Sang Dewi Bulan

Sang Dewi Bulan
Episode 45 " Pertemuan antar Pendekar III "


__ADS_3

" Cepat bangun, sandiwaramu tidak begitu bagus, " ucap Long Qiang.


" Apakah, tabibnya telah pergi?, " tanya Huli Jing, membuka matanya perlahan.


" Tabibnya sudah pergi, sejak tadi, " jawab Yueyin.


Bai Chyou hanya diam tak percaya, ternyata Huli Jing baik-baik saja, bahkan terlihat biasa saja, setelah terkena serangan penuh dari Pangeran Dunrui.


" Tunggu, bagaimana bisa Tuan baik-baik saja? bukan, maksudku serangan yang diberikan Pangeran Dunrui adalah serangan yang kuat, tapi Tuan seperti tidak terpengaruh sama sekali, " ucap Bai Chyou.


" Dia hanya berpura-pura terluka, Pangeran Dunrui tidak akan mampu melukai Huli, " jawab Long Qiang.


" Tuan Bai Chyou, ini adalah rahasia antar kita saja, jika kau tak dapat menjaga mulutmu, akan aku pastikan, kau tak bisa melihat hari esok, " ucap Yueyin.


" Aku mengerti Nona, aku akan menjaga rahasia ini selamanya, " ucap Bai Chyou mantap.


" Ku harap, kau dapat di percaya, " ucap Yueyin.


" Tentu Nona, aku tidak akan mengecewakanmu, " ucap Bai Chyou yakin.


Yueyin dan kedua sahabatnya mengangguk, pertanda percaya dengan Bai Chyou. Yueyin mengeluarkan pil penyembuh dan diberikan kepada Huli Jing.


" Huli, apa ada yang sakit?, " tanya Long Qiang.

__ADS_1


" Tidak ada Long, aku baik-baik saja, " jawab Huli Jing.


" Hm, aku percaya padamu, " ucap Long Qiang, mengusap lembut kepala Huli Jing.


" Long, aku lapar, " ucap Huli Jing.


" Baiklah, aku akan mengambil makanan untukmu, " ucap Long Qiang, pergi meninggalkan ruang pengobatan.


Bai Chyou menjatuhkan rahangnya, sangat terkejut melihat perlakuan manis Long Qiang terhadap Huli Jing. Raut wajah Bai Chyou terlihat sedikit lucu.


" Ada apa dengan wajahmu itu, Tuan Bai Chyou?, " tanya Yueyin.


" Ah, bukan apa-apa, hanya saja itu terlihat seperti.., " ucap Bai Chyou, ia tak melanjutkan ucapannya.


" Jangan berpikiran yang tidak-tidak, kami adalah keluarga, wajar saja kalau Long bersikap seperti itu, aku juga sering mendapat perlakuan yang sama, " ucap Yueyin.


Yueyin dan Huli Jing tidak menanggapi Bai Chyou, tidak penting juga menurut mereka. Long Qiang kembali dan membawa makanan untuk Huli Jing.


" Makanlah, " titah Long Qiang.


" Suapi aku, " ucap Huli Jing.


" Tanganmu baik-baik saja, kenapa harus di suapi?, " tanya Long Qiang.

__ADS_1


" Aku malas, " jawab Huli Jing.


" Baiklah, geser sedikit, " ucap Long Qiang, menghela nafas.


" Buka mulut, " ucap Long Qiang, menyuapi Huli Jing. Huli Jing makan dengan tenang.


Mereka berempat masih berada di ruang pengobatan, mereka menunggu Huli Jing sampai selesai makan. Manja sekali Huli Jing ini, baru satu kali bertarung, sudah manja begini😒


Mereka kembali ke tempat Pertemuan antar Pendekar, banyak pendekar yang tak percaya bahwa Huli Jing bisa pulih dengan cepat.


" Sepertinya, anakmu berteman dengan orang yang hebat, Jendral Bai, " ucap salah satu Tetua dari perguruan Harimau Putih.


" Tetua Heng, " ucap Jendral Bai, memberi hormat kepada Tetua Heng.


" Tidak perlu sungkan kepadaku, Jendral Bai, " ucap Tetua Heng.


" Apa kau mengenal teman dari anakmu itu?, " tanya Tetua Heng.


" Aku tidak begitu mengenal mereka Tetua, Putraku baru saja memperkenalkan aku pada mereka, tapi mereka tidak memperkenalkan diri mereka, jadi aku tidak mengetahuinya Tetua, " ucap Jendral Bai. Tetua Heng mengangguk, menanggapi Jendral Bai.


" Mereka ingin menyembunyikan identitas, " ucap Tetua Heng.


" Iya, aku juga berpikir hal yang sama, Tetua, " ucap Jendral Bai.

__ADS_1


Keheningan terjadi, tidak ada lagi percakapan antar dua orang yang berpengaruh itu, mereka hanya diam dengan pemikiran masing-masing.


Pertemuan antar pendekar berlangsung selama dua hari, hari pertama hanya untuk saling menguji kekuatan sedangkan hari kedua, diadakan pertarungan untuk menjadi pemimpin dari seluruh pendekar di dunia, Pemimpin pendekar sebelumya adalah Pemimpin dari Perguruan Bulan Sabit, yang bernamaTetua Ho. Tetua Ho adalah Guru Besar dari Pangeran Qin Dunrui. Maka tak heran, bila Pangeran Dunrui sehebat itu, banyak yang berharap bahwa Pangeran Dunrui dapat menggantikan posisi Gurunya sebagai Pemimpin Pendekar.


__ADS_2