
Yueyin dan kedua temannya melanjutkan perjalanan setelah berpisah dengan rombongan Bai Chyou. Sampailah mereka pada pasar pinggiran kota Kerajaan Wang. Keadaan di kota tersebut sangat baik, terlihat ramai, dan banyak pendatang dari luar Benua yang berkunjung hanya sekedar untuk berjalan-jalan.
" Sepertinya kota ini menjadi tempat wisata yang menarik bagi banyak orang, " ucap Yueyin.
" Nona, menurut informasi yang kudapatkan, kota ini menjadi salah satu kota yang memberikan pajak terbanyak kepada Kaisar Wang, karna objek wisata kota ini sangat di minati oleh banyak orang, bahkan orang-orang dari Benua lain pun datang untuk melihatnya, " ucap Huli Jing, memberi penjelasan.
" Hal apa yang membuat semua orang tertarik?, " tanya Yueyin.
" Nona mungkin tidak mengetahuinya, tapi kota ini memiliki keindahan yang luar biasa saat malam hari, bintang yang indah bertaburan diatas langit menghiasi bulan yang bersinar terang, banyak orang yang ingin menikmati keindahan tersebut, karena hal itu juga, kota ini disebut dengan kota istimewa Yuè, " ucap Huli Jing memberi penjelasan.
" Kota istimewa Yuè?, " tanya Yueyin.
__ADS_1
" Benar Nona, itu karna mereka adalah pemuja Dewi Bulan, setiap satu tahun sekali akan diadakan festival Bulan, untuk menyenangkan Dewi Bulan dan meminta keberkahan untuk kota ini, selain itu mereka percaya bahwa Dewi Bulan akan selalu melindungi mereka, dan sekarang kita datang bertepatan dengan festival Bulan yang akan diadakan tiga hari lagi, " ucap Huli Jing.
" Ahh, ternyata seperti itu, mereka adalah pemujaku, " ucap Yueyin.
" Itu benar Nona, " jawab Huli Jing.
" Karna mereka begitu setia padaku, saat festival Bulan, aku akan memberikan sesuatu untuk mereka, sebagai berkahku pada mereka, " ucap Yueyin.
Festival Bulan adalah bentuk kepercayaan masyarakat kota Yuè kepada Dewi Bulan, masyarakat percaya bahwa mereka selalu diberkati oleh Dewi Bulan. Menurut cerita rakyat dari kota Yuè, Dewi Bulan adalah penolong leluhur mereka, sebagai bentuk terima kasih, leluhur itu menjadi pemuja setia Dewi Bulan, tapi entah bagaimana perjalanan dari leluhur itu, sampai bisa memiliki sebuah kota kecil dengan penduduk yang memuja Dewi Bulan, tidak ada yang tau ceritanya. Festival Bulan menjadi sangat terkenal, bahkan sampai di Benua lainpun mengetahuinya. Saat festival Bulan, masyarakat akan sangat antusias, mereka menyiapkan segalanya, dari tarian penyambutan Dewi Bulan yang akan di lakukan oleh orang yang terpilih, drama penyelamatan Dewi Bulan pada sang leluhur, nanyian untuk Dewi Bulan dan yang terakhir kue yang berbentuk Bulan sabit. Mereka percaya kemakmuran dari kota Yuè berasal dari Dewi Bulan yang melindungi kota itu, dan menurut ramalan, festival Bulan kali ini adalah festival yang penuh dengan berkah.
Yueyin dan kedua temannya mencari penginapan terdekat, untuk beristirahat, setelah menempuh perjalanan yang jauh, mereka akhirnya dapat beristirahat. Niatnya, mereka akan berada di kota Yuè hingga acara festival Bulan selesai, Yueyin ingin memberikan berkahnya kepada para pengikutnya, ia merasa ini sudah menjadi tanggung jawabnya, ia telah kembali setelah seribu tahun, ia harus menunjukkan kasihnya pada para pengikut setianya.
__ADS_1
**untuk para pembaca :
Terima kasih author ucapkan untuk kalian para pembaca setianya author. 😊
maaf karna author jarang banget update, tapi mulai sekarang author bakal sering-sering update. Author tau, author masih memiliki banyak kekurangan, dan juga masih terdapat banyak typo dalam tulisan, author juga masih banyak belajar, harap dimaklumi ya😊
jadi mohon dukungannya ya, biar author makin semangat nulisnya.
jangan bosen-bosen buat like, vote dan komen ya 😊
Terima kasih🙏**
__ADS_1