SAHABAT KU CINTAKU

SAHABAT KU CINTAKU
episode 14


__ADS_3

HAIII READERSKU TERSEYENG,,


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU...


🙏🙏🙏


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS..


LANJUT...


Sasa yang sudah tak mampu mendengar pembicaraan Alan yang menjurus kearah ranjang.Ia pun pamit dengan alasan ada urusan penting, dan harus segera pergi.


" Lan maafin aku ya, tapi aku harus pergi soalnya ada urusan". Pamit Sasa


" Lho kan aku belum pesan kopi untuk kamu"? Tanya Alan yang sebenarnya sedang tertawa dalam hati.Ia sebenarnya ingin tertawa mengejek Sasa, sebab wajah nya terlihat kesal dan tak suka.


" Ah makasih lain kali saja ya, bye Lan salam buat istrinya ya"! Ucap Sasa dan langsung pergi dengan terburu buru.


Sedangkan Lika yang mendengar jika Sasa telah pamit, langsung mengeluarkan uneg uneg yang sedari tadi sudah di tahan nya.


" Heii gesrek kau memang ya, gunakan kesempatan dalam kesempitan.Memang nya sejak kapan aku main kuda kudaan dengan mu, jangan fitnah ya atau kuhabisi kau".Kesal Lika


Alan tersenyum mendengar kemarahan Lika,wajah nya juga memerah mengingat perkataan mesum nya tadi di depan Sasa.


" Ya maaf Ka masalah nya kan lagi darurat, otak ku error tak berfungsi jadi tak bisa cari alasan lain". Alan membela diri.

__ADS_1


" otak error ya, tapi kalau pikiran mesum bisa berfungsi". Umpat Lika


" Hehe itu lagi aku juga bingung nih, tapi kalau kamu mau coba boleh juga deh". Goda Alan


" Alan Andrew untung juga kamu tak ada di hadapan ku sekarang, jika tidak kupastikan mulut mu akan berhenti bicara". Ancam Lika


" memang nya kamu mau buat apa pada mulut ku, oh aku menunggu saat itu sayang ku". Ujar Alan


" Ishh dasar gesrek, otak error memang buat aku tambah dosa saja jika bicara dengan mu". Kesal Lika dan langsung mematikan panggilan tersebut.


Alan hanya menggeleng kepala, ternyata Lika serius kesal kepadanya.


" Cempreng ku tersayang, aku ingin sekali melihat wajah cemberut mu itu pasti sangat menggemaskan".Gumam Alan sambil senyum senyum sendiri, hal tersebut tak luput dari pandangan para pegawai nya.


Sebenar nya tadi pagawainya ingin menyapa nya,namun Alan memberikan kodenya agar mereka jangan mendekat.


" Pagi Tuan kabar kami baik, begitupun kafe ini". Sahut manajer kafe tersebut.


" Terima kasih atas kerja keras kalian selama ini, mulai sekarang saya akan kembali memantau perkembangan kafe ini secara langsung". Balas Alan.


" Maksud nya anda tak kembali ke Amerika lagi Tuan"? Tanya Tio manajer kafe itu.


" Hemm saya sudah pindah kembali kesini, dengan mama saya ayo kita sama sama berjuang untuk kafe ini".Alan memberikan semangat.


Semua pegawai tersenyum, mereka merasakan tambahan tenaga untuk mereka.


" Aduh si boss sudah tampan, baik tajir pula.Aku jadi mau deh punya suami kaya gitu, kira kira masih ada nggak stok 1 lagi kaya gitu". Ujar Ira kepada teman nya.


" Huss kerja sana jangan gosip, nanti di pecat baru nyaho". Kesal Della teman nya.

__ADS_1


" Ishh kamu tuh ya, bawaan nya emosi selalu.Memang nya kamu bisa nggak ngerubah gaya hidup kamu yang datar saja". ujar Ira


" Suka suka aku lah, mau datar kaya jalan tol atau mau bergelombang kaya lautan selagi aku happy ya why not". Sahut Della dan berlalu meninggal kan Ira.


Alan yang sudah selesai mengecek kafe nya memutuskan ke rumah Hadiwinata.Ia ingin melihat keadaan Yuli yang tengah hamil muda dan Dika.


" Aku kerumah Yuli dan Dika dulu ah, biar Dika mau ngamuk kaya singa.Aku nggak peduli,Yuli kan sahabat aku jadi sepantas nya aku ucapin selamat atas kehamilan nya.". Gumam Alan dan langsung tancap gas.


Dika dan Yuli kini tengah duduk santai di ruang keluarga, Yuli ijin cuti selama hamil.Sedangkan Dika memilih bekerja, setelah Yuli selesai melahirkan.


" Sayang kamu kerja saja ya, kasihan lho kalau papa yang kerja sendirian". Bujuk Yuli


" Aku nggak bisa sayang, karena sama saja kalau aku kerja sedangkan pikiran ku ada di rumah saja".Jawab Dika


" Aku nggak papa kok Yang sendirian dirumah, lagian kan ada mama.Aku juga kan dokter jadi lebih tahu, apa yang boleh dan tak boleh di lakukan". Ucap Yuli


" Sayang maafin aku ya, bukan nya tak mau menafkahi kalian.Tapi ini kan kehamilan pertama kamu, aku ingin menikmati masa masa kehamilan kamu dan peran sebagai suami siaga". Sahut Dika


Yuli akhirnya menghembuskan nafas berat, ia tahu pasti Dika akan selalu menolak permintaan nya.Memang ia akui dalam lubuk hatinya terdalam, ia merasa senang karena Dika lebih mengutamakan dirinya.


Tapi ia juga tak enak hati terhadap mertuanya, karena ia dan Dika selalu menyusahkan mereka.


Dika yang melihat kalau Yuli sedang melamun, ia pun langsung memeluk nya.Dika sangat tahu apa yang ada di pikiran istrinya itu saat ini.


" Sayang kamu kok diam, kamu marah ya.Maafin aku jika selalu menolak permintaan kamu, tapi keputusan ku sudah bulat dan tak kan dirubah lagi". Ucap Dika sambil mengecup puncak kepala Yuli.


Yuli pun membalas pelukan Dika, ia sangat bahagia punya Dika dalam hidup nya.


" Aku nggak marah kok, maafin aku juga ya jika selalu memaksa kamu.Dan tak pernah menghargai keputusan kamu, aku janji deh nggak akan bahas lagi". Ujar Yuli

__ADS_1


__ADS_2