SANG JUARA HATI

SANG JUARA HATI
31. MAKAN 1 PIRING BERDUA


__ADS_3

Disisi lain Alya ketempat biasa nongkrong sama Alfin, Aldo dan Aldi setelah pertandingan hingga malam.


"Gue duluan ya." Kata Alya pamitan.


"Kamu gak pulang ke apartemen?." Tanya Aldi.


"Tidak. Kamu bisa menggunakannya gratis dari pada harus ngekos iya kan." Jawab Alya.


"Emangnya gak papa?." Tanya Aldi.


"Hmm." Jawab Alya sambil memajukan bibirnya dan mengangguk. "Tapi ingat peraturannya jangan di langgar kalau kamu tidak mau aku usir." Sambung Alya.


"Baik bos." Kata Aldi, Lalu Alya pergi.


Sebelum menuju kerumah Alya ke indomart membeli bahan makanan hingga tak terasa sudah larut malam. Saat Alya masuk ke rumah dia di kejutkan dengan keberadaannya Zidan.


"Kamu tahu rumah orang tua ku??." Tanya Alya yang sudah memakai baju layaknya seorang wanita pada umumnya.


"Iya, tugasku menjagamu kan sudah aku bilang. Dan tugasmu mematuhi perintahku. Kamu mengerti." Kata Zidan santai.


"Terserah." Kata Alya ngambek.


"Eeeh, tunggu dulu kamu kebiasaan pulang malam aku akan bacakan peraturan yang harus kamu patuhi." Kata Zidan menghalangi langkah Alya.


"Apa-apaan ini rumahku bukan rumahmu." Ketus Alya.


"Apakah kamu mencintaiku??." Tanya Zidan.

__ADS_1


"Jangan bawa-bawa perasaan tentang ini." Kata Alya.


"Aku menjalankan tugasku jadi kamu harus menjalankan tugasmu." Kata Zidan.


"Apa tugasnya, cepat." Tanya Alya.


"Harus mematuhi peraturanku." Jawab Zidan. "Dan peraturan pertamaku tidak boleh pulang lewat dari jam 10 malam." Sambung Zidan.


"Kalau Aku melanggarnya?." Tanya Alya.


"Kamu akan menerima hukuman tidur di luar, tapi ingat kalau kamu berani-berani tidur di apartemen aku tidak akan menemuimu lagi, walau kamu cari aku kekantor sekalipun." Kata Zidan.


"Cuma itu." Kata Alya.


"Ada lagi." Kata Zidan.


"Apa?." Tanya Alya.


"Aku sudah faham, intinya kamu itu ingin aku berubah kan." Kata Alya lalu melepas tangannya dari mulut Zidan.


"Iya, aku ingin wanitaku ini menjadi wanita pada umumnya." Kata Zidan.


"Akan aku coba, tapi jangan paksa jika aku tidak bisa." Kata Alya.


"Karena kamu pulang lewat dari jam 10 ini sebuah peringatan bagi mu kamu mengerti?." Tanya Zidan, Alya mengangguk lalu pergi ke kamar.


Saat Zidan masuk kamar Alya,

__ADS_1


"Al, apa kamu sudah tidur??." Tanya Zidan saat Alya membelakangi Zidan. Tapi tidak ada jawab Zidan pun memeluknya dari belakang dan tertidur.


Pagi disaat matahari belum menampakkan sinarnya Alya merasa lapar dia bangun membersihkan diri ke kamar mandi kemudian memasak, setelah masakan selesai Alya menaruknya di atas meja makan. Sebelum menyantap makanan Alya membersihkan peralatan dapur yang di pakai untuk memasak. Zidan terbangun karena mencium aroma yang menggugah selera makan. Dan saat turun Zidan melihat ada makanan yang siap untuk di makan.


"Istri perhatian, pagi-pagi sudah masakin buat suami." Gumam Zidan sambil berjalan ke arah meja makan lalu memakan makanan di atas meja. Alya keluar karena sudah membersihkan peralatan dapurnya.


"Akhirnya makan juga." Gumam Alya sambil mengelap tangannya yang basah karena habis mencuci peralatan dapur. Saat Alya sampai di meja makan dia terkejut makanannya di makan oleh Zidan.


"ZIDAAAN!!." teriak Alya yang membuat Zidan tersedak.


"Uhu uhu uhu. Ada apa Al teriak-teriak telingaku tidak tuli." Kata Zidan.


"Itu makananku." Kata Alya mengambil sapu dan menghampiri Zidan. Zidan yang melihatnya membulatkan matanya lalu lari, Alya mengejarnya dengan membawa sapu di tangannya.


"Maaf Al aku tidak tau kalau itu makananmu." Kata Zidan Sambil mengelus-ngelus p*nt*tnya yang di pukul Alya. Tiba-tiba perut Alya bunyi "kruuuk." Bunyi perut Alya.


"Aku tidak mendengarnya suara apa tadi?." Tanya Zidan pura-pura tak mendengar sambil tersenyum.


"Bukannya telingamu tidak tuli itu suara perutku." Ketus Alya.


"Makanannya belum habis kok tadi aku cuma memakan 3 sendok." kata Zidan dan membuat Alya melempar sapunya lalu kembali ke meja makan dan terpaksa memakan makanan yang telah di cicipin Zidan karena sudah lapar.


"Al, aku masih lapar." Kata Zidan yang sudah ada di hadapan Alya.


"Masak sendiri." Kata Alya mengunyah makanannya tanpa melihat Zidan.


"Masak kamu tega Al, cuma melihatmu makan tanpa menawarkannya padaku." Kata Zidan memelas dan menelan ludahnya. Alya yang melihatnya merasa kasihan.

__ADS_1


"Aku cuma masak 1 piring, kalau kamu mau makan bersamaku sana ambil sendok sendiri." Kata Alya dan membuat Zidan langsung menggambil sendok dengan semangat, mereka makan satu piring berdua seperti masa kecilnya bedanya dulu satu piring, satu sedok dan di suapi mami Dinda sekarang satu piring dua sendok.


Terimakasih yang sudah mampir..😊


__ADS_2