Sang Dewi Bulan

Sang Dewi Bulan
Episode 18 " Sebuah Penjelasan "


__ADS_3

" Benar Dewi, saya bisa berubah menjadi manusia karena saya adalah mahkluk Ilahi. Tapi... " Rubah itu berhenti sejenak, terlihat raut sedih di wajahnya.


" Tapi kenapa?, " tanya Jean, penasaran.


" Tapi sekarang kekuatanku sangat lemah, aku tak bisa berbuat banyak, " ucap Rubah itu, dengan raut wajah yang masih sedih.


" Mengapa? Ah tidak, maksudku, mengapa kekuatanmu melemah?, " tanya jean masih dengan wajah penasarannya. Baru kali ini Jean banyak bicara. Entah mengapa Jean merasa nyaman berada di tempat itu, ia merasa seperti sudah sangat akrab dengan tempat itu dan Rubah yang sedang berbicara dengannya itu membuatnya merasa nyaman sehingga tanpa sadar ia mulai banyak bicara.


" Karna Dewi belum menjadi kuat, sehingga kami pun belum bisa menjadi kuat, " ucap Rubah itu.


" Kami? apa masih ada lagi yang sepertimu?, " tanya Jean. Jean semakin penasaran walaupun dengan wajah yang tetap datar.


" Lalu? apa maksudmu Dewi belum menjadi kuat? siapa Dewi yang kau maksud?, " Jean melanjutkan pertanyaannya.


" Benar Dewi, masih ada hewan lainnya disini, tapi dia adalah makhluk Legenda Ilahi, " ucap Rubah itu. Rubah itu berhenti sejenak sebelum melanjutkan ucapannya.


" Tentu saja Dewi yang di maksud adalah Nona, "


" Aku? apa maksudmu? aku hanya manusia biasa, " tanya Jean. Ia tidak mengerti sama sekali apa yang di katakan Rubah itu.


" Dewi aku tau kau pasti kebingunan dengan semua keadaan ini, " ucap Rubah itu.


" Berhentilah berbasa-basi sebaiknya kau jelaskan dengan benar, dan berhentilah memanggilku dengan sebutan Dewi, itu sangat mengganggu pendengaranku, " ucap Jean. Sebenarnya Jean cukup risih dengan panggilan Dewi makanya ia menyuruh rubah itu untuk tidak memanggilnya dengan sebutan Dewi.


" Aku akan menjelaskannya tapi aku harus memanggilmu dengan sebutan apa?, " tanya Rubah itu.


" Nona saja, " jawab Jean singkat.


" Baik Nona, " ucap Rubah itu.


* Penjelasan*


Sang Dewi Bulan adalah Dewi yang sangat di kagumi di 3 dunia, dunia Langit, dunia Manusia dan dunia Iblis. Kecantikan Dewi yang sangat memikat membuat para pria berusaha mendapatkan dirinya, dan menjadikannya sebagai Permaisuri. Tapi Dewi tidak pernah memikirkan untuk memiliki kekasih apalagi bersuami. Putra Mahkota dari Kekaisaran Langit sangat menyukai Dewi, tapi Dewi tidak menyukainya. Bukan hanya Putra Mahkota saja yang di tolak Dewi, masih ada Kaisar Wang dari dunia Manusia yang terkenal tampan dan kejam dan Pangeran Fenghao Putra Mahkota dari dunia Iblis dan masih banyak pria berpengaruh lainnya. Dewi hanya ingin sendiri bersama dengan 3 hewan kesayangan Dewi, Dewi juga yang bertanggung jawab untuk menjaga Pohon Kehidupan. Dewi adalah orang yang dingin dan kejam tapi Dewi tidak pernah membunuh orang yang tidak bersalah, Dewi selalu menegakan keadilan dengan membunuh parah pendosa. Tapi bagi mereka Dewi adalah orang yang sangat kejam dan bengis tanpa memiliki belas kasihan bagi para pendosa.

__ADS_1


Mereka semua berusaha untuk menemukan keselahan dari Dewi, mereka menuduh Dewi adalah orang yang tak punya hati dan sangat jahat, tidak memiliki rasa kasih sayang dan melakukan semua sesuka hatinya. Padahal semua itu tidak benar, mereka sama sekali tidak mengetahui sifat Dewi yang sebenarnya, karna Dewi tidak ingin dekat dengan siapapun.


Sehingga para orang terkuat dari 3 dunia berencana untuk menyingkirkan Dewi, Dewi adalah orang terkuat dan memiliki tingkat spiritual yang paling tinggi dan hanya Sang Dewi Bulanlah yang memiliki Dantian Emas dan Elemen Pelangi, sekalipun itu adalah Kaisar Langit, dia tak bisa menyinggung Dewi. Mereka menggunakan mantra terlarang dan menggambar pola array yang rumit, mereka bermaksud membunuh Dewi dan menyegel jiwa Dewi agar tidak bisa bereinkarnasi kembali. Mereka juga menyegel Pedang Cahaya Bulan milik Dewi, Pedang Cahaya Bulan memiliki hewan penjaganya yaitu makhluk Legenda Ilahi. Maka dari itu mereka tidak bisa menghancurkan pedang itu karna Pedang Cahaya Bulan telah menyatu dengan makhluk Legenda Ilahi.


