
Setelah pedang Cahaya Bulan berada ditangan Yueyin, Yueyin membantu Huli Jing dan Long Qiang untuk bertarung, pertarungan mereka semakin intens, Lingling dan dua tetua dari perguruan Harimau Putih telah terbunuh.
" Kaisar Wang, ajalmu telah tiba, " ucap Yueyin dingin.
Yueyin mengayunkan pedangnya kearah Kaisar Wang, tetapi tiba-tiba ada yang menghalanginya, Kaisar Langit dan Kaisar Iblis tiba bersama pasukannya.
" Dewi Bulan, " Panggil Kaisar bawah (Iblis)
Yueyin menatap tajam dua Kaisar yang ada didepannya.
" Kebetulan yang sangat tepat, karena kalian para pengkhianat telah berkumpul, aku akan memusnahkan kalian sekaligus, " ucap Yueyin dingin.
" Tunggu. Dewi, tolong dengarkan kami, tiga dunia akan hancur, bila kita bertarung, " ucap Kaisar atas (Langit). Ia bahkan membawa Jendral Langit terbaik.
" Tidak usah banyak omong kosong, Phoenix keluarlah, " ucap Yueyin, ia mengeluarkan Phoenix dari pedang Cahaya Bulan, muncullah pria tampan disamping Yueyin.
" Salam pada Sang Dewi Bulan, " ucap Phoenix.
" Hari ini, entah aku yang akan mati atau kalian yang akan mati, tidak ada yang bisa menghalangi balas dendamku, " ucap Yueyin dingin.
Pertarungan benar-benar tidak bisa dihindarkan, Yueyin benar-benar membalaskan dendamnya, ketiga sahabatnya melawan para prajurit dari tiga dunia, sedangkan Yueyin melawan tiga Kaisar dari tiga dunia, tidak ada yang bisa menghentikannya.
*Disisi Lain
" Kehancuran tidak bisa dihindarkan, dendam akan terbalaskan, sesuai dengan ramalan, " ucap seorang pria tampan, ia sedang melihat tentang buku kehidupan.
" Salam pada Sang Dewa Bintang, " ucap seorang pelayan.
" Dewa, sesuai dengan ramalan, Dewi Bulan telah kembali, " ucap pelayan itu.
__ADS_1
" Aku tau, tidak bisa menghentikannya, biarkan sesuai takdir, " ucap Dewa Bintang, menghela nafas panjang.
" Kita hanya bisa berharap, Dewi Bulan bisa berubah pikiran dan tidak menghancurkan tiga dunia, " lanjut Dewa Bintang.
Kita tinggalkan Dewa Bintang dengan harapannya. Para prajurit dari dunia bawah (iblis) dan dunia atas (langit) hampir semua telah dibunuh, sudah dikatakan bahwa tidak ada yang bisa mengalahkan Dewi Bulan, jika bukan karna trik kotor mereka dimasa lalu, apakah mereka bisa menghadapi Dewi Bulan secara langsung.
" TERIMALAH AJAL KALIAN, " teriak Yueyin, ia mengarahkan pedangnya pada ketiga Kaisar. Ketiga Kaisar terpental jauh, Kaisar Wang yang telah bertarung cukup lama akhirnya terbunuh, Yueyin mengarahkan pedangnya kearah Kaisar Wang yang telah tiada dan menebas lehernya, kepala Kaisar Wang menggelinding dan mengenai kaki putranya.
" AYAH, " teriak Pangeran Dunrui.
" DEWI BULAN, BAGAIMANA BISA KAU BEGITU KEJAM?, " Pengeran Dunrui kembali berteriak.
" Kejam kau bilang? ha ha ha, " tanya Yueyin disertai tawa dingin.
" Karna aku begitu kejam, aku akan menunjukkan pada kalian seberapa kejam diriku, " ucap Yueyin kembali menyerang.
" Ayah bertahanlah, aku mohon, " ucap Bai Chyou, ia menangis melihat Ayahnya.
" A'Chyou, bertahanlah nak, uhuk.. uhuk.. Dewi Bulan dan yang lainnya adalah temanmu, mintalah pengampunan, uhuk.. uhuk.. dan kau akan selamat, " ucap Jendral Bai, ia mengeluarkan seteguk darah segar.
" Ayah. Tidak, aku mohon jangan, " Bai Chyou terus menangis, ia menggelengkan kepalanya.
" Tidak Ayah, aku mohon, " ucap Bai Chyou lirih.
Jendral Bai telah meninggal dunia, Bai Chyou tidak dapat mempercayainya, Ayahnya telah tiada ditangan orang yang ia anggap sebagai teman.
