Sang Dewi Bulan

Sang Dewi Bulan
Episode 1 " Kisah Jean "


__ADS_3

Jean adalah seorang anak yatim piatu, kedua orangtuanya telah meninggal dunia saat Jean berusia 7 tahun. Kedua orangtuanya meninggal saat melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri. Pesawat yang ditumpangi oleh kedua orangtua Jean, mengalami kesalahan teknisi, sehingga mengakibatkan pesawat jatuh ke dasar laut.


Para tim SAR sedang mencari para penumpang yang menaiki pesawat tersebut di dasar laut. Mereka menemukan banyak mayat di dasar laut dan mengangkatnya ke darat.


Dikabarkan bahwa para penumpang tak ada yang selamat, keluarga dari para penumpang menangis dan histeris mendengar kabar meninggalnya para penumpang, tak terkecuali Jean, Jean menangis dan juga histeris saat mendengar kabar meninggalnya kedua orangtuanya. Mentalnya sangat terguncang, Jean menjadi gadis yang pendiam, Jean tak banyak bicara.


Setelah kepergian kedua orang tua Jean, paman Jean yang bernama Mo Lian Chen mengincar harta peninggalan orangtua Jean untuk Jean.


Paman Mo mendekati Jean dan mengatakan,


" Jean, bagaimana kalau kamu tinggal bersama paman dan bibi? kami bersedia menjadi walimu, " kata paman Mo kepada Jean.


" Baiklah paman, " Jean merasa senang, karena paman dan bibinya mau menjaga dan menjadi wali untuknya.


Tanpa Jean sadari, paman dan bibinya memiliki tujuan lain terhadap dirinya. Jean yang sangat polos selalu mempercayai kata-kata dari paman dan bibinya. Selama Jean tinggal bersama paman dan bibinya, paman dan bibi Jean selalu bersikap baik terhadap Jean. Paman dan bibi Jean merawat Jean dengan baik agar Jean dapat dengan mudah dikendalikan dan mematuhi apa yang mereka perintahkan.


* * * * * *


1 Tahun Kemudian


Paman dan bibi Jean sudah tidak tahan lagi harus bepura-pura baik dan selalu bersikap manis di depan Jean. Paman dan bibi Jean akhirnya memutuskan untuk menjalankan rencana mereka, merebut harta milik Jean.

__ADS_1


" Jean, kemarilah sayang, " bibi Jean memanggilnya, sedikit berteriak.


Jean yang berada di kamar pun keluar, mendengar panggilan dari bibinya.


" iya bi, " Jean berjalan menuju paman dan bibinya.


" Duduklah sayang, ada yang ingin paman dan bibimu ini bicarakan, " paman dan bibi Jean mengeluarkan sebuah berkas yang berada di dalam amplop berwarna coklat.


" Ada apa bi? apa yang ingin paman dan bibi bicarakan?, " Jean merasa penasaran.


" ini ada sebuah berkas Jean, paman ingin kamu menandatanganinya, " jawab paman jean.


" Berkas apa paman? kenapa harus Jean yang menandatanganinya?, " Jean merasa bingung, karena menurutnya, ia masih kecil dan tak mengerti apapun, mengapa ia harus menandatangani sebuah berkas?.


" Apa yang di katakan pamanmu itu benar Jean, bukankah Jean percaya sama bibi dan paman?, " bibi jean kembali menyakinkan Jean, agar mau menandatangani berkas tersebut.


" Baiklah bi, Jean selalu percaya sama bibi dan paman, " Jean menjawab pertanyaan bibinya.


Jean mengambil berkas yang berada di atas meja, dan menandatangani berkas tersebut. Setelah selesai menandatangani berkas, Jean menyerahkan berkas tersebut kepada paman dan bibinya. Paman dan bibi Jean merasa sangat senang, rancana mereka telah berhasil, akhirnya mereka dapat menguasai seluruh harta kekayaan milik orangtua Jean yang telah diwariskan kepada Jean.


Paman dan bibi Jean merasa bahwa Jean sudah tidak berguna lagi, paman dan bibi Jean sudah menguasai semua harta milik Jean, jadi Jean sudah tidak dibutuhkan lagi.

__ADS_1


" Sayang, bagaimana dengan Jean? kita sudah tidak membutuhkannya lagi, kita sudah menguasai hartanya, akupun sudah muak harus terus bersikap baik di depannya, " kata bibi jean kepada suaminya.


" Sabarlah sayang, aku sudah memikirkannya, kita akan mengantarnya ke panti asuhan, besok kau hanya perlu bersikap manis untuk terakhir kalinya, " jawab paman Jean


" Baiklah sayang, besok kita akan mengantarnya ke panti asuhan, akhirnya aku bisa terbebas dari anak sialan itu, aku sangat bahagia sayang, sekarang kita menjadi sangat kaya" jawab bibi Jean.


Mereka berdua akhirnya tertawa bersama, mereka merasa sangat senang karena telah menguasai harta milik Jean. Tanpa mereka sadari keserakahan mereka dapat membawa malapetaka bagi diri mereka sendiri.


* * * * *


Keesokan Harinya . . . .


Paman dan bibi Jean ingin mengantar Jean ke panti asuhan, dengan alasan mengajak Jean untuk jalan-jalan. Jean yang tidak mengetahui niat jahat dari paman dan bibinya pun mengikuti paman dan bibinya tanpa merasa khawatir, Jean merasa sangat senang, karena paman dan bibinya untuk pertama kalinya ingin mengajaknya jalan-jalan. Tanpa Jean sadari, itulah awal dari kesengsaraan yang akan dia hadapi.


**Hallo readers👋


semoga kalian suka sama novelnya😊


terus dukung author ya😊


jgn lupa vote dan like👍 ya readers😊

__ADS_1


Terima Kasih🙏😊**


__ADS_2