Sayang, Apa Kau Menyesal??

Sayang, Apa Kau Menyesal??
Episode 29 " Siasat Jahat Angel "


__ADS_3

setelah menempuh perjalanan selama 1 jam akhirnya Angel sampai di rumah mewahnya dengan pekarangan yang begitu luas dan berjejer mobil mewah milik Daddy nya Alfred.


" Pak Min tolong bawakan tas saya ke dalam... " perintah Angel pada kepala pelayan di rumahnya itu yang usianya sudah 70 tahun, mengabdi sedari ia muda pada keluarga Tuan Alfred.


" baik Nona Angel... " seraya membungkuk kemudian menyuruh pelayan lain yang berbaris di sampingnya membawakan beberapa koper milik Angel ke dalam rumah.


Angel pun memasuki rumahnya yang terlihat megah bak istana dengan pintu yang menjulang tinggi. Rasanya ia sudah tak sabar bertemu dengan kedua orangtuanya yang sama sekali tidak tau bahwa anak semata wayangnya itu akan pulang hari ini.


selama 2 tahun belakangan, Angel melanjutkan kuliah S2 nya di Australia, selama itu ia hanya pulang ke Indonesia beberapa kali saja dalam setahun hanya ketika libur akhir tahun biasanya.


" Mom.....Dad....I'm home !!!! " teriaknya menyeruak ke seluruh penjuru rumah membuat wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan anggun terhenyak kaget hingga menumpahkan sedikit teh yang sedang ia seruput. tiba - tiba senyumnya merekah menyadari suara yang amat akrab ditelinganya.


" Angelllllllll....... Sayang Mommy ahhhhhh.... " ujar Anita terlihat begitu gembira seperti seorang anak kecil lalu berlari ke arah Angel dan memeluknya dengan erat.


" kok kamu gak kasih tau Mommy kalau mau pulang??? kan Mommy sama Daddy bisa jemput kamu ke bandara sayang... " bisik Anita lalu melepaskan pelukannya dan mencium pipi Angel.


" aku sengaja mau kasih Mommy sama Daddy surprise.... " ungkap Angel excited.


" hmmmm dasar kamu ya.... " ucap Anita gemas sambil menyentuh hidung Angel.


" eh Daddy kemana Mom??? kok gak keliatan?? " tanyanya penasaran, karena sedari tadi Alfred tidak kunjung muncul.


" tadi lagi mandi, paling sebentar lagi Daddy turun... " jawab Anita.


" kamu pasti haus sayang, ayo kita ke dapur biar Mommy buatkan minuman kesukaan kamu...kamu pasti kangen lychee tea kan sayang??? " tambahnya bersemangat.

__ADS_1


" ahh Mommy tau aja aku kangen banget sama minuman itu, karena disana susah sekali nyarinya Mom... " ungkap Angel terlihat riang, Yap....gadis cantik yang terlahir kaya raya itu sangat menyukai es teh Leci, sungguh seleranya begitu sederhana mengingat gayanya yang begitu Glamour.


Anita pun menggenggam tangan Angel dan menariknya ke dapur, lalu membuatkan sendiri minuman kegemaran anaknya tanpa bantuan pelayan.


" Angelllll.......!!! " teriak Alfred dengan terkejutnya, melihat anak kesayangannya itu sedang asyik minum di dapur.


" Hai dad.... " sapa Angel kemudian lanjut menenggak minuman favoritnya.


Alfred pun langsung menghampiri Angel dan memeluknya. " kenapa kamu gak kasih kabar kalau mau pulang sayang??? kan Daddy bisa jemput kamu ke bandara.... " bisiknya.


" it's okay dad.... aku sengaja kok kasih surprise buat kalian....heheheh... "


" ahh bisa saja kamu... tapi surprise kamu berhasil sih, Daddy sampai gak percaya tadi liat kamu lagi minum di dapur, Daddy kira cuma halusinasi Daddy saja...." ungkap Alfred sambil tertawa.


