Sayang, Apa Kau Menyesal??

Sayang, Apa Kau Menyesal??
Episode 11 " Glen Mario Zaldy "


__ADS_3

Glen adalah anak sulung dari keluarga Zaldy, Papinya bernama Roy Zaldy merupakan seorang pengusaha yang mempunyai berbagai macam jenis usaha dimana - mana, lebih banyaknya bergerak di bidang otomotif, karena memang sejak muda dia menyukai bidang otomotif, dulu ketika muda sebenarnya Roy bercita - cita sebagai seorang pembalap Profesional, namun karena terlahir dari keluarga kaya dan terpandang akhirnya cita - citanya kandas akibat di tentang ayahnya Frank Zaldy.


Roy Zaldy menikah dengan seorang gadis cantik yang berasal dari keluarga sederhana bernama Eva Kirana, gadis berdarah campuran Jawa dan Manado itu memiliki paras yang cantik dengan kulit yang putih bak pualam, ditambah hidung yang mancung dan alis yang tebal memikat. namun di tahun pernikahannya yang ke 7 bersama Roy, Eva berselingkuh dengan mantan pacarnya semasa SMA dulu yang memang sangat tampan, hingga Eva tega meninggalkan suami dan kedua anaknya Glen dan Mima.


Roy menjadi begitu hancur setelah ditinggalkan wanita yang begitu ia cintai, Roy amat tidak menyangka cinta Eva kepadanya hanya bertahan selama 7 tahun dan memilih berlabuh kepelukan mantannya. Roy tak habis pikir, dengan semua cinta dan ketulusan yang sudah Roy berikan kepada Eva bahkan tidak ada artinya. Roy pun menjadi seorang pemabuk yang tak lagi mempedulikan anak - anaknya, hanya adiknya lah Lusi yang akhirnya menggantikan kasih sayang untuk anak - anaknya disaat Roy sibuk menghibur dirinya dari rasa sakit.


di mata orang lain mungkin Roy terlihat sempurna, karena ia tetap handal menjalankan bisnisnya, tanpa orang - orang tau betapa hancur keluarganya.


Glen kecil sering sekali menangis dan mengurung diri di kamar, dia sempat membenci wanita karena pengalaman buruk sosok Maminya yang pergi meninggalkan ia dan Mima tanpa bekas kasihan demi lelaki lain. Sampai - sampai ia sempat merasa jijik pada wanita, hingga ia beranjak dewasa dan gejolak hasrat laki - lakinya berubah dan ia mulai tertarik pada wanita.


namun, dendam di hatinya masih ada, ia masih belum bisa menghilangkan rasa dendamnya, sehingga ketika ia sudah dekat terhadap seorang wanita, lama - kelamaan ia merasa tak nyaman lalu pergi menjauh, hingga banyak wanita yang patah hati oleh Glen. bahkan seorang teman wanitanya bernama Angel begitu dendam pada Glen karena telah mengabaikannya begitu saja setelah Glen sempat mendekatinya.

__ADS_1


sampai kemudian Glen melihat Sheila di kantin Minggu kemarin, membuat jantungnya berdebar tak karuan setelah tak sengaja memandang gadis cantik itu. kemudian ia jadi salah tingkah dan ingin sekali mengenal Sheila lebih jauh, hatinya merasa harus dekat dengan gadis itu, seperti ada magnet yang menariknya begitu kuat. dan tanpa berpikir panjang ia berusaha mendekati Sheila dengan membayar makan gadis itu yang kebetulan sedang bersama temannya Desi. dengan harapan, Glen akan dapat kesan pertama yang baik Dimata Sheila.


setelah mendapat respon pertama yang positif, Glen akhirnya tak henti memperhatikan gerak - gerik Sheila, tapi Glen tak berani untuk makan di restauran tempat Sheila bekerja karena ia akan merasa canggung harus makan diperhatikan oleh Sheila. ia hanya akan memperhatikan Sheila dari kejauhan sehingga gadis itu tidak akan menyadarinya.


ketika Glen tau Sheila masuk siang dan pastinya akan pulang malam, ia tidak menyia - nyiakan kesempatan yang ada untuk dapat mengantarkan gadis itu pulang ke rumah, supaya hubungan mereka bisa semakin dekat, karena Glen bingung ingin memulai dari mana dulu. selama ini jika tertarik pada seorang wanita, Glen tidak perlu terlalu berusaha keras karena kebanyakan wanita - wanita itu lah yang datang kepadanya dengan senang hati.


