SANG JUARA HATI

SANG JUARA HATI
35. ALYA KENAK HUKUMAN


__ADS_3

Malam itu Alya lupa waktu, foto bersama makan malam bersama, sambil bertukar cerita mereka lakukan hingga tengah malam.


"Fin antar aku pulang yuk." Kata Alya kepada Alfin.


"Kenapa kamu buru-buru Al, padahal jika setiap acara kamu selalu menikmatinya." Kata Alfin.


"Ayo dah pulang, ini larut malam aku mau menjadi wanita penurut. Kan wanita tidak pulang malam-malam." Kata Alya.


"Bro gue pulang dulu ya." Kata Alfin pada Man.


"Terimakasih sudah meluangkan waktunya buat kesini." Kata Man sambil memeluk Alfin dan geng Al pun pulang.


"Di kamu sama Aldo saja, gue masih mau mengantarkan tuan putri ke rumahnya." Kata Alfin pada Aldi.


"Baiklah." Jawab Aldi

__ADS_1


"Loh, tumben Al kamu gak pulang bersama kita ke apartemen kamu. Biasanya kalau sudah malam begini kamu pulangnya ke aprtemen kan" Kata Aldo yang mengantar Alya dan Alfin ke depan.


"Kamu tau sendiri di rumah sepi nyokap-bokap aku belum pulang." Kata Alya.


"Oh. Hati-hati di jalan ya." Ucap Aldo. "Jaga tuan putri baik-baik Fin." Teriak Aldo saat mereka sudah menjauh lalu Aldo kedalam.


Alfin dan Alya pun pergi.


"Sudah sampai sini saja." Kata Alya saat sudah sampai di gerbang rumahnya.


Disisi lain Zidan melakukan vidio call dengan mama Anjani.


"Gimana kabarnya mah?." Tanya Zidan.


"Ya seperti yang kamu lihat saat ini. Gimana kabar anak mama?." Tanya balik mama Anjani.

__ADS_1


"Baik mah. Cuma tetap saja dia pulang malam, padahal kemarin malam Zidan sudah mengunci Alya di luar rumah. Anehnya dia bisa masuk tanpa bantuan dari bi Shita, malah aku yang di buat bingung olehnya katanya kemarin malam aku sedang mimpi jelas-jelas kemarin malam aku yang mengunci pintunya.." kata Zidan.


"Apakah kamu sudah benar-benar mengunci semua pintu nak?." Tanya mama Anjani balik.


"Sudah, pintu depan, pintu belakang. Sudah ku kunci dengan rapat sampai tikus pun tak bisa memasukinya." Jawab Zidan.


"Kamu yakin." Kata mami Anjani menyakinkan Zidan, Zidan mengangguk. "Pintu kamar Alya yang menuju balkon sudah kamu kunci juga?." Tanya mama Anjani.


"Iya itu belum Zidan kunci." Kata Zidan panik lalu berdiri inin menguncin pintu kamarAlya yang menuju balkon. "Sudah dulu ya mah. Assalamu'alaikum." kata Zidan lalu mematikan vidio callnya tanpa menunggu balas salam dari mama Anjani dan menuju kamar Alya.


Alya yang sudah tau kalau rumahnya gelap langsung menaiki rumah menuju balkon kamarnya, setelah satu kaki Alya masuk ke balkon satunya lagi masih di luar balkon Alya nyengir kuda.


"Hehehe pak bos." Kata Alya saat melihat Zidan yang menaruk kedua tangannya di pinggan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Jadi kamu masuk lewat balkon!. Turun dan tidur di luar." Katanya serius lalu masuk kedalam dan mengunci pintu kamar Alya yang menuju ke balkon dan Alya tidak bisa membantah, dia takut untuk turun lagi jadi Malam ini Alya tidur di kursi yang ada di balkon depan kamarnya dan tidak bisa tidur karena nyamuk mengganggu dan udara dingin menyentuh kulitnya yang mulus hingga membuatnya begadang sepanjang malam.

__ADS_1


matahari terbit menampakkan sinarnya. Alya berjemur di bawah sinar matahari sambil menunggu Zidan membukakan pintu untuknya. dengan memeluk kedua lututnya dan kepalanya di tundukkan.


__ADS_2