Sang Dewi Bulan

Sang Dewi Bulan
Episode 25 " Permintaan "


__ADS_3

Sebelum menyerahkan hadiah kepada Kaisar Qin, ada seorang penari yang mempersembahkan sebuah tarian yang sangat indah, wajahnya juga cantik membuat para pria bahkan Kaisar Qin pun terpana melihat penari itu, tapi tidak dengan Putra Mahkota Dunrui dan Yueyin.


Yueyin tersenyum licik di balik cadarnya.


' Akhirnya, dia muncul ' batin Yueyin.


Penari itu telah selesai membawakan tariannya, tapi sebelum ia meninggalkan tempat itu, Jendral Li telah menghentikannya. Semua orang yang berada disitu menatap heran kepada Jendral Li, apa Jendral Li menyukai penari itu? Jianying dan Jiali tidak mengerti apa yang di lakukan Ayahnya. Berbeda dengan Permaisuri Mei-yin, ia terlihat sangat cemas, entah apa yang sedang ia cemaskan.


" Suamiku, apa yang sedang kau lakukan?, " tanya Permaisuri Mei-yin dengan lembut.


" Bukankah kau Xiaorui? Pelayan pribadi Istriku?, " tanya Jendral Li kepada penari itu.


Penari itu sangat ketakutan saat melihat Permaisuri Mei-yin, ia tak menyangka bahwa Jendral Li dapat mengenalinya setelah 8 tahun lamanya ia tak menunjukkan wajahnya. Ia terpaksa mengikuti rombongan tari ke Istana karna membutuhkan uang, tapi siapa sangka bahwa ini adalah kesialan yang tak dapat ia hindarkan.


Dulu, Jendral Li ingin menyelidiki kasus kematian Istri pertamanya, hanya saja pelayan pribadi istrinya tiba-tiba menghilang setelah memberikan kesaksian bahwa Yueyin yang meracuni Ibunya. Setelah itu Jendral Li tidak bisa menemukan bukti apapun dan berakhir dengan Yueyinlah yang di tuduh meracuni Istri pertamanya, dan Jendral Li tidak lagi memperpanjang kasus kematian Istrinya.


" Tuan, apa yang anda maksud? sepertinya ada salah orang, " ucap Xiaorui mencoba setenang mungkin.


" Aku tidak mungkin salah mengenali orang, terlebih kau yang melayani Istriku Li An Kangjian. Mana mungkin aku salah?, " ucap Jendral Li.


Yueyin sudah berdiri dari tempat duduknya, menuju kearah Jendral Li.


" Tapi Tuan, bisa saja anda salah mengenali orang, " ucap Xiaorui mengelak.


" Apa yang di katakan Jendral Li itu benar, kau memang pelayan pribadi Ibuku Xiaorui. Sejak kecil aku selalu bersama Ibuku, aku sangat mengenal wajah pelayan yang selalu berada disisi Ibuku. Bagaimana mungkin aku tidak mengenalmu?, " ucap Yueyin dengan dingin.


" Apa kau Yueyin? Kaulah yang membunuh Ibumu dengan meracuninya, " ucap Xiaorui dengan lantang.


Semua orang yang berada di pesta itu menjadi gaduh, banyak orang yang mulai berbisik bisik membicarakan Keluarga Jendral Li. Putra Mahkota Dunrui tak percaya dengan apa yang ia dengar, ia sangat terkejut.


Yueyin tidak peduli dengan apa yang mereka katakan.


" Bukankah kau mengatakan bahwa kau bukanlah Xiaorui, lalu bagaimana kau tau bahwa aku yang membunuh Ibuku?, " ucap Yueyin dengan dingin.


" itu.. it.. itu karna aku tidak ingin ikut campur dalam masalah Keluarga Jendral Li, " ucap Xiaorui dengan gugup.


" Tidak ingin ikut campur? bukankah kau sudah masuk kedalamnya? bagaimana bisa kau melarikan diri begitu saja?, " tanya Yueyin, semakin dingin.


" Yueyin cukup. Jelas-jelas kaulah yang memberi teh itu kepada Ibumu, tentu saja kau yang harus bertanggung jawab atas kematian Istriku, " ucap Jendral Li dingin.


Yueyin memukul pundak Xiaorui hingga pingsan, mereka terkejut dengan tindakan Yueyin, gerakannya sangat cepat, hingga mereka tidak memperhatikannya. Ia juga memberikan perlindungan kepada Xiaorui, agar tidak ada yang menyentuh atau membunuhnya sebelum semua kebenaran terungkap.


