SAHABAT KU CINTAKU

SAHABAT KU CINTAKU
episode 31


__ADS_3

HAI READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE VOTE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU...


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


"Jadi gimana aku di ijinkan bermalam di sini atau nggak "? Alan sengaja menggoda Lika


"Ishh kamu tuh ya, kalau ngomong dipikir dulu kenapa sih. Emangnya kamu pikir aku cewek apaan sih, yang mau saja tidur sama pria yang belum sah". Gerutu Lika


Alan hanya tersenyum,,ia merasa bersyukur karena bisa memiliki kekasih yang mempertahankan kehormatannya walaupun dirinya adalah kekasihnya sendiri.


" Ya tapi kalau icip icip dikit pasti boleh dong ". Sambung Alan lagi


" Keluar sekarang atau akan kurubah kamu menjadi bencong ". Ancam Lika

__ADS_1


" Ya ampun Yang sadis bener mulut nya, kalau aku beneran jadi bencong emang kamu kuat puasa seumur hidup "? Tanya Alan pelan.


" Ngapain pake puasa segala, tinggal cari yang bantu buka puasanya saja kok repot". Sahut Lika santai.


" Ya elah Yang tega sekali sih kamu, masa ganteng gini kok di anggurin terus ". Ucap Alan mengiba


"Ya ampun Lan, malam ini kamu kesambet setan apa sih sampai ngomongnya jadi ngelantur sih".Kesal Lika


" Kesambet setan enak enak kali Yang".Ujar Alan yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Lika


Sedangkan Alan merespon dengan menggaruk kepalanya yang tak gatal. Namun sebenarnya ia memang tak ingin pulang. karena merasa ingin sekali tidur bersama Lika,memang ia tau haram hukumnya jika pria dan wanita bersama di suatu tempat di pastikan orang ketiga nya adalah setan.


" Sayang kamu pulang ya plis".Pinta Lika memelas


" Mmm sayang plis sekali ini saja, aku tidur disini. Aku janji nggak bakalan buat yang aneh aneh dan aku bakalan tidur di sofa saja ". Ajak masih berusaha mengajak kompromi


" Ingat kalau tidur jangan menghadap kearah ku, jangan ajak bicara, jangan coba coba curi pandang dan juga jangan coba coba mencuri kesempatan dalam kesempitan."Ancam Lika


" Sayang kamu jangan perlakukan aku seperti itu dong, kesan nya seperti aku orang buta begitu. Masa punya mata tapi tak boleh melihat, masa ada makhluk Tuhan terindah tapi nggak boleh dinikmati ". Sungut Alan pelan


" Nih orang bukanya terima kasih, eh ini malah ngelunjak."Kesal Lika langsung tidur


Alan ikut memejam kan matanya, ia tidur di sofa sambil menatap punggung Lika yang membelakangi nya.Ia melihat Lika yang sepertinya gelisah, dan hanya bolak balik tak jelas di atas tempat tidur.

__ADS_1


" Sayang kamu belum tidur "? Tanya Alan pelan


" hem baru sadar kamu ya, tau nggak ini semua gara gara kamu". Kesal Lika namun tak ada keingingan untuk menoleh kearah Alan


" Lho Yang kok gara gara aku sih, orang aku nya nggak ngapain juga kok ". Tanya Alan balik


"Ya iyalah gara gara kamu, aku kan nggak nyaman tidur sekamar dengan kamu ". Gerutu Lika lagi


"Haha Sayang ku, kamu nih ya ada saja.Gimana kalau aku peluk saja saat kamu tidur, pelukan aku bikin nyaman lho". Alan coba membujuk Lika padahal hanya modus


" hehe kamu pikir aku anak SD apa, yang bisa kamu bohongin.Gimana kalau selama aku belum tidur, kamu sembunyi di kamar mandi atau di manalah. Baru setelah aku tidur kamu keluar, begitu kan lebih bagus ". Saran Lika


sementara itu, Alan membulatkan matanya.Tak percaya atas ide yang Lika berikan, apa separah itu kehadiran dirinya sampai Lika sangat tak nyaman.


" Astaga Ya Tuhan kenapa cobaan ini begitu berat ya, padahal kan niat ku baik hanya mau menemani dia tidur. Eh ini malah ciptakan drama yang tak berkesudahan, haduh pusing bener mikirnya.


" Jadi gimana saran aku tadi"? Tanya Lika memastikan


Alan tanpa bersuara langsung bangkit, Lika yang melihat hal tersebut langsung tersenyum. Ia berpikir jika Alan hendak ke kamar mandi, namun realita tak sesuai ekspektasi. Karena Alan malah mendekati dirinya, dan langsung naik keatas ranjang.


Lika membulatkan matanya hendak protes , namun Alan dengan cepat menarik Lika agar masuk dalam pelukan nya. Jika ia tak melakukan sesuatu seperti ini, bisa di pastikan malam ini keduanya tak tidur karena Lika yang tak pernah berhenti protes.


" Diam dan tidur, sebelum Bunda kamu datang dan menikahkan kita malam ini juga.Jadilah wanita penurut, karena aku bukan pria bejat yang tak tahu aturan, asal nyosor sembarangan saja. Aku hanya ingin menemani kamu tidur malam ini, dan tak mencari kesempatan tapi jika kamu meminta nya maka dengan senang hati akan kuberikan". Ujar Alan panjang lebar

__ADS_1


Sedangkan Lika sudah bungkam mulut nya, karena sesungguhnya pelukan Alan sangat nyaman. Apalagi aroma tubuhnya sangat dan menenangkan, yang membuat Lika betah disana.


Sementara itu Alan sedang mencoba menetralkan kegugupan nya, karena sesuatu di bawah sana tengah meronta.Ia takut jika Lika menyadari nya , maka dipastikan malam ini ia akan di depak dari kamar ini.


__ADS_2