Tapi siapa yang menyangka? walaupun jiwa Sang Dewi Bulan tak bisa bereinkarnasi di dunia ini, tapi bisa bereinkarnasi di masa depan. Gadis yang bernama Yueyin Lian, dia melakukan mantra terlarang dan menggambar pola array untuk memanggil jiwa Sang Dewi Bulan dan membalaskan dendamnya, dan sekarang Nona yang menempati raganya, yang berarti Nona adalah reinkarnasi dari Sang Dewi Bulan.


Bukan tanpa sebab, karna Nona dapat masuk ke kediaman Sang Dewi Bulan yang hilang bersama dengan terkurungnya jiwa Dewi selama ratusan tahun, bukan hanya itu tanda bulan di kening Nona menandakan bahwa Nona adalah Sang Dewi Bulan. Nona juga memiliki Elemen Pelangi dan Dantian Emas, itu sudah membuktikan identitas Nona yang sebenarnya.


Tapi Nona, anda memiliki banyak tugas yang harus di selesikan. Pertama Nona harus menjadi kuat, kedua membalaskan dendam Yueyin Lian dan yang ketiga menemukan Pedang Cahaya Bulan.


* Penjelasan selesai*


Jean hanya mengangguk, pertanda mengerti. Tapi ada yang sedikit mengganjal sehingga ia kembali bertanya.


" Dari mana kau tau, kalau Yueyin melalukan mantra terlarang dan aku berasal dari masa depan?, " tanya Jean penuh selidik.


" Tentu saja kami tau Nona, kami adalah hewan kontrakmu, kami berada bersamamu sebelum Nona dilahirkan di masa depan. Tentu saja kami mengetahuinya, " ucap Rubah itu sambil tersenyum.


" Kami tidak bisa melakukan itu Nona, tubuh Nona sangat lemah, Nona juga belum berkultivasi dan membentuk Dantian. Bukan hanya itu, tanda Bulan yang berada di kening Nona belum muncul saat itu, sehingga kami tidak bisa membawa Nona kesini, " ucap Rubah itu memberi penjelasan.


" Baiklah aku mengerti, lalu bagaimana untuk menghilangkan tanda Bulan ini? tidak mungkin aku kembali dengan tanda di keningku, " tanya Jean.


" Nona tak perlu khawatir, tanda itu bisa hilang sesuai keinginan Nona, Nona hanya perlu memegang tanda Bulan itu lalu fokuskan pikiran, maka tanda itu akan menghilang, jika Nona ingin masuk ketempat ini Nona hanya perlu melakukan hal yang sama, " ucap Rubah itu.


" Lalu apa nama tempat ini, " tanya Jean.


" Ini adalah Kediaman Bulan Biru milik anda Nona, sebelum Nona bereinkarnasi, " ucap Rubah itu.


" Oh, nama yang bagus, " ucap Jean memuji nama tempat itu.


" Oh iya, namaku Jean Wiliam, kau bisa memanggilku Jean. Siapa namamu?, " tanya Jean.


" Saya tidak berani memanggil nama Nona secara langsung, itu tidak sopan dan saya belum memiliki nama Nona, " ucap Rubah itu.

__ADS_1


" Kalau begitu panggil Nona saja. Belum memiliki nama? lalu Sang Dewi Bulan yang sebelumnya tidak memberimu nama?, " tanya Jean.


" Baik Nona. Saya memang memilik nama Nona dari Sang Dewi Bulan yang sebelumnya. Tapi Nona adalah Dewi yang sekarang, sehingga kami akan di beri nama sesuai keinginan Nona, " ucap Rubah itu menjelaskan situasinya.


" Oh begitu. Lalu kalau aku memberimu nama apa kau akan jadi hewan kontrakku?, " tanya Jean.


" Bukan hanya saya Nona tapi kami bertiga memang sudah menjadi hewan kontrak Nona, Nona tidak perlu mengontrak kami lagi, " ucap Rubah itu.


" Jadi, maksudmu entah aku memberikan nama ataupun tidak, kalian tetap jadi hewan kontrakku?, " tanya Jean untuk memastikan.


" Itu benar Nona, karna kita sudah terikat sejak dulu, jadi walaupun Nona bereinkarnasi sebanyak apapun kami tetap menjadi hewan kontrak Nona, " ucap Rubah itu.


" Oh, jadi memberi nama itu, hanya formalitas saja?, " ucap Jean.


" Itu benar Nona, " jawab Rubah itu sambil tersenyum.


" Tapi aku tidak pandai memberi nama, nama apa yang cocok untukmu? aku bingung, " ucap Jean.


Jean mulai memikirkan nama yang cocok untuk Rubah berekor 9 itu.


" Bagaimana kalau Huli Jing?, " tanya Jean. Jean memberi nama itu bukan tanpa alasan, Rubah itu mirip seperti hewan mitologi yang ada di dalam buku yang pernah ia baca.


" Baik Nona, saya menyukai nama itu, " jawab Huli dengan gembira.


" Baiklah Kalau begitu, mulai sekarang namamu Huli Jing, aku akan memanggilmu dengan sebutan Huli, " ucap Jean.


" Baik Nona, " jawab Huli.


Huli Jing ( Rubah Berekor Sembilan )



** jangan lupa vote, like dan koment ya readers😊 supaya authornya tetap semangat😊**

__ADS_1


__ADS_2