" Jendral Li. Aku memberikan satu kesempatan untukmu, agar meminta maaf padaku, ini kesempatan terakhirmu. Tapi jika semua kebenarannya telah terungkap, kau tidak perlu meminta maaf padaku lagi, karna aku tidak akan menerimanya. Pikirkan itu, " ucap Yueyin dengan dingin.


Jendral Li merasa dilema, ia bingung harus berbuat apa, meminta maaf tapi Yueyinlah yang meracuni Istrinya, Yueyin yang memberikan teh beracun itu. Tapi bagaimana jika ia hanya di jebak, apa aku sudah salah menilainya? Jendral Li bergumul dengan hati dan pikirannya.


" Yang Mulia, maaf atas kelancanganku. Aku tau, hari ini aku hadir bukan hanya untuk merayakan hari ulang tahunmu, tapi juga pembatalan pertunanganku dengan Putra Mahkota Yongsheng. Aku akan menyetujui pembatalan pertunangan ini, tapi aku memiliki 2 syarat, " ucap Yueyin.


" Lancang, siapa kau berani berbicara seperti itu kepada Ayahku?, " ucap Yongsheng dengan marah.

__ADS_1


" Aku hanya melakukan transaksi yang mengutungkan, bukankah kau sangat ingin pembatalan pertunangan kita dan menikahi Jianying? lalu di mana letak kesalahannya?, " ucap Yueyin.


" Dasar gadis sampah, kau pikir Ayahku akan menuruti gadis yang tak tau malu sepertimu?, " ucap Putra Mahkota Yongsheng dengan marah.


Putra Mahkota Dunrui menunjukkan wajah tak senangnya akan perkataan Putra Mahkota Yongsheng kepada Yueyin.


" Putra Mahkota Yongsheng. Jaga ucapanmu, kau hanya seorang Putra Mahkota, kau tidak akan bisa mengeluarkan Dekrit yang aku inginkan. Kau masih berada di level rendah di bawah Ayahmu, " ucap Yueyin dengan dingin dan tegas.


JLEB..


Kata-kata Yueyin seperti menusuk hati Putra Mahkota Yongsheng, ia merasa sangat marah tapi juga malu akan perkataan Yueyin. Bisa-bisanya ia di hina oleh gadis sampah seperti Yueyin.


Para tamu yang hadirpun tersenyum mendengar ucapan Yueyin yang menghina Puta Mahkota Yongsheng, Tapi senyuman mereka tidak bertahan lama.


" Kau. . . . , " ucapan Putra Mahkota Yongsheng terhenti.


" Cukup. Putra Mahkota biarkan saja, " ucap Kaisar Qin.


" Tapi, Ayahanda, " ucapan Putra Mahkota Yongsheng kembali terhenti.


" Apa yang kau inginkan?, " tanya Kaisar Qin kepada Yueyin.


" Baiklah. Aku ingin Yang Mulia mengeluarkan Dekrit yang berisi bahwa aku tidak akan menikah dengan pria manapun, kecuali aku yang menginginkannya. Apa Yang Mulia bisa melakukannya?, " tanya Yueyin.


" Apa?, " Kaisar Qin terkejut mendengar permintaan Yueyin.


Semua orangpun sama halnya dengan Kaisar Qin. Sangat terkejut, menurut mereka permintaan dari Yueyin sangat aneh untuk seorang gadis yang belum menikah.


" Diamlah, " ucap Putra Mahkota Dunrui kepada Xiaofeng.


" Maaf Yang Mulia Putra Mahkota, " jawab pengawal Xiaofang.


Putra Mahkota tidak menyangka akan permintaan Yueyin yang tidak ingin menikah, padahal ia mulai tertarik kepada Yueyin. Tapi jika ia mendekati Yueyin dan Yueyin jatuh hati padanya bukankah Dekrit itu tidak berlaku lagi. Itu yang di pikirkan Putra Mahkota Dunrui


Semua orang kembali fokus kepada mereka yang menjadi tontonan gratis bagi para undangan.


" Baiklah. Zhen bisa melakukannya, " ucap Kaisar Qin.


" Tapi Yang Mulia, aku menginginkan Dekrit yang tidak bisa diubah seumur hidup, sekalipun Yang Mulia ingin mengubahnya dan memberikan Dekrit baru. Aku ingin keamananku, " ucap Yueyin


" Baiklah, Zhen bisa melakukannya, hanya kau yang dapat menentukan pasanganmu, " ucap Kaisar Qin.


