
haii reader ku TERSEYENG
JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
" Iya Ma maafin aku yang kalau sudah buat Mama kecewa". Ujar Lika pelan
"Lho kok jadi minta maaf sih nak,yang marah sama kamu siapa tadi? Jangan ngomong seperti itu Mama nggak suka dengar nya ,mulai sekarang kan kamu anak nya Mama ya". Pinta Mikha sambil tersenyum.
" Ciee ada yang sudah punya Mama baru nih ye,sepertinya Bunda nggak bakalan di anggap lagi nih ". Goda Ella yang sangat senang melihat kedekatan Lika dan Mikha.
__ADS_1
" Ihh Bunda bicara apa sih,sampai kapan pun Bunda tetap Bunda nya aku". Ketus Lika dengan wajahnya yang cemberut.
Semua nya tertawa melihat wajah cemberut Lika yang sangat imut menurut Alan,yang membuat nya ingin mencium wajah imutnya Lika.
" Ya ampun Yang kok imut banget sih ,bikin jadi gemas deh lihatnya ". Ujar Alan sambil ingin mencium Lika tapi di cegah oleh Mikha Mama nya.
" Heii enak saja tinggal main nyosor saja,apa nggak lihat tuh emak nya ada duduk di sampingnya "? Ejek Mikha
" Ya cuma icip icip doang kali Ma". Sahut Alan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
" Astaga nih anak nya aku apa bukan sih,kok bisa kelakuan nya seperti itu "? Ucap Mikha sambil bergidik ngeri.
Ia yakin jika Mikha bisa menerima Lika,dan tak kan pernah membuat Lika merasa tak nyaman.
" Jadi karena kita sudah berbasa basi tadi ,kali ini saya mau menyampaikan maksud dan tujuan kami kesini.Kita sudah tahu kan hubungan mereka berdua ,maksud nya meminta Lika untuk menjadi istrinya Alan ". Ucap Mikha sambil memandang Ke arah Mikha.
" Hemm aku tak kan pernah menolak jika itu maksudnya baik ,karena dari pada menimbulkan fitnah. Semua nya aku serahkan kepada Lika,bukan kah dia sudah besar jadi bisa mengambil keputusan berdasarkan isi hatinya ". Sahut Ella
" Hem benar juga sih,jadi gimana keputusan kamu nak"? Tanya Mikha memastikan
__ADS_1
" Aku mau menerima Alan,dan berjanji akan serius menjalani hidup dengan nya."Ujar Lika sambil tertunduk karena malu malu.
" Yes yes akhirnya aku nikah juga ,ahh makasih ya Sayang sudah mau menerima ku".Ucap Alan senang
" Respon nya biasa saja dong,jangan terlalu lebay seperti itu mata sakit melihat nya".Sinis Mikha.
" Kamu seperti belum pernah muda saja deh,biasa kalau lagi sayang sayang dunia serasa milik berdua. Yang lain cuma numpang makan dan tidur ,setelah itu lenyap dah"..Sambung Ella
mereka tertawa bahagia karena akhirnya Anak mereka bisa bersatu ,tinggal menunggu diresmikan saja. Bahagia itu sederhana ketika melihat orang yang kita cintai bahagia ,karena dia tak memerlukan barang mewah tapi hanya perhatian itu sudah cukup.
Setelah Selesai berbincang serius ,Ella mengajak semuanya untuk menuju ke meja makan. Karena sudah tak ada hal serius yang harus di bahas lagi ,dan menyangkut kampung tengah sudah tak bisa di ajak kompromi lagi.
" Ayo kita ke meja makan". Ajak Ella.
" Ahh akhirnya di undang makan juga ,pikirnya langsung di suruh pulang nih". Goda Mikha.
" Iya juga ya kenapa tadi nggak aku usir saja ya". Sahut Ella sambil tersenyum dan menarik tangan Mikha menuju meja makan
" Kadang aku berpikir Yang,kok bisa ya kata kata pedas yang mereka keluarkan tapi tetap tak di dipermasalahkan ".Ujar Alan
__ADS_1
" Hemm iya juga ya,tapi syukurnya karena tak ada kecanggungan antara mereka".Sahut Lika