
Yueyin dan kedua temannya menuju ke perguruan Bulan Sabit, saat di tengah perjalanan, mereka menggunakan teleportasi untuk sampai lebih cepat. Semua dendam yang telah ditahan selama seribu tahun akan terbalaskan, semua kebencian yang dipendam selama seribu tahun akan dituntaskan, ini adalah saat yang paling dinantikan oleh Yueyin dan kedua sahabatnya, oh, bukan hanya dua melainkan tiga sahabatnya, mereka akan membebaskannya dan bersama-sama membalaskan dendam. Semua luka dan pengkhiantan yang ia terima akan ia balaskan berkali-kali lipat, ia di kurung selama seribu tahun, Pedang Rohnya di tahan, sahabatnya dilukai dengan sangat parah, kebenciannya tidak dapat terbendung lagi.
Mereka telah sampai di perguruan Bulan Sabit, perguruan Bulan Sabit di jaga ketat oleh para kultivator, sayangnya para kultivator itu, tidak dapat merasakan kehadiran Yueyin dan kedua sahabatnya.
" Hei, " salah satu kultivator yang menjaga, memanggil temannya.
" Ada apa?, " tanya kultivator lainnya.
" Entah mengapa, perasaanku jadi tak enak, malam ini hawanya terasa berbeda, " jawab kultivator itu.
Temannya mengerutkan keningnya
" Hanya perasaanmu saja, jangan memikirkan hal yang tidak-tidak, jaga saja yang benar, " ucap teman kultivator itu.
" Sepertinya kau benar, mungkin karna kita akan menghadapi Dewi Bulan, aku sedikit khawatir, " ucapnya menanggapi temannya.
Yueyin dan kedua sahabatnya dengan mudah melewati penjaga, mereka menggunakan teleportasi menuju ke tempat pedang Cahaya Bulan yang disimpan. Ternyata disana terdapat banyak sekali kultivator tingkat tinggi yang menjaga, salah satunya Kaisar Wang.
Pedang Bulan Sabit bergetar sangat hebat, bahkan rantai yang mengikat pedang tersebut hampir terlepas, para kultivator yang menyadari keanehan langsung dengan sigap mengambil senjata dan melihat ke sekeliling.
" Mengapa pedangnya bergetar sangat hebat?, " tanya Pangeran Dunrui.
" Dewi Bulan telah datang, " jawab Kaisar Wang. Setelah mendengar ucapan Kaisar Wang, atmosfir di dalam ruangan menjadi tegang, beberapa kultivator bahkan tidak bisa menyembunyikan rasa ketakutan mereka.
__ADS_1
" Ha ha ha ha, " tawa Yueyin yang menakutkan.
" Aku tidak tau, bahwa Kaisar Wang sangat hebat, bahkan dapat menyadari keberadaanku, " melanjutkan ucapannya dengan dingin.
Semua orang sedikit panik, suara Yueyin bergema di seluruh ruangan, tapi keberadaannya tidak diketahui, hanya suaranya yang terdengar.
" Dewi Bulan, " gumam tetua Ho yang masih bisa di dengar.
Pintu terbuka lebar, menampilkan sosok cantik dan menawan dengan kekuatan yang mengesankan, disamping kiri dan kanannya terdapat dua orang pria yang sangat tampan, tak kalah menawan dengan kekuatan yang sama mengesankan. Semua orang terbelalak melihat tiga sosok yang sangat menawan, kali ini Yueyin dan kedua sahabatnya tidak lagi menggunakan topeng, mereka secara terang-terangan menunjukkan jati diri mereka. Pangeran Dunrui bahkan tidak bisa mengendalikan ekspresi wajahnya, ia benar-benar terpesona.
" Lama tidak berjumpa Kaisar Wang, " sapa Yueyin dengan senyum manisnya dengan tatapan yang tajam, Yueyin melirik sekilas pedangnya yang di rantai.
" Dewi Bulan, " gumam Kaisar Wang.
" Dewi, aku tau, kesalahanku dimasa lalu tak dapat dimaafkan, tetapi aku tidak bisa membiarkanmu membawa kehancuran bagi tiga dunia, " ucap Kaisar Wang dengan rasa bersalah.
" Benarkah? mengapa saat melakukannya dimasa lalu, kau tidak berpikir sebanyak itu?, " tanya Yueyin dengan dingin.
" A.. aku, " Kaisar Wang tak dapat menajawabnya, dulu ia masih sangat muda, ia tidak berpikir sampai sejauh itu, yang saat itu ia pikirkan hanya untuk menaklukkan Dewi Bulan.
" Bukankah sekarang sudah terlambat untuk menyesalinya?, " tanya Yueyin dingin.
" Kaisar Wang jangan berpikir begitu banyak, Dewi hanya ingin melihat kau dan seluruh orang yang terlibat dimasa lalu mati dengan mengenaskan, " Ucap Huli Jing, dengan wajah datar dan tatapan tajamnya. Pangeran Dunrui bahkan sedikit kesulitan menahan aura ketiga orang itu.
__ADS_1
" Jaga ucapanmu, " ucap Pangeran Dunrui dengan menahan amarahnya.
" Pangeran Dunrui bukan? jika kau ingin hidup, jangan terlalu jauh, " ucap Huli Jing.
" K.. kau, " ucap Pangeran Dunrui tertahan.
" Tidak perlu banyak basa-basi, aku kesini untuk mengambil pedangku dan membunuh Kaisar Wang, siapapun yang berani menghalangiku, akan mati, " ucap Yueyin dingin. Ia bahkan tak menunggu jawaban dan langsung menyerang, beberapa kultivator yang tidak siap, terpental jauh dan menabrak dinding.
Huli Jing dan Long Qiang juga menyerang, mereka tidak ingin membuang waktu, mereka dengan cepat membunuh banyak kultivator. Banyak kultivator hebat yang terbunuh, pertarungan terjadi dengan sangat cepat, sekarang hanya menyisahkan beberapa kultivator, diantaranya ada, Pangeran Dunrui, Pangeran Qin Jun, Jendral Bai, Bai Chyou, Lingling, tetua Ho, Kaisar Wang dan dua tetua lainnya dari perguruan Harimau Putih.
" Sial, bagaimana bisa mereka secepat itu?, " ucap Lingling. Ia sedikit gugup dan juga takut, ia tau bahwa kekuatan mereka tidak cukup untuk bertarung lagi.
" Bereskan mereka, " titah Yueyin.
" Baik Nona, " jawab Huli Jing dan Long Qiang.
Yueyin menuju ke altar, tempat pedang Cahaya Bulan disegel, ia membaca mantra dan membuka segelnya, pedang Cahaya Bulan melayang di depan Yueyin, Yueyin menggigit salah satu jarinya hingga berdarah, ia meneteskan darahnya pada pedang Cahaya Bulan.
" Kau telah bebas, bergabunglah, " ucap Yueyin. Pedang Cahaya Bulan mengeluarkan cahaya yang sangat terang, mereka yang sedang bertarung melihat kearah Yueyin, dan pedang Cahaya Bulan sudah berada di tangannya.
" Celaka, kita tidak dapat menghentikan bencana, kekuatannya telah sempurna, " ucap tetua Ho.
" Selamat Dewi, sekarang tidak ada yang bisa menghalangi Dewi, " ucap Huli Jing dan Long Qiang. Akhirnya semuanya akan selesai.
__ADS_1