Yueyin tersenyum penuh kemenangan di balik cadarnya.


" Baiklah. Yang kedua, aku ingin memutuskan hubungan Keluarga antara aku dan Jendral Li. Sama halnya dengan permintaan pertamaku, ini juga tidak bisa di ganggu gugat oleh siapapun, " ucap Yueyin.


Lagi-lagi mereka di kejutkan dengan permintaan Yueyin yang tak terduga.


Jendral Li sangat terpukul mendengar permintaan Yueyin, walaupun ia membenci Yueyin tapi ia tak pernah berpikir untuk mengakhiri hubungan antara Ayah dan Anak. Bagaimanapun Yueyin tetap anak kandungnya, sepertinya Yueyin sudah sangat membenci Jendral Li. Tapi Jendral Li tak bisa menghentikan Yueyin, ia tetap membiarkannya.

__ADS_1


" Baiklah. Zhen akan menuruti permintaanmu, " ucap Kaisar Qin.


" Ambilkan sebuah kertas, Zhen akan menulis Dekrit sekarang juga, di depan semua tamu, agar mereka dapat menjadi saksi akan Dekrit yang di keluarkan Zhen, " ucap Kaisar Qin.


" Baik Yang Mulia, " Kasim To Mu mengambil secarik kertas dan memberikannya kepada Kaisar Qin.


Setelah selesai menulis, Kaisar Qin menyuruh To Mu untuk membacakan Dekritnya. Tapi Yueyin tidak berlutut, sehingga Kasim To mu belum membacakan Dekritnya.


" Kenapa kau belum membacanya?, " tanya Yueyin.


" Nona Yueyin, anda harus berlutut untuk menerima Dekrit, " ucap Kasim Tu Mo.


" Aku tidak mau berlutut, bacakan saja, " jawab Yueyin dengan santai.


" Gadis kecil, berhenti bersikap arogan, mengapa kau bersikap tidak sopan?, " ucap Kaisar Wang.


Kaisar Wang tidak mengerti apa yang di inginkan Yueyin, tapi yang ia lihat Yueyin tidak memiliki sikap yang sopan kepada orang yang lebih tua, ia bahkan tidak takut menatap wajah Kaisar Qin. Walaupun ia suka akan keberanian dari Yueyin tapi menurutnya Yueyin terlalu sombong untuk ukuran gadis yang masih muda.


" Siapa kau?, " tanya Yueyin.


" Zhen adalah Kaisar dari Kerajaan Wang, " ucap Kaisar Wang.


" Oh, tutup saja mulutmu, aku sama sekali tidak membutuhkan komentarmu, " ucap Yueyin dengan sinis.


Kaisar Wang sangat marah dan malu mendengar jawaban yang di lontarkan Yueyin.


Semua orang menahan amarahnya karna ucapan Yueyin. Yueyin menghina Kaisar wang, tamatlah riwayatnya. Putra Mahkota Dunrui yang mendengar Ayahnya di hina, wajahnya menjadi gelap, menahan amarah. Rasa tertarik kepada Yueyin berubah menjadi kebencian karna sudah mempermalukan Ayahnya.


" Cepat baca Dekritnya, " ucap Yueyin, memberi perintah kepada Kasim Tu Mo.


" Tapi. . . ., " ucapan Kasim Tu Mo terhenti.


" Bacakan saja, " ucap Kaisar Qin, ia juga merasa malu dengan sikap Yueyin yang mempermalukan Kaisar Wang.


...** Isi Dekrit **...


1.) Li Yueyin Lian akan di hapus nama marga Li, dan tidak dianggap sebagai bagian dari Keluarga Li. Namanya akan berubah menjadi Yueyin Lian.


2.) Yueyin Lian dinyatakan tidak akan menikah seumur hidupnya, pasangan yang hendak menikah dengannya tidak bisa memaksa. Kecuali Yueyin Lian juga menginginkan pernikahan tersebut.


3.) Dekrit yang di keluarkan ini tidak dapat di ganggu gugat sekalipun itu adalah Kaisar. Dekrit ini tidak akan berlaku, jika Yueyin Lian yang membatalkan Dekrit ini.


Sekian dari Dekrit yang telah di bacakan.


* * * * *


Kasim Tu Mo memberikan Dekrit itu kepada Yueyin. Yueyin merasa puas dengan isi Dekrit tersebut.


** jangan lupa like, vote dan koment ya readers😊

__ADS_1


Terima kasih🙏 **


__ADS_2