" Kenapa? KENAPA?, " teriak Bai Chyou, ia menangis dengan histeris. Belum selesai dengan kematian Jendral Bai, kini tetua Ho yang telah tiada. Pangeran Qin Jun benar-benar shock, ia tak menyangka ternyata melawan Dewi Bulan adalah kata lain yang berarti menyerahkan nyawa. Satu persatu telah mati, bahkan Jendral Langit pun telah tiada, ketiga pria tampan itu benar-benar brutal dan gila, mereka menghabisi para kultivator dengan bringas dan cepat.
" Tuan, kenapa kau melakukan ini? bukankah kita teman?, " tanya Bai Chyou dengan sorot kekecewaan.
__ADS_1
" Dari awal aku sudah mengatakan, bila Ayahmu menghalangi jalan Nona kami, jangan salahkan kami untuk membereskannya, jika kau masih ingin hidup, kami bisa membiarkanmu pergi, mengingat ada sedikit kedekatan diantara kita, " ucap Huli Jing datar, ia tidak menunjukkan keramahan sama sekali.
" Bagaimana bisa aku tidak membalas kematian Ayahku?, " ucap Bai Chyou penuh amarah.
" Kalau begitu aku tidak akan segan untuk membereskanmu, karna kau menghalangi jalan Nonaku, " ucap Huli Jing.
Bai Chyou tidak menyangka, semuanya akan seperti ini, ia menganggap Yueyin dan kedua sahabatnya sebagai temannya, tapi ternyata mereka adalah orang yang menghancurkan segalanya, sebelum bertarung, Bai Chyou menutup matanya mengingat kembali kenangan bersama Yueyin dan kedua sahabatnya, dan juga mengingat kenangan tentang dirinya dan Ayahnya, Huli Jing memberikan waktu untuk Bai Chyou. Bai Chyou membuka matanya dan mulai menyerang Huli Jing, belum sampe tiga jurus, Bai Chyou telah dibunuh, Bai Chyou berlutut dan terjatuh ditanah, Huli Jing menaruhnya ditempat lain, sedikit jauh dari tempat pertarungan. Sekarang hanya tersisa Pangeran Dunrui, Pangeran Qin Jun, Kaisar Langit dan Kaisar Iblis.
" Dewi Bulan, apa ini yang kau inginkan? kau ingin menghancurkan tiga dunia?, " tanya Kaisar Iblis.
" Kau tau aku sangat mencintaimu, tidak bisakah kau berubah pikiran?, " lanjut Kaisar Iblis dengan sedih.
" Mencintaiku? kalau kau mencintaiku, kau tidak akan mengkhianatiku, dan bersekutu untuk membunuhku, cintamu hanya omong kosong, " ucap Yueyin Dingin.
Kaisar Iblis dan Kaisar Langit sudah tidak bisa bertarung lagi, kekuatan mereka tidak bisa melawan Dewi Bulan, mereka hanya bisa pasrah dengan keadaan.
" Sudah waktunya kalian menyusul Kaisar Wang, " lanjut Yueyin dingin.
Yueyin mengarahkan pedangnya pada Kaisar Iblis dan Kaisar Langit, dan pada saat itu takdir telah ditentukan, Kaisar Iblis dan Kaisar Langit telah tiada, sama seperti Kaisar Wang, Yueyin menebas leher kedua Kaisar itu. Sekarang hanya tersisa Pangeran Qin dan Pangeran Dunrui. Yueyin melihat kearah dua Pangeran itu.
" Aku bisa membebaskan kalian berdua, tetapi jika kalian berusaha melakukan hal sama seperti ketiga Kaisar, aku tidak akan membiarkan kalian hidup, " ucap Yueyin dingin.
" Kami ingin hidup, " jawab kedua Pangeran.
Pangeran Dunrui dan Pangeran Qin Jun mengerti, ini bukan sepenuhnya salah Dewi Bulan, jika bukan karena pengkhianatan dimasa lalu, bagaimana mungkin ia bisa sekejam ini. Ini adalah dendam dimasa lalu, dan mereka masih memiliki tanggung jawab untuk Kekaisara dan Kerajaan. Mereka sendiri tidak mengetahui kejadian seperti apa yang terjadi dimasa lalu yang sebenarnya, karena Dewi Bulan telah membalaskan dendamnya, mereka berpikir untuk tidak melakukan hal bodoh, bagaimanapun, para Kaisarlah yang terlebih dulu mengusik Dewi Bulan.
" Kembalilah, semuanya telah selesai, " ucap Yueyin dingin.
Ia dan ketiga sahabatnya pergi meninggalkan Pangeran Dunrui dan Pangeran Qin Jun. Setelah Yueyin dan ketiga sahabatnya pergi, Pangeran Dunrui dan Pangeran Qin Jun memberi kabar pada tiga dunia, bahwa Kaisar dari tiga dunia telah tiada, dan seperti ramalan, tiga dunia sangat kacau setelah meninggalnya tiga Kaisar, tetapi mereka harusnya bersyukur, bahwa ramalan tidak sepenuhnya benar, Dewi Bulan tidak menghancurkan tiga dunia.
__ADS_1