SAHABAT KU CINTAKU

SAHABAT KU CINTAKU
episode 70


__ADS_3

Like N KOMENNYA


Terima kasih!!!!!


LANJUT ***


perjalanan pernikahan Alan dan Lika, tidak semulus jalan tol akan tetapi penuh dengan gelombang yang menerpa.


terkadang apa yang kita lihat tidak sesuai dengan yang terjadi, senyuman tidak bisa diartikan bahwa ia bahagia terkadang senyuman itu hanya Kepalsuan menutupi kegundahan kesedihan yang tengah sang empunya rasakan.


Lika dan Alan kini Tengah menunggu kehadiran anak pertama mereka, saat pernikahannya sudah memasuki tahun ketiga.


Yap Alan mungkin tak setokcer Dika, yang pernikahannya dengan Yuli baru saja beberapa bulan langsung si doi nya Hamidun.


hari ini ada jadwal cek kandungannya Lika, kebetulan dokter yang menanganinya adalah sahabatnya sendiri Yuli.


" gimana keluhannya kamu ka?" tanya Yuli memastikan keadaan sahabatnya yang sudah memasuki kehamilan trimester ke-3.

__ADS_1


" ya gitu deh Susah gerak Terus kalau ***** makan Mah jangan bilang, satu penanak nasi adalah stok ku sekarang!" sahut Lika Ketus.


Yuli hanya menggelengkan kepalanya karena merasa lucu, sahabatnya itu dokter kandungan tapi kok tidak mengerti ya soal perubahan yang dialami saat masa kehamilan?


" kamu tuh aneh deh masa yang model begitu terus aku bilangin lagi, Ya jelas saat hamil itu orang lapar terus kan ada dua nyawa yang harus dikasih makan!" ledek Yuli sambil tersenyum mengejek.


Lika memanyunkan bibirnya, sahabatnya itu ada saja cara untuk membuat dirinya emosi.


" Ih kamu mah tega jadi orang, masa tega sekali lu ngatain aku kayak gitu? nyesel loh mendingan cari dokter kandungan yang lain, mulutnya pada manis-manis tidak kayak kamu!" sungut Lika karena kesal pada sahabatnya itu yang selalu saja punya cara untuk menggoda dirinya Padahal yang sedang hamil.


" ih Beb aku bercanda doang tadi, jangan marah nanti anak kamu wajahnya sepertiku kamu mau?" tanya Yuli sambil tersenyum mengejek.


" Idih aku mah ogah, masak aku yang capek Kamu yang keenakan!" kesal Lika sambil memasang wajah cemberut nya.


Alan baru sampai merasa heran dengan wajah istrinya itu, padahal tadi katanya sangat merindukan Yuli kenapa sekarang saat bertemu Malah seperti itu jadinya.


" Kamu kenapa sayang?" tanya Alan penasaran.

__ADS_1


" Noh pawang nya udah datang bujukin tuh bininya, masa diajakin bercanda kok langsung sensian?" sahut Yuli.


" Idih gayanya bercanda kayak kamu tadi yang ada bukan bikin hati senang tapi kesal yang ada, jadi jangan bahas lagi deh bikin tambah kesal!" ujar Lika.


" Jadi gimana Yuli, anak kami baik-baik saja kan?" tanya Alan penasaran.


" Iya dia baik-baik saja kok yang ada sekarang posisinya sudah udah aman, jadi tinggal menunggu hari h-nya saja buat ketemu si Princess!" ujar Yuli sambil tersenyum.


" Terus kalau aku tengokin terus sudah boleh kan?" tanya Alan tanpa malu membuat Lika kesal.


" Oh tentu saja malah lebih boleh kok, kalau dia nolak paksa saja karena itu sangat bagus dan berguna!" sahut Yuli antusias.


" Ih kamu tuh apa-apaan sih Yul banget jadi orang pakai kata bilang nolak dipaksa saja, sudah pikir aku anak kucing apa?" Ketus Lika kesal.


" ceritanya Ada yang ngambek nih, Halah nggak mempan soalnya anak kamu itu tidak bisa jauh dari aku. Aku kan Auntie Yuli yang paling cantik dan ngangenin, nanti besar paling-paling menjadi menantuku,!" sahut Yuli percaya diri.


" aku mah ogah punya besan kayak kamu, apalagi suami kamu lebih tidak lagi!" Alan menimpali.

__ADS_1


__ADS_2