Sang Dewi Bulan

Sang Dewi Bulan
Episode 52 " Pedang Cahaya Bulan II "


__ADS_3

Hari ini Tetua Ho dan para pendekar yang mengikuti rapat rahasia, akan pergi ke perguruan Bulan Sabit. Setelah keadaan sudah kondusif, akibat penyerangan dari pendekar golongan hitam, sudah tiga minggu lamanya para pendekar golongan putih memulihkan keadaan mereka, dan kondisinya sudah lebih baik dari sebelumnya, sehingga Tetua Ho dan para pendekar yang lain dapat meninggalkan tempat pertemuan antar pendekar.


" Nona, mereka akan berangkat hari ini, " ucap Huli Jing.


" Kita akan mengikuti mereka, " titah Yueyin.


" Baik Nona, " jawab Long Qiang dan Huli Jing bersamaan.


Yueyin dan kedua temannya tidak perlu menyiapkan apapun untuk perjalanan mereka, karena semuanya sudah tersimpan diruang dimensi milik Yueyin. Ketiganya sedang bersiap-siap dan akan mengikuti para pendekar yang menuju perguruan Bulan Sabit.


Tetua Ho dan pendekar lainnya telah berangkat menuju perguruan Bulan Sabit menggunakan kuda. Yueyin merasa Tetua Ho dan para pendekar lainnya telah pergi cukup jauh, sehingga ia memutusakan untuk segera mengikuti mereka.


" Ayo berangkat, " titah Yueyin, lalu menaiki kuda dan melesat dengan cepat, diikuti oleh Huli Jing dan Long Qiang yang berada di belakangnya.


Tetua Ho dan pendekar lainnya telah seharian menempuh perjalanan, petang telah berganti malam, mereka mencari penginapan terbaik untuk beristirahat, Yueyin dan kedua sahabatnya pun memesan penginapan yang sama dengan tetua Ho dan para pendekar. Yueyin memang sengaja melakukannya.


" Nona !, " kaget Bai Chyou, saat melihat kehadiran Yueyin.

__ADS_1


" Tuan Long, Tuan Huli ! , kenapa kalian bisa berada disini?, " tanya Bai Chyou. Dia sangat terkejut, sangat tak terduga Bai Chyou dapat bertemu dengan mereka.


" Bai Chyou ! apa yang kau lakukan disini?, " tanya Huli Jing, pura-pura terkejut.


" Ah, i...itu, aku bersama Ayahku, " jawab Bai Chyou sedikit gugup.


" Aku pikir kau akan kembali ke Kerajaan Wen?, " tanya Huli Jing.


" Aku bersama Ayahku ada sedikit urusan, jadi, kami belum kembali ke Kerajaan Wen. Kalian sendiri, ingin pergi kemana?, " tanya Bai Chyou, sedikit penasaran.


" Kami ingin pergi ke pinggiran Kerajaan Wang, kau sendiri mengetahui bahwa kami ini pendekar pengembara, jadi kami ingin menjelajah setiap sudut di Kerajaan Wang, lalu meneruskan perjalanan kami ke benua lainnya, " jawab Huli Jing.


" Yah, begitulah. Kau sendiri, bersama dengan Ayahmu hendak pergi kemana?, " tanya Huli Jing, kembali memancing jawaban dari Bai Chyou.


" Itu, sebenarnya kami ingin pergi ke Perguruan Bulan Sabit, " jawab Bai Chyou jujur, menurutnya tidak masalah memberitahukan hal itu.


" Perguruan Bulan Sabit? apakah ada acara di sana?, " tanya Huli Jing.

__ADS_1


" Tidak ada acara sama sekali, kami kesana kar. . , " ucapannya terpotong karna panggilan seseorang.


" A'chou apa yang kau lakukan?, " ucap seorang pria parubaya.


" Ayah, " ucap Bai Chyou sedikit terkejut , ternyata yang memanggilnya adalah Jendral Bai.


" Mengapa kau sangat lama memesan makanan?, " tanya Jendral Bai, ia melirik Yueyin dan kedua sahabatnya.


" Ah, itu, maafkan aku Ayah, tadi aku bertemu dengan Nona dan kedua temannya, aku jadi melupakan tujuan utamaku, " jawab Bai Chyou merasa bersalah.


" Salam Jendral Bai, " sapa Huli Jing.


" Hm, " jawab Jendral Bai hanya berdehem.


" Aku dengar dari Tuan Muda Bai Chyou, kalian akan menuju ke Perguruan Bulan Sabit, apakah itu benar Jendral Bai?, " tanya Huli Jing. Yueyin dan Long Qiang membiarkan apa yang dilakukan oleh Huli Jing.


" Itu bukan urusanmu, " jawab Jendral Bai, menatap tajam Huli Jing.

__ADS_1


" Tuan Huli, maafkan Ayahku, ia hanya asal menjawab saja, jangan masukan ke hati, " ucap Bai Chyou canggung, ia merasa tak enak hati, apalagi Huli Jing pernah membantu Ayahnya, walaupun di rahasiakan.


__ADS_2