAHABAT KU CINTAKU

SAHABAT KU CINTAKU
episode 38


__ADS_3

HAIII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE VOTE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


Alan hanya memperhatikan interaksi ,yang sengaja di perlihatkan Lika membuatnya seperti ingin menyeret Lika pulang.


Sedangkan Adnan yang hari ini seperti berada di taman bunga, karena akhirnya ia bisa mengobrol dekat dengan Lika.


" Dokter Lika mau pesan apa"? Tanya Adnan


" Mm apa saja ". Sahut Lika singkat.


Alan yang dari tadi memandang tangan nakal Adnan,yang sekali kali mencuri kesempatan untuk memegang tangan Lika.


" Huft,Dasar dokter mesum berani berani nya pegang pegang tangan pacarku.Kalau memotong tangan orang tak di hukum ,sudah kupotong dia saat masih Embrio."Sungut Alan kesal


Lika sekali kali mencuri pandangan kearah Alan ,dan tatapan keduanya beradu.Namun secepat mungkin ia mengalihkan pandangan nya ke arah lain.


Alan hanya setia menatap punggung Lika ,yang cuek dari tadi dan seperti menganggap nya tak ada.Setelah selesai sarapan ,Lika dan Adnan meninggalkan kantin dan menuju ruangan masing masing.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan Adnan selalu mengajak Lika mengobrol ,membuat nya merasa risih dan tak nyaman. Jika saja bukan karena ingin membuat Alan cemburu ,ia juga tak kan mau mendekati dokter yang sok akrab tersebut.


" Nih orang mulutnya nggak capek apa,dari tadi ngomong terus.Aku yang hanya mendengarkan saja,kuping ku mau lepas ".Gerutu Lika dalam hati.


" Dokter Lika gimana kalau nanti siang kita makan di luar yuk,lagian kita selama ini juga kan tak pernah keluar bareng"!Pinta Adnan sambil tersenyum


Lika yang dari tadi sudah ingin pergi ,namun karena misinya mau tak mau ia bertahan. Tapi melihat tingkah Adnan yang semakin menjadi ,membuat batas kesabarannya pun akhirnya off juga.


" Maaf dok saya permisi dulu". Pamit Lika dan langsung buru buru pergi tanpa mendengar perkataan Adnan lagi.


" untung bisa kabur,sebelum tuh orang kurubah jadi perkedel ". ujar Lika sambil mengusap dadanya.


Namun tanpa ia ketahui jika kejutan besar tengah menunggu nya, sedangkan Adnan tengah menatap nanar punggung Lika yang sudah hilang di dalam ruangannya.


" Kenapa ya begini amat ya nasib percintaan ku,padahal apa sih yang kurang.Tampan 100% terus mapan 100% Mungkin kurang imut kali ya"? Gumam Adnan sambil memegang wajahnya.


Visual Lika Handoyo




Visual nya Dokter Adnan



( Gimana guys Lika nya cocok sama yang mana, author bakalan ikut deh semua saran dari kalian)


" Kata siapa dokter kurang imut,orang bagiku super duper kece kok"? Suster Tita menimpali yang tiba tiba sudah muncul di hadapannya.

__ADS_1


" Astaga, kamu itu jin atau makhluk apaan sih,muncul nggak di panggil pergi nggak di suruh ". Kesal Adnan yang sangat terkejut.


" Ya elah dok ,sampai hati banget sih masa secantik ini di samakan dengan makhluk astral". Ucap Tita pelan,hatinya seperti tak rela jika Adnan menyamakan nya dengan sesuatu yang sangat tak jelas.


"Terus kamu maunya aku panggil kamu apa hah, sudah lah lihat kamu bikin moodku tambah hancur berantakan ". Sahut Adnan langsung pergi tanpa peduli tatapan Tita yang berkaca kaca.


" Bisa tidak anggap aku seperti dokter Lika,apa karena pekerjaan ku yang lebih rendah ". Lirih Tita.


Tita adalah Asisten Lika,ia menyukai dokter Adnan.Namun sayang ,dokter Adnan hanya tertarik kepada Yuli dan Lika.


Saat Yuli belum menikah ,Adnan terlihat gencar mendekati nya.Bahkan kalau bisa di bilang Adnan seperti bayangannya Yuli.


Namun semua itu berubah ketika Dika kembali ,dan Yuli menikah dengan Dika.Karena merasa harapan nya untuk mendapatkan Yuli sudah tak bisa,ia pun berbelok arah mendekati Lika .


Tapi satu yang tak ia ketahui ,kalau Lika ternyata sudah punya kekasih. Namun lagi ada Sedikit masalah antara keduanya,jadi Lika sengaja menurut kemauan Adnan.


" Sudah ganteng katanya dokter ,tapi begonya nggak ketulungan masa orang sudah punya pacar di pepet juga".Umpat Tita menyusul Lika keruangan nya,tapi bukan untuk masuk dan menemani untuk mengecek pasien.


Tapi karena ada seseorang yang sedang menunggu ,itupun berkat bantuan dari nya.


Flash back off


Alan yang frustasi karena Lika dari tadi cuek padanya,memilih menunggu di dalam ruangannya. Namun ia yakin pasti tak bisa masuk ,karena pasti di kunci dari luar.


Saat yang bersamaan ,ia melihat Tita dan ia mengenali nya sebagai Asisten nya Lika. Senyum Alan langsung merekah,karena sepertinya semesta mendukung nya.


" Ah memang kalau jodoh itu apapun keadaannya ,pasti selalu di mudahkan.Akhirnya pucuk dicinta ulam pun tiba". Gumam Alan dan langsung mendekati Tita.


" Permisi Sus, apa benar anda Asistennya Dokter Lika"? Tanya Alan

__ADS_1


Tita memperhatikan Alan dari ujung kaki sampai kepala ,netranya tak berkedip sama sekali melihat pria tampan yang ada di hadapannya kini.


" Kalau modelnya begini ,dokter Adnan mah nggak ada apa apanya. Hah,memang rejeki nya anak sholeh ,pasti dapat jodoh yang kinclong ". Batin Tita


__ADS_2