Sang Dewi Bulan

Sang Dewi Bulan
Episode 27 " Meninggalkan Kediaman Jendral Li "


__ADS_3

" Jangan sakiti adikku, " ucap Jianying. Ia mendorong Yueyin menjauh dari Jiali.


" Jangan menguji kesabaranku, " ucap Yueyin dingin.


" Ini semua karena kau, dasar sampah. Kau adalah pembawa s*al, " Jianying ingin menyerang Yueyin menggunakan kekuatan spiritualnya. Tapi dengan cepat Yueyin menghindar, Yueyin sudah tidak bisa menahan diri, sudah cukup ia bersabar hanya untuk membuktikan bahwa pemilik tubuh tidak bersalah dan ia bisa membereskan mereka.


Yueyin tidak membalas perkataan Jianying, ia langsung menggunakan kekuatan spiritualnya untuk melukai Jianying, Jianying jatuh tersungkur, ia memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya. Jendral Li terkejut melihat kondisi Jianying yang sekarat, berbeda dengan Permaisuri Mei-yin yang sudah terkulai lemas karena di siksa Jendral Li. Yueyin mengeluarkan elemen apinya untuk membakar Jianying dan Jiali setelah itu misinya selesai, tapi entah mengapa tiba-tiba Yueyin merasa sedikit pusing ia terhuyung ke belakang, ada sesuatu yang ingin keluar dari tubuhnya.


" Akhh, " Yueyin sedikit berteriak.


' Yueyin? ' batin Yueyin/Jean.


Itu adalah Yueyin pemilik tubuh yang asli, ia memaksakan diri untuk keluar dari tubuhnya.


"Ini aku Dewi, " ucap Yueyin pemilik tubuh yang asli.


Readers untuk percakapan Yueyin dan Jean kita pake nama mereka masing-masing ajha ya, semoga kalian nggak bingung ya😊


Jean berbicara menggunakan batin, sedangkan Yueyin yag dalam bentuk roh berbicara secara langsung kepada Jean, karena tidak ada yang dapat melihat Yueyin selain Jean.


' Kenapa kau di sini? ' batin Jean


" Sudah cukup Dewi, aku merasa puas atas apa yang telah mereka dapatkan atas perbuatan mereka, " ucap Yueyin.


' Tapi aku belum membunuh mereka, apa kau akan melepaskannya begitu saja? ' batin Jean.


" Aku sudah memaafkan mereka Dewi, mereka juga sudah mendapatkannya. Aku sudah bisa pergi dengan tenang, " ucap Yueyin.


' Tapi bagaimana jika mereka mencari masalah kembali? ' batin Jean.


" Aku sudah akan pergi Dewi, maafkan mereka kali ini aku mohon Dewi. Jika suatu saat nanti mereka mencari masalah terhadap Dewi, aku serahkan mereka kepada Dewi, itu sudah menjadi urusan Dewi, " ucap Yueyin.


' Baiklah ' batin Jean.

__ADS_1


" Terima kasih Dewi, " Yueyin tersenyum dengan manis kepada Jean.


" Dewi. Sudah saatnya aku pergi, sekarang tubuhku sudah sepenuhnya menjadi milik Dewi. Terima kasih Dewi atas segalanya, " ucap Yueyin. Ia menatap Jean dengan senyuman dan air mata yang mengalir di pipinya.


Jean menatap kepergian Yueyin, ia tanpa sadar meneteskan air mata. Yueyin dengan perlahan mulai menghilang.


' Terima kasih Yueyin, semuanya ' batin Yueyin.


Yueyin tidak membalas, ia hanya tersenyum semakin manis dan menghilang sepenuhnya.


Nah sekarang kita kembali nyebut Jean dengan sebutan Yueyin ya😊


Setelah selesai berbicara dengan Yueyin yang asli. Yueyin kembali menatap Jianying dan Jiali yang sudah gemetar ketakutan melihat api di tangan Yueyin yang mereka yakini bahwa api spiritual yang di keluarkan oleh Yueyin memiliki tingkat yang tinggi. Yueyin mengembalikan api spiritualnya, ia tidak jadi melenyapkan Jianying dan Jiali atas permintaan pemilik tubuh.


" Kali ini aku mengampuni kalian, tapi jika kalian mencari masalah denganku? kupastikan, kalian tidak akan melihat hari esok, " ucap Yueyin dingin dan meninggalkan ruang keluarga Kediaman Jendral Li.


" Tunggu, " Jendral Li menghentikan langkah Yueyin.


Yueyin berhenti di depan pintu, ia berbalik melihat ke arah Jendral Li, menaikkan sebelah alisnya.


" Yin'er. Kau ingin kemana?, " ucap Jendral Li.


