Sang Dewi Bulan

Sang Dewi Bulan
Episode 44 " Pertemuan antar Pendekar II "


__ADS_3

Sudah lima pertandingan yang terlewati, para undangan tidak merasa bosan dengan pertarungan yang terjadi, karna para pendekar yang bertarung tadi semuanya sangat hebat, sehingga para penonton semakin antusias, berbeda dengan Yueyin dan kedua sahabatnya, sedangkan Bai Chyou sama antusiasnya dengan para penonton.


Pertandingan selanjutanya, Pangeran Qin Yongsheng dari Kerajaan Qin yang maju ke atas arena.


" Aku menantang Pangeran Wang Dunrui dari Kerajaan Wang, untuk menguji kekuatan, " ucap Qin Yongsheng angkuh.


" Apa yang dilakukan Pangeran Yongsheng?, " tanya Bai Chyou terkejut.


" Menantang Pangeran Dunrui bertarung, apa mata dan telingamu bermasalah?, " tanya Huli Jing santai.


" Astaga, bukan itu maksudku, " ucap Bai Chyou sedikit kesal.


" Trus?, " tanya Huli Jing.


" Pangeran Dunrui, memiliki tingkat kultivasi yang tinggi, walaupun Pangeran Yongsheng juga memiliki kultivasi yang tinggi, tapi Pangeran Yongsheng masih jauh di bawah Pangeran Dunrui, " jawab Bai Chyo, menjelaskan.


" Oh, kali ini aku setuju denganmu, " ucap Huli Jing. Yueyin dan Long Qiang mengangguk.


" Memangnya kau tau, mereka berdua berada di ranah dan level apa?, " tanya Huli Jing.


" Setauku, Pangeran Dunrui masih berada di ranah Bakat Alam level delapan, entah mengapa Pangeran Dunrui belum mencapai Bakat Alam level akhir ( 9 ), sedangkan Pangeran Yongsheng beliau berada di ranah Bakat Alam level tiga, aku mendengarnya seminggu sebelum pertemuan, dia sudah masuk ranah Bakat Alam level tiga. Benar-benar orang yang hebat, " jawab Bai Chyou memberi penjelasan dan sedikit pujian.


" Kau tau banyak ya, " ucap Long Qiang.


" Itu, karna kebanyakan pendekar akan mencari tau orang-orang berbakat yang akan datang di Pertemuan antar Pendekar, sehingga banyak informasi yang bisa di dapat, " jawab Bai Chyou seadanya. Yueying dan kedua sahabatnya hanya mengangguk, menanggapi Bai Chyou, mereka tidak begitu merasa bosan karna Bai Chyou yang selalu saja bercerita dan menjelaskan orang-orang yang bertanding. Entah mengapa Yueyin sempat berpikir bahwa Bai Chyou tidak cocok menjadi seorang pendekar, sepertinya Bai Chyou lebih cocok sebagai lambe gosip, karena Bai Chyou cukup cerewet. 😂


Tinggalkan Bai Chyou dengan celotehannya, sekarang kita beralih kepada para pendekar yang lainnya. Mari kita lihat pendapat para pendekar yang lain, saat Pangeran Yongsheng mamilih Pangeran Dunrui untuk bertarung.

__ADS_1


" *Astaga, apa Pangeran Yongsheng, tidak salah memilih lawan? "


" Aku takut Pangeran Yongsheng akan sekarat "


" Pangeran Yongsheng benar-benar mencari kematiannya sendiri "


" Dia terlalu angkuh, padahal dia baru saja masuk ranah Bakat Alam level tiga, tapi sudah berani menantang Pangeran Dunrui yang berada pada level delapan* "


Mendengar bisikan-bisikan dari para pendekar, Pangeran Yongsheng, merasa marah, menurutnya apa hebatnya Pangeran Dunrui, ia jauh lebih hebat dari pria dingin Kerajaan Wang itu.


Pertarungan pun terjadi, banyak pendekar yang berharap pertarungan Pangeran Yongsheng dan Pangeran Dunrui menjadi pertarungan yang paling seru, ternyata ekspetasi mereka terlalu tinggi, hanya dua ronde saja, Pangeran Yongsheng sudah tidak bisa bangun lagi, Pangeran Yongsheng kalah dengan waktu yang sangat cepat, penonton sedikit kecewa. Tapi para pendekar mengerti, mengapa Pangeran Yongsheng kalah begitu cepat, perbedaan Pangeran Yongsheng dan Pangeran Dunrui jelas terlihat.


Pangeran Yongsheng dibawa ke ruang pengobatan, sedangkan Pangeran Dunrui, ia tetap berada di arena, ia tidak kembali ke tempat duduknya. Semua orang menatap Pangeran Dunrui dengan bingung, sedangkan Yueyin dan kedua sahabatnya sudah mengetahui, bahwa Pangeran Dunrui akan menantang salah satu dari mereka.


