
VOTE VOTE VOTE NYA TERSEYENG
TERIMA KASIH!!!!!!!!
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ****
" ih terserah kamu saja aku lagi nggak mood buat berdebat ,eh iya Yang aku lupa kamu sudah sarapan belum "? Tanya Lika memastikan
" Hem akhirnya ada yang peduli sekarang ,kalau aku belum makan bahkan mau pingsan kali ini". Ujar Alan sambil memelas.
"Ya ampun yang maaf ,ayo kita ke kantin sekarang ". Ajak Lika namun di cegah oleh Alan.
Lika heran dengan sikap Alan ,yang tiba tiba menghentikan maksudnya. Padahal Lika sangat khawatir keadaannya ,namun orangnya malah lebay sendiri.
" Katanya lapar kok malah di larang pergi makan". Tanya Lika
__ADS_1
" Hemm kita ke kafe karena aku pengen kenalkan kamu ke semua karyawan aku yang kerja di sana ". Ajak Alan
Lika kebingungan dalam rangka apa Alan mengajak dirinya ,bukannya ia hanya seorang kekasih nya saja.
" Tapi Yang aku hanya pacar kamu lho,aku nggak mau nanti di bilang cuman manfaatkan kamu saja.Lain kali saja ya kalau sudah resmi jadi istri kamu,aku bakalan mau saja kamu ajak kemanapun ". Tolak Lika
" Hemm ayolah yang ,masa aku makan sendiri disana ". Pinta Alan memelas
Lika sebenarnya tak tega kepada Alan ,mau tak mau ia mengiyakan saja.
"Baiklah aku ikut maunya kamu saja,dari pada tidak sama sekali terus kamunya menangis karena kelaparan nanti apa kata tante Mikha". Sahut Lika menyindir Alan.
Keduanya bergandeng tangan keluar dari ruangannya Lika,dan menuju parkiran tempat mobilnya Alan berada.Semua perawat dan dokter memandang heran kearah Alan dan Lika,pasalnya tadi pagi makan bareng Adnan.
Kok sekarang Lika gandeng pria lain,bahkan bisa di bilang lebih tampan kece badai. Mereka pun salut kepada Lika ,yang penampilannya biasa saja tapi memikat hati para pria tampan.
" Aduh kaya nya saat pembagian jodoh,waktu untuk dokter Lika kaya nya Tuhan lagi senang deh.Lihat saja cowok nya tampan semua ,bahkan tak bisa menandingi oppa korea ku". Ucap Salah satu suster.
" Hoo dokter Lika aku padamu ,kenapa dirimu seberuntung itu apa tak ada bagian tersisa sedikit untuk diriku ini".Temannya menimpali
Keduanya tertawa sendiri ,mendengar komentar yang mereka lontarkan kepada Lika.Padahal orang yang di maksud ,tak mendengarkan sama sekali.
__ADS_1
Alan dan Lika sedang dalam perjalanan menuju ke Kafe milik Alan,keduanya mengobrol santai.
Alan ingin mengutarakan niatnya untuk melamar Lika,karena ia serius menjalani hubungan keduanya.Apalagi umur keduanya sudah tak bisa di bilang untuk main main lagi,mengingat Yuli dan Dika juga sedang menunggu kehadiran buah hati mereka.
" Sayang kalau misalnya aku mau ketemu Bunda ,boleh tidak"? Tanya Alan saat masih dalam perjalanan.
" memangnya kamu mau ngapain ,ingin ketemu Bunda "? Tanya Lika balik.
" Hemm mau aku mau ngomong serius ,soal hubungan kita.Supaya suatu saat kerumah kamu,Bunda nggak bingung atau bagaimana ". Jelas Alan
" Memangnya kamu berani ketemu sama Bunda"? Goda Lika
" Hemm berani nggak berani harus berani,itu kan resiko jatuh cinta sama anak gadis orang ".Ucap Alan
Lika tersenyum kecil ,hatinya senang karena ternyata Kekasihnya itu serius akan hubungan keduanya.
" Baiklah aku bakalan ngomong ke Bunda,kalau calon mantu mau datang kerumah.Tapi kalau misalnya Bunda nolak kamu gimana dong,apa kamu nggak papa kan"? Lika cemas takut Alan akan mundur ketika misalnya Ella tak merestui hubungan keduanya.
" Hemm kamu tenang saja,soalnya cintaku sudah mentok ke kamu. Jadi apapun keadaannya ,aku akan tetap melangkah maju". Ujar Alan semangat.
" Semangat my Ayang bebep,doaku selalu menyertai dirimu.Tetap maju pantang menyerah ,aku padamu".Sahut Lika tersenyum
__ADS_1