
Setelah sarapan Zidan siap-siap ke kantornya. Alya ke kampusnya.
"Al, nanti sore ada pertandingan lagi." Kata Alfin saat mereka berkumpul di kanti kampus.
"Ok," kata Alya tidak melihat Alfin tetap fokus dengan hpnya.
"Bos makan apa?." Tanya Aldi
"Aku sudah sarapan tadi. Oh iya Di kamu urus skripsiku ya." Kata Alya santai.
"Beres bos." Jawab Aldi lalu pergi memesan makanan.
Saat sore hari Alya, Aldi, Alfin dan Aldo berkumpul di markasnya dan tiba-tiba ada seorang laki-laki menghampiri Alya.
"Hai orang bisu." Kata Ramzi laki-laki yang menghampiri Alya. "Aku Ramzi yang akan menantangmu. Apakah kau mengenalku?". Tanya Ramzi percaya diri Alya menggeleng. "Tidak mungkin, aku adalah sang pembalap yang selalu juara dalam perlombaan, ini pertama kalinya aku mengikuti perlombaan di kota ini." Sambung Ramzi. "Ku tunggu kau di lapangan, aku atau kamu yang memenangkan pertandingan kali ini." Kata Ramzi, Alya memberikan Jempolnya Ramzi tersenyum kemudian Alya mengarahkan jempolnya ke bawah yang membuat Ramzi pergi.
"Jangan terlalu sombong jadi orang." Teriak Aldo pada Ramzi yang sudah menjauh.
Zidan datang.
"Semangat Al, kamu pasti menang." Kata Zidan menyemangati Alya dengan mengepalkan tangannya. Zidan belum sempat mengganti bajunya dari kantor langsung melihat pertandingan Alya. "Hummm, pasti dia akan mengikutiku lagi, aku harus cari cara untuk mengecohnya." Gumam Alya dalam hati.
"Ayo Al buktikan kalau kau pasti pemenangnya, agar dia malu dengan ucapannya." Kata Aldo.
"Al, lebih baik kamu mundur. Aku sudah cari tau Ramzi adalah juara setiap perlombaan, aku tidak mau nanti kamu malu mati di kandang sendiri." Kata Aldi.
"Apa-apaan sih kamu Di bukan menyemangati malah menjatuhkan." Protes Alfin.
"Bukan begitu, Al kamu harus hati-hati dengannya." Kata Aldi, Alya menyatukan jari jempol dan cari telunjuknya menjadi huruf O👌.
Pertandingan sudah di mulai juri sudah melepaskan benderanya. "Ueng.. ueng.. ueng.. ueng.. ueng.. ueng.. ueng.. ueng.." (suara motor yang ikut perlombaan).
Benar ucapan Aldi, Ramzi selalu menyenggol Alya dalam perlombaan namun Alya selalu berhasil meloloskan diri dari serangan yang Ramzi mainkan. Dan pada Akhirnya Alya tetap sang juara bertahan.
__ADS_1
"Selamat ya." Ucap Ramzi pada Alya sambil menjulurkan tangannya dan Alya membalasnya. "Kenapa tangannya begitu lembut seperti tangan seorang perempuan." Gumam Ramzi dalam hati. "Apakah kamu perempuan?" Tanya Ramzi, Alya tidak menggeleng dan juga tidak mengangguk dan Zidan memeluknya tiba-tiba.
"Selamat Al, kamu pemenangnya." Kata Zidan dan Alfin datang memukal tangan Zidan yang sedang memeluk Alya.
"Sudah-sudah kebiasaan lo tu main peluk tiba-tiba, Aly..." kata Alfin yang hamir keceplosan di tutup mulutnya oleh Aldo.
"Aly gak suka di peluk-peluk." Kata Aldo.
"Oh, namanya Aly. Yang aku tahu semua orang memanggil Al." Kata Zidan, Alya menggunakan jempolnya ke arah belakang Alfin mengerti kode dari Alya.
"Oke, teman-teman sepertinya Alya mau ke toilet sebentar biar aku yang menggantarnya." Kata Alfin, Aldo dan Aldi melotot ke arah Alfin.
"Kamu yakin?." Tanya Aldo menepuk bahu Alfin, Alfin menganguk dan mengikuti Alya yang sudah menjauh.
"Fin,tukaran motor ya?." Tanya Alya saat suasana sedang sepi.
"Kenapa?." Tanya balik Alfin.
"Kemarin aku diikuti Zidan tapi berhasil aku mengcohnya. Sekarang pasti dia sedang mengincarku, maka dari itu aku mau tukaran motor denganmu kita kumpul di tempat biasa oke." Jawab Alya.
Alfin kembali tanpa Alya.
"Loh, Aly mana?." Tanya Zidan
"Dia di toilet dan memintaku untuk kembali duluan." Jawab Alfin.
Tak lama kemudian Alfin pamit.
"Kami balik dulu ya Zid." Pamit Alfin pada Zidan.
"Loh, kamu kok pakek motornya Aly?." Tanya Zidan
"Iya, Aly balik duluan pakek motorku." Jawab Alfin.
__ADS_1
"Apa!." Kata Zidan kaget. "Tadi kamu bilang Aly ada di toilet." Sambung Zidan.
"Iya tadinya, tapi sekarang sudah balik." Kata Alfin lalu pergi di ikuti Aldi sama Aldo.
"Cerdik juga tu orang." Gumam Zidan lalu pulang.
Geng Alya nongkrong ditempat biasa. Alya lupa tentang peraturan yang Zidan buat minggu lalu dia pulang larut malam.
"Aku pulang duluan ya." Pamit Alya.
"Lama gak ke apartemen Al?." Tanya Aldo.
"Iya mama papa aku gak ada dirumah jadi rumah kosong." Kata Alya dengan wajah kaget.
"Kenapa Al?." Tanya Alfin.
"Jam berapa dah?." Tanya balik Alya yang ingat tentang peraturan yang di buat Zidan.
"Jam setengah 10 Al, kenapa?." Tanya Aldo
"Gak papa aku harus balik sekarang." Jawab Alya panik lalu pergi.
Seperti biasa Alya mengganti motornya di deler Al dan mengganti pakaiannya.
"Gimana Fan, deler aman-aman saja??." Tanya Alya pada Alfan penjaga deler Al.
"Aman bos. Tumben pulang cepat." Jawab Alfan.
"Iya ada urusan nih, kamu mandikan motorku ya, tadi banyak lumpur." Kata Alya.
"Beres bos." Jawab Alfan.
Alya lalu pergi ke kamar mandi dan menggantikan bajunya.
__ADS_1
"Fan aku balik dulu ya." Kata Alya lalu pergi.
"Hati-hati di jalan bos." Kata Alfan sedikit berteriak karena Alya sudah menjauh.