
" Kenapa kamar mandinya begitu bersih? banyak sekali bunganya, " ucap Jean.
Jean berpikir kamar mandinya akan sama seperti tempat yang lainnya, kotor dan berdebu. Jean ingin membersihkan kamar mandi itu sebelum ia mandi, tapi siapa sangka ternyata kamar mandinya sangat bersih.
" Baguslah, mengurangi pekerjaanku, " ucap Jean.
Jean mulai menyiapkan airnya, ia menaburkan kelopak bunga mawar ke dalam air. Jean mulai membuka hanfunya dan hanya meninggalkan pakaian tipis ( pakaian dalam ). Jean mulai menikmati ritual mandinya, ia merasa sangat lelah, seharian bekerja. Setelah selesai mandi Jean mengenakan hanfu berwarna hijau muda. Ia mulai menyisir rambutnya dan menata rambutnya dengan model yang sederhana.
Jika kalian bertanya mengapa Jean bisa mengenakan hanfu sendiri, itu karena saat Jean ingin mandi ia memperhatikan tahap-tahap saat membuka hanfu, sehingga ia dapat mengingatnya saat mengenakannya kembali. Kalau rambut yang di tata Jean, ia melihat dari buku peninggalan Yueyin, karna Yueyin tinggal sendiri di Kediaman Dingin, sehingga ia harus belajar sendiri untuk menata rambutnya.
Setelah selesai, Jean pergi menuju dapur ia mulai memasak untuk makan malamnya.Dari siang Jean belum memakan apapun karna ia sibuk membersihkan Kediaman Dingin itu. Setelah selesai memasak, Jean mulai menghidangkannya. Ia makan sendiri dengan tenang, seperti di dunianya saat ia tinggal sendiri.
Setelah selesai makan, Jean membersihakan peralatan makannya. Jean kembali ke kamarnya dan langsung tertidur karna kelelahan.
* * * * *
Keesokan Harinya
Jean sudah bangun sebelum matahari terbit dari timur, ia mulai berolahraga merenggangkan otot-otot tubuhnya. ia mulai dari pemanasan, lalu berlari mengelilingi kediamannya, ia juga melakukan push up dan sit up sebanyak 100 kali, ia tidak bisa berolahraga seperti biasanya yang bisa mencapai 300-500 kali karena tubuh yang ia tempati sangat lemah.
Setelah selesai berolahraga, kemudian Jean menyiapkan air untuknya mandi. Jean mulai membersihkan dirinya, setelah selesai, Jean mengenakan hanfu berwarna biru muda dan menata rambutnya dengan sederhana. Ia berjalan menuju dapur, untuk menyiapkan sarapan. Setelah selesai memasak Jean mulai menyantapnya, Jean merasa cukup senang karna tidak ada yang mengganggunya selama 6 bulan kedepan. Karna orang-orang yang menyiksa Yueyin sedang di sibukkan dengan sebuah persiapan dan Jean tidak tau persiapan apa yang mereka lakukan dan Jean tidak perduli.
Setelah selesai sarapan. Jean kembali ke kamarnya. Jean mulai memeriksa denyut nadinya.
" Dia terkena racun, pantas saja wajahnya berubah secara perlahan menjadi buruk, " ucap Jean. Jean sangat mahir dalam ilmu pengobatan tradisional dan modern. Ia juga menguasai tentang racun.
" Aku harus menyingkirkan racunnya dulu, paling tidak tubuhku tidak akan terlalu lemah, " ucap Jean, ia mengambil cadar untuk menutup wajahnya.
Jean pergi ke dapur, ia mengambil keranjang dan sabit kecil untuk mencabut tanaman obat. Jean berjalan menuju bukit yang dekat dengan Kediamannya.
' Aku tidak tau, apakah tumbuhan di bukit ini memiliki tanaman obat atau tidak? aku akan mencoba keberuntunganku ' batin Jean.
Jean mulai menyusuri bukit itu, mencari tanaman obat.
' Ternyata disini ada banyak tanaman obat, ternyata tidak sulit mendapatkannya ' batin Jean.
Jean mulai mencabut tanaman obat yang ia butuhkan. Setelah merasa cukup Jean memutuskan untuk kembali ke Kediamannya. Sesampainya di kediamannya, Jean langsung menyimpan tanaman obat yang baru di cabutnya.
Jean memasak makan siang untuk dirinya. Ia memakannya dan mencuci peralatan makannya.
SKIP . . .
__ADS_1
Pada malam hari setelah selesai mandi dan makan, Jean mulai membuat obat untuk menghilangkan racun di tubuhnya.
Jean telah selesai membuat obat, ia langsung meminum obat itu, setelah beberapa menit Jean merasakan sakit yang luar biasa, tubuhnya mengeluarkan keringat yang sangat banyak. Jean langsung memuntahkan cairan hitam yang sangat banyak dan bau amis.