Glen pun selama mendekati Sheila sebenarnya sudah tak tahan untuk tidak menyentuh gadis cantik itu, hasrat lelaki dewasanya bahkan sudah begitu mendidih. melihat paras Sheila yang amat cantik dan menggoda meskipun dengan tampilan yang sederhana tak seperti cewek zaman sekarang yang masih muda tapi dandanannya sudah seperti Tante - tante. namun dia berusaha keras menahannya karena ia sadar, Sheila bukan gadis sembarangan dan ternyata benar, gadis itu berasal dari keluarga baik-baik dan masih begitu polos dengan umurnya yang masih 19 tahun.


akan tetapi, setelah menahan hasratnya yang besar terhadap Sheila akhirnya ia tak sanggup lagi dan dengan secepat kilat mencium bibir Sheila yang begitu terukir dengan sempurna ketika di perjalanan pulang. Jantungnya seperti mencair ketika ia sudah berhasil menyalurkan hasrat lelakinya.


" hmmmm.....sorry La....gw suka sama Lo...dan gw udah gak bisa nahan diri gw lagi, gw suka sama Lo sejak pertama kali gw ngeliat Lo di kantin, sejak saat itu hati gw gak karuan, gw kepengen Deket terus sama Lo dan...Lo mau kan jadi pacar gw????" ungkap Glen dengan mimik serius dan begitu to the point tanpa basa - basi lagi.

__ADS_1


Sheila yang masih begitu kaget dengan kejadian barusan pun hanya bengong belum bisa merespon pertanyaan Glen. ia bingung mau marah atau senang, karena setelahnya hati Sheila pun merasa berdebar penuh perasaan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya, ini adalah ciuman pertama bagiku. seharusnya aku marah karena tiba - tiba Glen menciumku padahal kami baru kenal dan belum ada ikatan pacaran, tapi....hatiku merasa berbunga - bunga dan aku tidak bisa membohongi diriku, gumamnya dalam hati.


" La...kok Lo diem??? Lo marah yah sama gw??? gw minta maaf La...klo gw udah gak sopan.... tapi demi Tuhan, gw suka sama Lo dan gw pengen Lo jadi pacar gw..." tambah Glen lagi setelah tidak ada respon dariku. akhirnya aku tersadar kembali.


" ahh Iyah Glen... gak apa - apa, gw ngerti kok...tapi ehmmm....gw...gw belum bisa jawab pertanyaan Lo sekarang, gak papa ka?? kalo gw pikir - pikir dulu " jawab Sheila yang seketika mematahkan hati Glen yang sudah penuh harap itu. tapi Glen memaklumi keputusan Sheila, apalagi mereka baru kenal seminggu semuanya pasti terasa begitu cepat bagi gadis polos seperti Sheila...


" Iyah La...gw ngerti kok kalau Lo butuh waktu untuk berpikir, gw juga gak maksa Lo harus jawab sekarang kok..." ucap Glen sambil tersenyum tampan, padahal dalam hati ia sedikit kecewa.


lalu Glen pun melanjutkan perjalanan dan akhirnya sampai di depan Gank rumah Sheila, setelah kejadian itu mereka berdua menjadi kaku dan hanya diam saja. setelah sampai Sheila pun langsung buru - buru turun dari mobil dan pamit pada Glen.


" gw duluan ya Glen, makasih untuk hari ini" ucap Sheila seraya berlalu.

__ADS_1


Glen pun merasa tak karuan, melihat perubahan sikap Sheila yang dingin seperti itu lalu tak lama melaju kendaraannya pergi.


*** Bersambung ***


__ADS_2