
Pada akhirnya mau tidak mau dengan sangat terpaksa Kania mau menandatangani kontrak perjanjian itu.
Setelah selama 1 minggu mereka tinggal di salah satu hotel milik keluarganya. Sepasang pengantin baru itu akhirnya pulang ke kediaman keluarga Pak Jhonny Abrahan yang berarti rumahnya David juga. Yang berada di salah satu kawasan elit di kota Jakarta.
Lalu setelah setengah jam kemudian, mereka kini telah sampai di depan sebuah bangunan rumah yang besar dan megah. Kania merasa sangat terkagum-kagum begitu melihat rumah tersebut. Rumah yang ada di hadapannya ini jauh lebih besar dan megah dari tempat tinggalnya dulu yaitu rumah kedua orangtuanya.
Begitu memasuki gerbang besar, ia langsung disuguhi pemandangan halaman hijau yang sangat luas. Di tengahnya terdapat taman bunga yang indah. Ada jalan di sisi kanan kirinya yang menuju tempat parkir khusus yang bisa menampung banyak mobil. Ada sebuah bangunan yang berdiri kokoh di sana. Rumah besar yang megah dengan kesan luxury.
Begitu memasuki pintu utama yang tinggi menjulang. Mereka disambut ruangan lapang dengan berlantaikan marmer yang mengkilap bak berlian yang bertaburan di lantai tersebut.
Ada beberapa sofa mewah, lampu gantung kristal yang kerlap kerlip tergantung di tengah ruangan. Tak lupa juga ada beberapa perabotan yang tentu saja dengan harga yang fantastis tertata rapi menghiasi ruang itu.
Ada juga jalan menuju aula besar di samping tangga yang meliuk indah menuju lantai atas. Sementara di sisi lain tesedia beberapa kamar tidur dengan kamar mandi masing-masing. Saat membuka pintu salah satu kamar. Bed besar nan empuk telah menanti. Dan di ruangan berbeda terdapat walk in kloset luas yang ditempati pakaian hingga assesoris yang melengkapinya.
Sementara dapurnya juga dilengkapi dengan kitchen set putih serta meja makan besar yang tak jauh dari sana. Terdapat pula sebuah kolam renang besar yang ada di bagian belakang rumah itu.
Pokoknya rumah tersebut bagaikan sebuah istana yang lengkap dengan segala fasilitanya. Yang bisa membuat penghuninya merasa betah untuk berlama-lama berada di rumah tersebut.
Begitu mereka telah sampai di rumah mewah itu. Mereka langsung disambut oleh dua orang paruh baya yang sedang terduduk di ruang tengah. Di saat kedua orang itu melihat kedatangan sepasang pengantin baru itu, mereka langsung terlihat sumringah.
"Hey, kalian sudah pulang?" tanya Sizka yang merupakan ibu tiri David yang selisih usianya 10 tahun lebih tua darinya. Dan 15 tahun lebih muda dari umur ayahnya Jhonny Abrahan. Masih cukup muda bukan untuk sekedar menjadi ibu tiri dari seorang David Abraham yang baru berusia 25 tahunan itu.
"Dav, kamu sudah pulang?" tanya pria paruh baya yang sedang terduduk di samping Sizka itu menoleh ke arah anak laki-laki satu-satunya itu.
__ADS_1
Namun anak lelakinya yang ditanya malah melengos tampak acuh tak acuh tidak menggubris pertanyaannya. Dengan wajah datarnya itu, David langsung saja nyelonong berjalan menuju anak tangga yang tak jauh dari tempat kedua orangtuanya itu berada.
"David, Papah ini sedang berbicara sama kamu. Apa seperti ini caramu bersikap terhadap orang yang lebih tua darimu, huh? David, Papah bilang berhenti!" teriak Jhonny merasa mulai emosi melihat sikap kurang ajar anak sulungnya itu.
Dengan tanpa menoleh ke arah Papanya, David yang telah berada di tengah-tengah tangga langsung berhenti. "Maaf, Pah! aku cape, aku mau istirahat," ucapnya dingin.
Lalu ia kembali melangkahkan kakinya menuju ke dalam kamar.
Sementara Kania merasa cukup kaget dan tercengang melihatnya bagaimana sikap dari suaminya itu.
