SAHABAT KU CINTAKU

SAHABAT KU CINTAKU
episode 48


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


" Jadi bagaimana keputusan ku tadi ,disetujui atau tidak. Karena aku butuh kepastian bukan hanya sebuah perkataan protes". Tanya Alan serius yang mana membuat ketiga wanita cantik di hadapannya,menatap aneh kearah nya.


" Kamu itu buat keputusan tapi dengan nada pemaksaan tau nggak ,masa ngomongnya sekarang nikah nya langsung minggu depan". Ketus Mikha Mamanya.


" Masih baik dua minggu lagi Mam,daripada aku minta nikahnya besok"! Sahut Alan tak mau kalah.


" Gimana menurut kamu nak"? Tanya Ella yang sudah tak ingin berdebat dengan Alan,karena wajahnya terlihat keseriusan.


" Ya sudah Bun,aku nurut saja deh". Ujar Lika pelan.

__ADS_1


" Nahh gitu dong Yang,aku suka lihat nya kenapa nggak dari tadi sih menyahut nya.Kan nggak akan ada yang namanya perdebatan ,apalagi salah pendapat Seperti tadi". Sahut Alan sambil tersenyum.


Sementara itu Mikha terlihat mendelik kesal kepada Putranya itu,yang terlihat ngebet betul ingin kawin.


" Nak kamu memang sangat memalukan tau nggak ,Mama sampai bingung kamu beneran anak ku Alan Andrew atau bukan sih". Ucap Mikha sambil bergidik ngeri.


" Haha kamu mah tega Kha,anak sendiri di ragukan juga". Tawa Ella pun pecah karena perkataan Mikha barusan.


" Ya habis nya kok bisa sih ,ngomongnya asal nyeplak tanpa mau pikir orang lain. Memangnya yang mau kawin dia sendiri ,kan harus dengar pasangannya juga". Sahut Mikha.


Akhirnya keputusan pun di ambil ,kalau Lika dan Alan akan menikah dua minggu lagi.Untuk urusan lainnya Alan dan Lika akan membicarakan nanti ,karena keduanya belum berpikiran tema apa yang akan di ambil.


Maklumlah belum ada bayangan sedikit pun,orang rencana mau nikah saja dadakan.Padahal dalam otak Lika kira kira beberapa bulan lagi,namun berbeda dengan Alan .


" Ayo pulang nak"! Pinta Mikha.


" Lho kok pulang sih Ma,aku kan masih kangen". Sahut Alan lebay.


" Nggak ada kata kangen kangenan,jangan juga terlihat murahan lebay tau nggak kelihatan nya". Ketus Mikha .


Alan akhirnya dengan berat hati mengikuti kemauan Mamanya itu,dari pada nanti kena amukan sepanjang malam.


" Ma nggak bisa tunggu 30 menitan lagi begitu ,ayolah Mama kaya nggak pernah muda saja". Pinta Alan memelas.

__ADS_1


" Kamu ini kenapa sih bikin malu saja,tuh kasihan Ella dan Lika mau istirahat tapi nggak bisa karena masih ada kita.Lagian kamu ini kenapa sih,seperti orang yang urat malunya sudah putus saja". Kesal Mikha yang ingin sekali memukul putranya itu.


Dengan perdebatan yang alot dan tak ada ujungnya ,mau tak mau Alan ikut pulang dan kini sudah sampai ke Apartemennya.


" Nak jangan tidur dulu ya,ada yang ingin Mama bicara kan dengan kamu". Pinta Mikha.


" Baiklah Ma ayo kita keruang keluarga saja". Ajak Alan.


kini keduanya sudah duduk saling berhadapan ,Alan melihat wajah Mamanya yang terlihat sangat serius.


" Mama mau ngomong apa"? Tanya Alan.


" Mas kawin apa yang akan kamu kasih ke Lika"? Tanya Mikha


" Emm rahasia deh pokok nya Mama tenang saja ya". Sahut Alan sambil tersenyum.


" Maafkan Mama nak ,karena tak bisa membantu apa apa.Hidup saja masih numpang sama kamu,apalagi mau bantuin kamu mau ambil apa"? Lirih Mikha sambil menitikan air matanya.


Alan yang mendengar perkataan Mamanya,merasa sangat bersalah karena gara gara dirinya air mata Mama nya keluar lagi


" Ma tolong jangan bicarakan hal itu lagi ,dengan menghadirkan ku dunia saja sudah bersyukur. Coba kalau Mama tidak ada,mana bisa ada aku.Lagian apa yang ku punya ,juga punya Mama juga Kan"?.Tanya Alan.


" Iya tetap saja Mama merasa bersalah ,karena tak berguna di saat begini." Ucap Mikha lagi.

__ADS_1


__ADS_2