
HAII READER KU TERSEYENG
LOPE U FULL..
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT***
Sinta merasa terkejut mendengar perkataan Mikha barusan ,apa maksudnya mengatakan hal tersebut. Setahu nya Alan belum punya pacar ,dan kira kira siapa pria yang beruntung itu.
" Maksudnya Mama apa tadi"? Tanya Sinta bingung.
" Oh itu biasalah Alan sekarang lagi kasmaran ,jadi nya ngapel rumah anak gadis orang pagi pagi sekali.Semoga saja emak nya usir pulang, biar tau rasa sekalian ". Ucap Mikha sambil tertawa kecil.
Sinta merasa bingung respon apa yang harus di tunjukkan nya,untuk juga hanya berbicara melalui telpon jadi ekspresi wajahnya sangat sulit di tebak.
__ADS_1
" Memangnya Alan sedang kasmaran dengan siapa sih Ma, aku jadi kepo nih sepertinya "? Tanya Sinta yang berusaha bersikap biasa saja..
"Biasalah kamu pasti kenal kok". Sahut Mikha
" Aku penasaran deh Ma,lagian orang yang ku kenal banyak kan jadi kalau sibuk mau terka semuanya yang ada sampai Alan nikah pun belum tentu benar". Ucap Sinta.
" Lika anaknya Ella dan sahabatnya Yuli ,pasti kamu kenal dong .Dia sekarang kan sudah jadi dokter,dan tentunya cantik lagi". Ujar Mikha semangat menceritakan tentang calon mantunya itu.
" Oh iya Ma, aku turut bahagia ya". Balas Sinta.
" Kamu jangan lupa ya minggu depan ke sini ,karena mereka berdua bakalan nikah". Pinta Mikha.
Apalagi dulu ia melakukan kesalahan ,yang sungguh membuat ia sangat berat untuk pergi. Dan juga sebagian tempat di hati nya ,tak sanggup melihat pria yang di cintainya menikah dengan wanita lain.
Tapi ia tak mungkin menolak permintaan Mikha secara langsung,apalagi mengingat kebaikan mereka selama ini.
" Aku nggak bakal janji deh Ma,kalau ada waktu dan kesempatan aku pasti usahakan datang ya.Tolong sampaikan kepada Alan ya, maafkan aku dan turut bahagia untuk nya". Sahut Sinta lirih.
__ADS_1
" Aduh anak gadis Mama ,semoga cepat nyusul ya jangan lupa cari bule yang kece badai dan mempesona ". Ujar Mikha semangat.
" Ohh tenang saja Ma,itu pasti kan aku pengen merubah keturunan ". Ujar Sinta sambil tertawa kecil
Akhirnya panggilan tersebut terputus ,karena Mikha berpamitan untuk bertemu dengan Ella.Membahas tentang segala sesuatu tentang pernikahan dadakan ,yang merupakan permintaan Alan.
Sinta yang sebenarnya masih tengah malam di sana,sudah tak merasa kantuk lagi.karena pikirannya hanya tertuju kepada Alan dan Lika,yang sebentar lagi akan menikah.
Padahal selama ini harapannya ingin sekali dekat,dan menjadi bagian dari hidup pria tampan tersebut .Tapi sayang harapan tak sesuai ekspektasi ,jadi harapan hampa.
Lagian ia juga sadar diri ,wanita yang berstatus mantan napi pria mana juga tak akan mungkin mau dengan nya.
Lika adalah wanita beruntung yang cantik dan dokter pula,nah dirinya hanya menumpang hidup atas kebaikan Alan dan Mamanya.
Jadi ia harus sadar diri ,dan jangan mengharapkan lebih dari itu.
" Berbahagia lah Lan,doaku menyertai mu dan semoga hubungan kalian langgeng sampai maut memisahkan. Maafkan aku yang tak bisa datang,karena bingung harus bersikap seperti apa". Lirih Sinta sambil mencoba tersenyum.
__ADS_1
Yap Sinta Luna adalah gadis yang kuat,nanti Author bakal bikin satu cerita novel tentang kehidupan Sinta di negeri paman Sam itu.