Jean kembali membersihkan dirinya ( mandi ) lagi.
Setelah selesai mandi Jean langsung beristirahat di kamarnya.
Hari-hari yang di lalui Jean tetap sama seperti biasanya. Membersihkan rumah, memasak, mandi, makan dan mencari obat-obatan untuk menghilangkan racun yang ada di tubuhnya.
* * * * *
3 Bulan Kemudian
Racun yang berada di tubuh Jean sudah sembuh sepenuhnya, wajah Jean juga sudah kembali seperti semula.
Jean memgambil cermin untuk melihat wajahnya.
" Syukurlah, akhirnya wajah ini bisa kembali seperti semula. Ternyata dia memiliki wajah yang cantik " ucap Jean. Sambil menyentuh wajahnya.
Jean mulai menyusun rencana untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang dunia yang kini ia tinggali, ia juga mulai memikirkan cara untuk membalaskan dendam Yueyin. 3 bulan lagi masa tenangnya akan kembali terusik. Ia harus segera mendapatkan informasi yang lebih banyak lagi.
Jean memutuskan untuk keluar dari Kediaman Dinginnya, ia berencana untuk pergi ke pasar. Jean membawa sekantong keping emas yang di tinggalkan Yueyin semasa hidupnya, Jean juga tidak mengetahui dari mana Yueyin memiliki uang sebanyak itu, tapi ia menemukannya di laci meja rias.
" Permisi, boleh aku bertanya?, " tanya Jean dengan sopan kepada wanita itu.
" Apa yang ingin kau tanyakan Nona?, "jawab wanita itu ramah dan kembali bertanya.
" Aku ingin pergi ke pasar, tapi karna aku orang baru disini, jadi aku tidak tahu dimana letak pasar. Bisakah anda memberitahuku?, " Jean menjelaskan maksudnya.
" Tentu saja bisa Nona. Nona hanya perlu lurus saja dari sini, lalu saat Nona menemukan pertigaan Nona belok ke kiri, nanti Nona lurus saja, Nona akan sampai ke pasar, " jelas wanita itu kepada Jean.
" Terima kasih atas bantuannya, " ucap Jean. Sopan.
" Sama-sama, " jawab wanita itu, ramah sambil tersenyum.
" Kalau begitu saya permisi dulu, " ucap Jean. Sopan, sambil sedikit menunduk.
" Iya Nona, " jawab wanita itu.
Jean pergi meninggalkan wanita itu, ia pergi menuju ke pasar, setelah berjalan 15 menit lamanya akhirnya Jean sampai di pasar.
__ADS_1
' Apa ini pasar zaman dulu? sangat ramai ' batin Jean.
Jean berjalan menuju ke sebuah gedung yang cukup besar dan terdapat banyak buku, Jean masuk ke dalam gedung itu. Jean bertemu dengan seorang kakek tua penjaga perpustakaan itu.
" Selamat siang, " ucap Jean. Sopan
" Buku apa yang ingin kau cari Nak?, " tanya kakek itu kepada Jean.
" Belum tau, " jawab Jean. Jujur.
" Baiklah, 2 keping emas dan kau boleh membaca semua buku yang ada disini Nak, " ucap kakek itu.
Jean langsung menyerahkan 2 keping emas kepada kakek itu. Jean pergi meninggalkan kakek itu, ia langsung pergi mencari buku tentang dunia yang ia tinggali sekarang. Jean mulai membaca tentang terbentuknya Kekaisaran Qin, dan terdapat beberapa Kekaisaran lainnya.
Jean juga membaca buku tentang kultivasi, karna dalam buku milik Yueyin. Yueyin di katakan sampah karna tidak bisa berkultivasi, sehingga Jean juga ingin mencari tau apa itu kultivasi. Jean membaca buku hingga sore, ia bahkan melewatkan jam makan siangnya karena keasikan membaca buku.
Jean sudah selesai membaca buku, ia merasa semua informasi yang ia butuhkan sudah ia dapatkan. Jean ingin keluar dari perpustakaan itu, ia bertemu lagi dengan kakek penjaga perpustakaan itu.
" Apa kau sudah mendapatkan buku yang kau inginkan Nak?, " tanya kakek itu kepada Jean.
" Sudah, " jawab Jean.
" Apa kau tidak akan meminjam buku Nak?, " tanya kakek itu.
" Tidak, " jawab Jean.
Jean lalu pergi pergi meninggalkan perpustakaan itu.
" Gadis yang sangat dingin, " gumam kakek itu, saat Jean sudah pergi dari perpustakaan.
Li Yueyin Lian.
Li Jianying
Li Jiali
__ADS_1
** jangan lupa vote, like dan koment ya readers😊**