" I mis you both Mom and Dad.... " ucap Angel seraya mencium pipi Mommy and Daddy nya.


setelah selesai minum mereka bertiga beranjak ke ruang keluarga, berbincang-bincang melepas rindu satu sama lain, Angel banyak bercerita tentang hari - harinya di Australia, terlihat Alfred dan Anita begitu serius menyimak cerita anaknya itu.


mereka berdua sebenarnya merasa sangat kesepian berada di rumah sebesar itu tanpa kehadiran anaknya, tapi apa boleh buat, Angel bersikukuh ingin melanjutkan sekolahnya di negeri kangguru itu, dan kesibukan Alfred mengurus bisnisnya tidak memungkinkan ia untuk sering - sering mengunjungi anaknya disana.


" Dad...bagaimana kabar rencana untuk menjodohkan Aku dan Glen??? " ungkit Angel di sela - sela perbincangan mereka.


" kamu tenang saja sayang, Daddy sudah mengurusnya dengan baik.... " Jawab Alfred dengan senyum penuh keyakinan.


" Daddy sudah merencanakan semuanya matang - matang, dan sepertinya kali ini Glen tidak akan punya banyak pilihan selain menerima perjodohan ini.... " Alfred menambahkan seraya tersenyum licik. Membuat Angel merasa di atas angin dan ikut tersenyum puas.

__ADS_1


" thanks Dad.... sudah mengusahakan yang terbaik untuk Angel, Daddy memang TOP...I love you Daddy.... Muachhhh....." Angel mencium pipi Alfred dan memeluknya.


Alfred merupakan teman bisnis Roy sedari muda, awalnya mereka adalah teman sekelas ketika SMA dulu, kemudian pertemanan mereka awet hingga kini. mereka yang memang berasal dari keluarga Kaya Raya kerap saling membantu satu sama lain dalam berbisnis. Alfred sadar sekali bahwa anaknya sangat menyukai Glen, dan selalu mengejarnya sedari dulu,namun Glen tidak pernah membalas perasaan anaknya, membuat Alfred membenci hal itu, baginya kebahagiaan Angel adalah hal terpenting untuknya, sehingga ia akan melakukan apapun untuk membahagiakan anaknya.


" kali ini...kamu pasti akan bertekuk lutut di hadapanku Glen... rencana ku dan Daddy kali ini pasti tidak akan bisa kamu tolak, kamu milikku!!!! HANYA MILIKKU!!! " ucap Angel dalam hati.


***********


di dalam Apartemennya, Glen terlihat galau dan hanya duduk termenung di sudut ranjangnya.


banyak sekali yang ia pikirkan, hingga ia Lupa pada kekasihnya Sheila. biasanya setiap bangun tidur ia pasti mencari handphone nya dan berusaha menyapa Sheila melalui WhatsApp atau menelponnya. tapi kali ini tidak, hatinya sedang terluka.


dirt....


dirt....


dirt...


terdengar ponselnya berdering.


" hmmmmm...Tante Lusi telpon... " gumamnya malas, dan Glen memilih mengabaikan nya.


dia benar-benar ingin sendirian, menenangkan diri, mulai membiasakan diri untuk mandiri kedepannya, tanpa mengharapkan bantuan dari Papinya yang EGOIS itu.


" Lo pasti bisa Glen...berjalan diatas kedua kaki Lo sendiri, memulai kembali semua dari awal.... " berusaha menyemangati dirinya yang sedang lemah.

__ADS_1


" demi Sheila yang nantinya akan menjadi pendamping hidup Lo kelak, Lo harus bangkit untuk berusaha membahagiakan dia, dia cewek baik, dia pasti mau Nerima gw apa adanya....gw yakin dia sayang sama gw juga bukan karena harta gw, ya dia tulus...gw yakin dia tulus sama gw..." lanjutnya menyemangati diri sendiri.


__ADS_2