
HAII READERKU TERSEYENG...
JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA YA...
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU...
LOPE U FULL
HAPPY READING GUYS...
LANJUT
" Hah memang betul kata orang cinta butuh perjuangan, karena seperti nya susah sekali mendapatkan si cempreng mungil ku itu". Gumam Alan.
Tak lama ia pun sampai di apartemen nya, dan langsung masuk kedalam kamar nya.Tubuh Alan sangat kelelahan, karena setelah tiba dari Amerika tak ada kata istirahat baginya.Bagi Alan bertemu Lika adalah mood booster baginya, setelah Lika menghilang barulah rasa lelah itu terasa.
Sedangkan Lika sedang senyum senyum sendiri, ketika mengingat apa yang Alan lakukan padanya.Ia sebenarnya belum ada niat sama sekali untuk jatuh cinta lagi, namun rasa yang selama ini sudah ada untuk Alan kembali mencuat ke permukaan.
" Ahh Lan kamu kalau selalu manis begini, aku mana bisa menolak nya.Kamu sudah buat aku terbang melayang, tapi takut kalau terjatuh rasanya sakit sekali.Semoga semua yang telah kamu katakan tadi, tak ada kebohongan sama sekali.Tolong jangan sakiti aku lagi, karena sungguh rasa sakit yang dahulu masih ada dan belum hilang". Lirih Lika
Dokter cantik tersebut duduk di atas ranjang nya, dan sambil memandang ponsel nya.Ia sedang menunggu kabar dari sahabat yang telah berhasil mengobrak abrik hatinya hari ini.
" Ah Alan brengsek kenapa sih nggak kasih kabar, tau nggak kalo aku lagi nungguin ".Lika menggerutu kesal
Setelah menunggu beberapa menit, ia akhirnya memilih tidur.Namun pikiran nya belum bisa tenang, ia takut dan cemas jika Alan kenapa napa.
Kejadian yang menimpa Jason dulu, meninggalkan rasa trauma bagi gadis cantik tersebut.Dengan mengumpat kesal, ia langsung menghubungi Alan dan ia tersenyum karena panggilan nya masuk.
__ADS_1
tut tut tut
Panggilan ke ponsel nya Alan masuk, tapi tak ada respon balik sama sekali.Lika pun mengulang lagi dan lagi, barulah panggilan nya kelima terdengar ada yang mengangkat.
" hemm". Sahut Alan dengan suara serak dan mata masih terpejam.
" Astaga Lan aku disini tungguin kabar dari kamu sampai lumutan, sedangkan kamu disana sibuk mengorok".Kesal Lika
Alan langsung tersadar, karena mendengar teriakan cempreng Lika dari seberang.Ia sambil mengusap wajah nya kasar, dan bagun dari tidur nya lalu bersandar di pinggir ranjang.
" Maafin aku Ka, jujur aku capek sekali dan mataku sudah tak bisa kompromi lagi.Saat sampai di rumah, langsung teler aku sampai lupa kasih kabar ke kamu." Ujar Alan yang masih mencoba membuka matanya dengan paksa.
"Lan aku minta maaf ya, karena aku lupa kalau kamu butuh istirarahat.Ya sudah kamu tidur sekarang ya, have a nice dream". ucap Lika
" Eitss yang suruh kamu matikan telpon siapa, aku masih mau ngobrol sama kamu kok". Tanya Alan
" Ihhh Alan mana ada ngajakin ngobrol di jam segini, udah ah aku ngantuk nih mau bobo syantik". Lika sudah tak mampu menahan kantuk nya.
" Lan kamu kok tega sih, aku ngantuk banget lho Lan, kamu mau besok aku buat kesalahan ke pasien aku.Karena dokternya mengantuk jadi nggak becus, memeriksa pasien nya"? Ujar Lika memelas.
Alan tak tega mendengar suara Lika yang memelas kepadanya, sebenar nya ia ingin mengobrol lebih lama lagi dengan Lika.Tapi karena esok masih ada kesibukan maka ia pun menyetujui nya.
" Ya sudah kamu tidur ya, tapi ingat besok pagi aku yang akan mengantarkan kamu ke Rumah sakit.Tunggu aku jangan pergi sebelum aku datang, jika tidak bibir mu bakalan kumakan habis". Ancam Alan
Lika yang terkejut langsung memegang bibir nya tanpa sadar, ia bahkan melamun tanpa memikirkan suara yang di seberang.
" Ka kamu masih disitu kan, haha aku yakin pasti kamu sekarang lagi memikirkan hal itu kan.Tenang saja sayang, besok akan ku berika n apa yang kamu pikirkan itu". Goda Alan
__ADS_1
" Issh dasar mesum". Kesal Lika dan langsung mematikan panggilan tersebut.
Alan tersenyum sambil menggeleng kepala, ia yakin jika Lika sekarang pasti sedang memaki dirinya.
Sedangkan Lika ia kesal kepada Alan, yang mulut nya tak bisa di rem.Lika mengumpat sambil memegang dada nya.
" Tuh Alan gesrek, apa dia sengaja ya, mau bikin aku olahraga jantung malam malam".Ujar Lika
Akhir nya Lika pun tertidur setelah membutuhkan perjuangan panjang.ia baru terlelap setelah mencoba berbagai gaya di atas tempat tidur, mulai tengkurap , gaya kupu kupu, sampai apa pun itu.
Yuli yang malam ini merasakan lapar, ia bangun dan langsung menuju dapur.Dika yang terbangun dan melihat istrinya tak ada samping nya, memilih keluar kamar ia tahu betul jam begini istrinya ada dimana.
Setelah menemukan objek yang di cari, Dika tersenyum.ia langsung memeluk Yuli dari belakang, saat melihat Yuli sibuk memakan brownies.
" Sayang kamu lapar lagi, kenapa nggak bangunin aku kita kan bisa makan berjamaah". Tanya Dika
" Yang hamil kan aku, kenapa kamu juga yang kelaparan"? Tanya Yuli heran
" Hehe kan aku juga turut ambil bagian, jadi saat kamu lapar ya aku juga". Sahut Dika mencari alasan yang tepat.
" Ya ya terserah kamu saja, ayo makan sebelum ku habiskan". Ajak Yuli
" Astaga yang, kita kelihatan seperti orang kelaparan parah tau nggak.sampai tengah malam begini bangun cari makan".Dika berkata sambil menggeleng kan kepala.
" memang benar ya kata orang, kalau lagi hamil kelakuan jadi berbeda 180 derajat.Tapi aku bersyukur tak mengalami yang nama nya morning sicknes, jadi tak terlalu lebay". Sahut Yuli
Selesai menikmati sebuah brownies, kedua pasutri tersebut kembali kedalam kamar.Yuli bersyukur karena kehamilan nya kali ini, sungguh tak terlalu menyusah kan nya sama sekali.
__ADS_1
( Guys, cerita Yuli dan Dika aku selipkan disini tapi tetap saja kali ini gantian Alan dan Lika pemeran utamanya)
Maaf author kurang fokus, soal nya lagi ada urusan yang tak bisa di tinggal,.