SAHABAT KU CINTAKU

SAHABAT KU CINTAKU
episode 27


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS.


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT...


"Ah susahnya kalau kangen,mau tidur susahnya minta ampun.Ini juga mata bukannya tidur eh malah melek terus, Lika ku sayang kamu lagi ngapain sih tau nggak abang kangen". Gumam Alan bermonolog


Ia yang sudah berada di atas ranjang, hanya bolak balik di atasnya. Ia terlihat sangat gelisah seperti cacing kepanasan,memang terlihat menggemaskan orang yang sedang merindukan sesuatu.


Lika yang sudah merasakan kelaparan, turun kebawah untuk bertemu Bundanya.Saat kebawa ia melihat Ella sedang menyiapkan Makan malam di atas meja makan.


" Malam Bundaku tersayang, ada yang bisa aku bantuin nggak ".Tanya Lika basa basi


" Telat nona, kalau mau bantuin itu datang dari tadi.Jangan udah ada makanan di atas meja baru deh nawarin bantuan". Sindir Ella


"Hehe maksudnya itu habiskan makanan nya Bunda". Sahut Lika cengengesan


" Haha iya juga ya Bunda kok nggak kepikiran sampai situ, kamu mana pernah mau bantuin Bunda di dapur.Awas ya nanti kalau punya suami kamu malu maluin Bunda, karena kamu nggak bisa masak". Ejek Ella

__ADS_1


" Eh Bunda salah siapa bilang aku nggak pernah masak, orang aku pernah kok masak telur walau akhir nya gosong". Sahut Lika berbangga diri.


" Hah telur yang gosong begitu kamu banggain, kalau jadi Bunda malunya minta ampun tau nggak. Sudah gitu Bunda ingat betul kejadian hari itu, karena ulah kamu dapur Bunda hancur lebur seperti kapal pecah."Ejek Ella


" Bunda sudah dong jangan ungkit itu lagi, kan mengingatkan hal yang tak ingin Lika ingat ". Ucap Lika kesal


"Iya maafin Bunda jika terlalu jujur, maklumlah bohong kan dosa lho". Goda Ella


" Bunda ih jahat banget sama anak sendiri ". Lika merajuk.


Melihat tingkah putrinya itu, Ella hanya tersenyum sambil menggeleng kepalanya. Melihat wajah putrinya itu adalah sebuah hal yang sangat ia dambakan, karena semenjak kepergian Jason Lika menjadi pribadi yang sedikit berubah.


" Sudah Ya kesayangan Bunda, jangan marah lagi.Ayo kita makan Yuk, kan tadi katanya sudah laper kan"? Bujuk Ella


" Perasaan siapa yang bilang lapar tadi, nggak ada kaya nya ". Lika berkilah


Kedua ibu dan anak tersebut tertawa, melihat perbincangan tak berfaedah keduanya.Namun hal sekecil itu lah, yang membuat keduanya semakin dekat.


Cobalah berbincang santai dengan orang terdekat kita, karena hal tersebut bisa mempererat suatu hubungan. Dan cobalah sebagai orang tua untuk menyelami dunia anak anda, supaya bisa lebih tahu pergaulan seperti apa yang anak anda lakukan.


Kini keduanya tengah menikmati makan malam, masakan Ella memang terbaik dan ternikmat .Walaupun sederhana namun jika dimasak penuh cinta dan di makan penuh dengan rasa bersyukur pasti The Best lah rasanya.


" Bi ayo kalian juga makan ya, ingat jangan lupa ngomong sama mang ujang ya". Perintah Ella kepada salah satu asisten rumah tangga nya itu.


Bagi mereka apapun pekerjaan nya yang penting halal adalah sama saja, dan tak punya hak sama sekali untuk menghinanya.


Coba kalian bayangkan jika tak ada Art di rumah, apakah kalian bisa mengerjakan sendiri.Dan coba bayangkan jika tak ada orang orang seperti itu, maka semua tak ada gunanya dan kita menjadi orang yang tak tahu berbagi.

__ADS_1


" Baik bu, nanti akan saya sampaikan ". Sahut Art tersebut.


Beralih ke meja Makan, Ella sebenarnya selama ini ingin bertanya.bagaimana hubungan Lika dan orang tua nya Jason, apakah ia masih mengunjungi mereka atau tidak?


" Nak Bunda boleh tanya sesuatu". Tanya Ella serius di sela makan mereka


" Boleh dong Bun, memang nya Bunda mau tanya apa"? Lika penasaran


" Bagaimana hubungan kamu dengan orang tua nya Jason, kamu masih sering mengunjungi mereka kan"? Tanya Ella


" Huft sebenarnya aku malas bahas ini semua, tapi karena Bunda sudah bertanya. Terpaksa aku harus menjawab nya, aku sebenarnya sudah lumayan lama tak kesana"? jawab Lika jujur


Ella yang mendengar perkataan anaknya itu, langsung menghentikan makan nya.Dan menatap heran kearah nya, bahkan dengan tatapan dingin.


" Jadi maksud kamu selama ini sekalipun kamu tak pernah menjenguk mereka"? Ella ingin memastikan perkataan Lika tadi.


" Iya Bunda, maaf jika selama ini aku bohong.Soalnya aku merasa kurang nyaman jika kesana, mengingat semua kebohongan yang telah Jason lakukan". Ucap Lika pelan


" Ya ampun Nak, Bunda tidak pernah menyangka kamu sampai punya pemikiran begitu.Bisa tidak belajar memaafkan sesuatu, daripada dendam pada orang yang sudah tak ada.Jika kamu seperti itu terus kasihan Jason tak kan tenang di sana, dan sampai kucing bertanduk pun kamu tetap akan punya pikiran yang kolot seperti itu". Ella mencoba menasihati Lika anak nya.


" Bun aku pernah coba tak mengingat nya, tapi entah kenapa bayangan perkataan pria itu masih selalu membekas di ingatan aku"


Lirih Lika lagi


" Cobalah belajar mengikhlas semua yang terjadi, kasihan nak orang tua nya Jason mereka pasti sedih di tinggal anak semata wayang mereka.Dan kini di jauhi lagi oleh kamu, Bunda nggak bisa bayangkan perasaan mereka kini". Sahut Ella


Lika pun akhir nya mencerna semua ucapan Ella Bundanya, dan ternyata semua itu benar.Ia jadi merasa bersalah kepada keduanya, karena telah menjauhi mereka atas sesuatu yang juga mereka tak tahu

__ADS_1


__ADS_2