"Eh, Kania. Sudah sana susul suamimu itu! Nanti kalau kamu sudah istirahat baru kita ngobrol sama Tante, ok?" ujar Sizka, wanita yang baru dinikahi oleh Jhonny Abraham sekitar 5 tahunan yang lalu.
Sambil tersenyum canggung, gadis itu pun mengagguk patuh. "Ya, sudah, Tan, Om. Aku mau menyusul David dulu sekarang."
Kemudian dengan segera gadis tersebut bergegas ingin menyusul David yang sekarang sedang rebahan di atas tempat tidurnya. Ia sebenarnya tau kalau suaminya itu memanglah tidak pernah meyukai ibu tirinya yang merupakan adik perempuan dari Mamanya yang tak lain adalah Tante Sizka.
Ya, dirinya sih memakluminya. Mungkin David masih merasa sangat marah dan tak terima dengan pernikahan Papahnya dengan Tantenya itu. Bagaimana David tidak marah? Karena baru saja sebulan Mamanya meninggal dunia, Papahnya malah sudah menikah lagi dengan Tantenya, Sizka.
Dan menurut gosip yang beredar luas. Mamahnya meninggal dunia karena bunuh diri karena merasa sangat syok ketika mengetahui kalau suaminya itu telah berselingkuh dengan wanita lain. Dan bahkan wanita itu tengah mengandung. Dan wanita itu tak lain dan tak bukan adalah sekertarisnya di kantor yaitu Sizka yang sekarang sudah mempunya seorang putri berusia 4 tahun.
Sehingga membuat Melinda sang Mamahnya itu sangat terpukul dan juga sedih. Hingga tanpa berpikiran panjang lagi mengambil jalan pintas itu untuk bisa mengakhiri rasa sakit yang dirasakan hatinya itu.
Tentu saja, pada saat itu David yang sedang berkuliah di Singapura itu pun merasa sangat syok ketika mendengar Mamahnya yang telah meninggal dunia secara tiba-tiba.
__ADS_1
Dan setelah ia pulang ke rumahnya ini, barulah ia tau apa penyebab Mamahnya meninggal.
Mulai saat itulah, timbul rasa benci dan dendam yang begitu dalam terhadap kedua orang tersebut. Dan di saat itu pula, lelaki itu mulai memandang semua wanita itu adalah sama liciknya dan juga matre sama seperti ibu tirinya tersebut.
Sehingga semenjak itulah, lelaki tampan yang mempunyai darah keturan Turki dan Belanda dari kakek buyutnya itu menjadi seorang players yang suka bergonta ganti perempuan dengan sesuka hati.
***
Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat. Sudah dua tahun berlalu, namun David masih tetap tidak bisa menemukan Tiana. Sudah dengan berbagai cara ia mencoba untuk mencarinya. Namun hasilnya nihil. Hingga akhirnya ia pun menghentikan pencarian itu.
Dan sudah selama itu pula ia menjalankan pernikahan palsu ataupun pernikahan kontrak yang terasa hambar dan penuh dengan kepura-puraan bersama Kania.
Dari luar, kedua orang itu tampak seperti pasangan yang begitu harmonis dan sangat sempurna di mata orang. Namun, pada kenyataannya tidak seperti itu. Karena sesuai dengan isi perjanjian dalam surat kontrak pernikahan itu, David masih suka bergonta ganti perempuan walaupun tak sesering dahulu.
Namun di dalam hatinya tetap berharap dan merasa sangat yakin, kalau suatu saat nanti ia pasti bisa menemukan gadis yang membuatnya nerasa tak tenang selama 2 tahunan ini.
"Tiana! Kenapa sangat susah sekali untuk bisa menemukanmu? Tapi aku berjanji, begitu aku sudah bisa menemukanmu nanti. Jangan harap aku akan membiarkanmu hidup dengan tenang, Tiana!" batin David.
Dengan mengepalkan kedua telapak tangannya, lelaki itu tampak begitu marah dan dendam kepada gadis tersebut. Karena telah berani mempermainkannya dan membuatnya sangat tersiksa selama ini.
Sehingga apabila dia bisa bertemu dengan gadis itu, ia pun berniat akan membuat perhitungannya dengannya nanti.
Entah perhitungan yang seperti apa, hanya dialah yang tau.
__ADS_1