" Bukan urusanmu, " jawab Yueyin santai, ia sangat malas menanggapi Jendral Li.


" Yin'er. Ayah tau, Ayah sangat bersalah padamu. Ayah sudah tak memiliki kesempatan untuk meminta pengampunanmu, "


" Tapi dari lubuk hati Ayah yang paling dalam, Ayah menyesali semuanya. Ayah minta maaf Yin'er, Ayah minta maaf, " Jendral Li menangis, menyesali segala kesalahannya. Ia benar-benar menyesal. Tapi untuk apa? anaknya sudah tiada, yang berada di depannya bukanlah anaknya melainkan reinkarnasi Sang Dewi Bulan. Sudah sangat terlambat untuk minta maaf.


" Jendral Li. Aku sudah memintamu untuk minta maaf padaku sebelum semua kebenaran terungkap, tapi kau tidak melakukannya, " Yueyin menarik nafas dan menghembuskannya secara kasar.


" Jujur saja bukan aku yang membutuhkan kata maaf darimu, aku sama sekali tidak membutuhkannya. Semuanya sudah terlmbat, " Yueyin kembali melangkahkan kakinya pergi meninggalkan ruang keluarga.


Yueyin telah tiba di Paviliun Dingin yang selama ini ia tempati, Yueyin hanya mengambil beberapa potong hanfu dan pergi meninggalkan Kediaman Jendral Li. Sudah waktunya untuk mencari pedang miliknya yang di segel selama ratusan tahun. Perjalanan Yueyin akan semakin sulit kedepannya, entah rintangan sulit apa yang akan di laluinya. Tapi itu dapat membuatnya menjadi gadis yang lebih kuat lagi, apapun rintangannya Yueyin mampu menghadapinya.

__ADS_1


Yueyin sudah berada di sebuah penginapan, perbatasan Kerajaan Qin. Yueyin ingin menginap selama 1 minggu, ia ingin belajar Alkemis di dalam Dimensinya. Mengingat bahwa Tetua Yu Zhuting sangat di hormati, sepertinya para Alkemis sangat berpengaruh, pikir Yueyin.


" Selamat datang Nona. Ada yang bisa saya bantu?, " tanya pelayan itu.


" Aku ingin kamar yang terbaik, " jawab Yueyin.


" Tentu saja Nona. Kalau Nona berkenan kami juga memiliki pelayanan untuk kamar istimewa (VIP), " ucap pelayan itu.


" Tidak perlu. Aku hanya membutuhkan kamar. Aku akan memesan makanan untuk makan malam. Tolong antarkan ke kamarku, " ucap Yueyin.


" Baiklah Nona. Silahkan, " ucap pelayan itu.


Pelayan itu mengantar Yueyin menuju kamar yang berada di lantai dua, pelayan itu membuka kamar yang akan di tempati oleh Yueyin.


" Bagaimana Nona, " tanya pelayan itu kepada Yueyin.


" Bagus. Aku ambil kamar ini, " ucap Yueyin.


" Baiklah Nona, " ucap pelayan itu.


Yueyin memberikan beberapa koin emas kepada pelayan itu, ia juga mengatakan bahwa akan menginap selama seminggu. Tentu saja pelayan itu merasa senang, karena Yueyin orang yang royal karena memberikan tips yang banyak untuknya.


" Aku ingin membersihkan diri, tolong siapkan air untukku, " ucap Yueyin.


" Baiklah Nona. Akan segera kami siapkan, kalau begitu saya undur diri Nona. Ini kunci kamarnya, " ucap pelayan itu.


" hmmm, " Yueyin hanya menjawab dengan deheman.


Pelayan itu pergi meninggalkan Yueyin dan menyuruh pelayan lainnya menyiapkan air untuk Yueyin.


Yueyin telah selesai membersihkan diri dan juga telah menyelesaikan makan malamnya, sekarang ia akan masuk ke dalam dimensinya, untuk berlatih menjadi seorang Alkemis.


Yueyin telah berada di dalam dimensinya, ia sudah mengatakan niatnya kepada Huli Jing dan Long Qiang. Mereka berdua tidak keberatan membantu Yueyin, menurut mereka Yueyin adalah seorang monster kultivasi, karena selalu dengan cepat memahami apa yang di jelaskan di dalam buku.

__ADS_1


Untuk belajar menjadi seorang Alkemis lebih sulit jika dibandingkan dengan belajar berkultivasi. Seorang Alkemis harus memiliki kekuatan mental yang kuat, untuk membuat sebuah pil yang berkualitas. Semakin tinggi kekuatan mentalmu semakin tinggi pula kualitas pil yang akan di buat.


__ADS_2