SAHABAT KU CINTAKU

SAHABAT KU CINTAKU
episode 07


__ADS_3

HAII READERKU TERSEYENG JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA...KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU


LOPE U FULL


HAPPY READING GUYS...


LANJUT


Lika sangat tekejut dan tak merespon sama sekali.Alan memeluk erat tubuh mungil Lika, bahkan sesekali mengecup puncak kepala nya.


"Aku anterin kamu ya, plis jangan tolak aku nggak bakalan tenang sebelum lihat kamu sampai dengan selamat". Pinta Alan setelah melepaskan pelukan nya.


Lika mengeryitkan kening nya, ia sebenarnya tak ingin membuat Alan kelelahan.Harus mengantarkan nya, dan setelah itu balik lagi kerumah nya lagi.


" Lan aku nggak papa kok beneran,aku hanya nggak mau lihat kamu kelelahan.Lebih baik kamu istirahat ya, kasihan kan kamu baru sampai tapi belum istirarahat sama sekali". Sahut Lika yang kekeh ingin pulang sendiri.


" Sama saja kamu suruh aku istrirahat, tapi pikiran ku belum tenang". Ucap Alan


" Astaga Lan, kapan aku pulang kalau kamu masih drama seperti ini". Kesal Lika


Namun Alan tak menanggapi, ia malah meraih tengkuk kepala Lika dan mulai mencium bibir nya.Lika tak berani bicara lagi, karena Alan sedang mengakses rongga mulut nya.


Alan baru berhenti setelah keduanya kekurangan oksigen, sedangkan Lika langsung menutup wajah nya.Lika sangat malu atas apa yang telah Alan lakukan padanya, ia bahkan menundukuan wajah nya saling malu nya.


Sedangkan Alan tersenyum senang, karena saat ia mencium Lika tadi tak ada penolakan sama sekali.Alan mengangkat dagu Lika dan tersenyum kearah nya, karena Lika terus menundukan wajah nya.


" Heii aku di sini bukan di bawah, ayo angkat wajah kamu". Pinta Alan

__ADS_1


Namun Lika tak bergeming, ia tetap bertahan pada posisinya.Sampai Alan pun jengah melihat nya, mau tak mau ia menggunakan jurus terakhir nya.


" Kalau kamu masih menunduk kebawah, aku pastikan malam ini kita berakhir di hotel". Ancam Alan


Lika langsung mengangkat wajah nya, dan menatap tajam kearah Alan.Ia bahkan menghadiahi Alan satu pukulan di bahunya.


" Dasar mulut mesum, enak saja kalo ngomong". kesal Lika


" Hehe tapi aku yakin kamu suka kan"? Tanya Alan sambil menaik turunkan alisnya.


" Huft, pikiran kamu ngeres melulu, sudah ah aku mau pulang dulu, bye mesum".Pamit Lika namun di cegah oleh Alan


" Aku antar atau tidak aku bakalan cium kamu lagi". Ancam Alan


Lika pasrah mau tak mau ia ikut kemauan Alan, daripada jantung nya berolahraga terus dan bisa membuat nya salah tingkah.


"Kita pake mobil ku saja ya"? Ucap Alan dan langsung di angguki kepala oleh Lika


" Ishh tanpa paksaan apa, jelas jelas tadi ngomong nya pake ancaman segala juga". kesal Lika dalam hati


Keduanya kini sudah berada dalam mobil Alan, mobil nya Lika di titipkan di parkiran apartemen itu. Saat dalam mobil, keduanya diam saja.Larut dalam pikiran masing masing, lika masih merasa canggung.


" mm ka kamu nggak papa kan"? Tanya Alan cemas pasal nya gadis yang disamping nya selalu bicara tak pernah diam.


"Hemm i"m ok". Sahut Lika


"Tapi kenapa kamu diam, gigi kamu sakit ya"? Tanya Alan lagi.

__ADS_1


" Astaga Lan, bisa tidak jangan terlalu cemas padaku, jantung benar benar bisa pindah dari tempat nya nih"? Gumam Lika dalam hati.


"Bisa tidak fokus menyetir saja, daripada sibuk mikirin yang lain". Sahut Lika


" iya iya dokter Lika, tapi kalau ada apa apa jangan lupa kasih tau aku ya".Pinta Alan


"Hemmm lebay nya kebangetan". Gumam Lika pelan


Alan pun fokus menyetir dan Lika hanya diam sambil memejam kan matanya, tak tahu apa yang sedang dipikirkan nya.


" Ka aku boleh tanya sesuatu nggak sama kamu"? Tanya Alan memecah keheningan


" Boleh kamu mau tanya apa"? Tanya Lika


" Gimana hubungan kamu sama keluarga Jason"? Tanya Alan


" Baik tak ada masalah, aku sering kok main kerumah mereka.Kasihan lihat keadaan mama Dina sama papa samuel".Sahut Lika


Alan sebenarnya sedikit kecewa, karena Lika memanggil kedua orang tua Jason dengan sebutan mama papa.Tapi mau bagaimana lagi, bukan kah sebenar nya mereka adalah calon mertuanya Jika saja Jason tak meninggal.Mungkin sekarang keduanya sedang mempersiapkan pernikahan.


" Oh jadi kamu sering kesana ya"? Tanya Alan pelan


" Hemmm begitulah, aku nggak mungkin kan menjauh dari mereka.Walaupun tak jadi menikah dengan Jason, tapi tali silaturahmi harus tetap terjaga kan". Sahut Lika


" Iya benar sekali, gimana kalau kamu nikah nya sama aku saja"? Tanya Alan spontan dengan nada serius


" Nggak lucu kali Lan, masa baru di tinggal meninggal calon nya.Eh sekarang malah nikah nya sama orang lain, nanti lah kalau aku sudah lupa akan sakit nya di bohongi baru deh cari calon suami". Ucap Lika sambil tertawa kecil.

__ADS_1


" Baguslah kalau kamu mau move on, lagian siapa juga mau nikah sama kamu.Masih banyak kali cewek cantik seksi membahana, dan tentunya lebih bahenol". Ucap Alan yang sengaja memancing kecemburuan Lika


" Ihh enak saja ya kamu, awas saja jika kamu cari cewek yang lain bakalan ku penggal kepalamu dan kasih makan hiu di lautan lepas". Kesal Lika dengan wajah yang ditekuk.


__ADS_2