" Aku ingin menantang, salah satu dari mereka yang duduk bersama Tuan muda Bai Chyou, " ucap Pangeran Dunrui lantang.


" Biarkan Huli Jing yang bertanding, " ucap Yueyin, saat Long Qiang ingin bangun dari duduknya, Long Qiang kembali duduk.


" Baik Nona, " ucap Huli Jing.


" Aku yang akan bertanding, " jawab Huli Jing lantang, atas tantangan yang diberikan Pangeran Dunrui.


" Huli, selesaikan ini dalam lima ronde, kau harus kalah agar tidak menarik perhatian, dan juga.., " ucap Yueyun, ia juga membisikan sesuatu kepada Huli Jing.


" Aku mengerti Nona, " jawab Huli Jing.


" Pergilah, " titah Yueyin. Huli Jing mengangguk menanggapi Yueyin.

__ADS_1


Bai Chyou yang mendengar percakapan Huli Jing dan Yueyin hanya diam, tanpa menanggapi apapun, yang ada dipikirannya adalah, seberapa kuat Yueyin, Huli Jing dan Long Qiang sampai bisa mengatur kapan mereka harus kalah dan kapan mereka harus menang.


Huli Jing telah berada di atas arena bersama Pangeran Dunrui, Huli Jing sangat ingin membunuh Pangeran Dunrui karna, Pangeran Dunrui anak dari Raja Wang, tapi Nonanya melarangnya, ia hanya perlu memberikan sedikit pelajaran kepada Pangeran Dunrui karna sudah menantang salah satu dari mereka.


Pertarunganpun terjadi, Huli Jing hanya menghindar dari serangan Pangeran Dunrui, ia belum melakukan serangan, saat melakukan serangan, Huli Jing hanya mengenai bagian-bagian tertentu, ia tidak ingin mengalahkan Pangeran Dunrui, tapi ada sesuatu dibalik tindakannya.


Para pendekar yang melihat, bahwa Huli Jing mampu mengenai Pangeran Dunrui, sangat terkejut, pasalnya belum ada pendekar yang mampu mengenai beliau. Ronde kelima, sama seperti sebelumnya, Huli Jing mengenai Pangeran Dunrui satu kali dalam satu ronde, sedangkan untuk serangan dari Pangeran Dunrui, Huli Jing hanya menangkisnya, Pangeran Dunrui belum bisa mengenai Huli Jing dari ronde pertama sampai ke ronde kelima. Saat ronde kelima akan berakhir, Pangeran Dunrui mengeluarkan menyerang Huli Jing dengan kekuatan penuh, dan ini saatnya untuk Huli Jing pura-pura kalah, benar-benar waktu yang tepat.


Saat Pangeran Dunrui menyerang Huli Jing, ia tidak menghindar, ia bahkan menerima serangan tersebut lalu terjatuh di arena, Huli Jing memuntahkan seteguk darah segar, lalu ia pingsan. Para pendekar yang menonton pertarungan itu sangat puas, mereka percaya bahwa Pangeran Dunruilah yang akan menang, walau merekapun tak dapat memungkiri bahwa lawan Pangeran Dunrui cukup kuat, karna mampu bertahan sampai ronde kelima. Berbeda dengan pendapat para pendekar yang kultivasinya tingkat menengah, para pendekar yang berkultivasi tinggi, dapat menebak bahwa Huli Jing sangat mampu mengalahkan Pangeran Dunrui, tapi, mengapa Huli Jing menahan kekuatannya, mereka tak tau alasannya.


Huli Jing dibawa ke ruang pengobatan, untuk diperiksa oleh tabib. Saat diperiksa tabib mengatakan, bahwa luka Huli Jing tidak parah. Yueyin, Long Qian dan Bai Chyou pergi menemui Huli Jing di ruang pengobatan.


" Bagaimana keadaannya tabib?, " tanya Yueyin.


" Beliau baik-baik saja Nona, sebentar lagi juga akan sadar, " jawab tabib.


" Tapi, tadi Pangeran Dunrui menyerang Huli Jing dengan kekuatan penuh, bagaimana mungkin Tuan Huli baik-baik saja, " ucap Bai Chyou khawatir.


" Huli tidak mungkin sekarat, hanya karna serangan kecil seperti ini, " ucap Long Qiang.


" Terima kasih tabib, sudah memeriksanya, bisakah kami menjaganya?, " tanya Yueyin.


" Bisa Nona, saya akan menulis resep obat untuknya, " ucap tabib


" Baik tabib, " jawab Yueyin.


Tabib meninggalkan mereka berempat sendiri, setelah menuliskan resep obat untuk Huli jing.

__ADS_1


__ADS_2