
setelah berhasil diterima di universitas idaman aku tak lupa membagikan kabar gembira ini kepada orangtuaku. mereka sangat kaget dan bahagia ketika aku pulang membawa berita yang membanggakan. bisa terlihat jelas betapa bangga Bapak dari raut wajahnya yang menahan tangis haru, yang aku tau semenjak menderita STROKE Bapak jadi gampang menangis, tidak setegar biasanya dan aku paham itu karena pengaruh dari penyakitnya.
seraya memelukku Bapak berkata " Bapak bangga sekali sama kamu nak...semoga kamu bisa menggapai semua cita cita mu, Bapak selalu mendoakan yang terbaik untuk masa depanmu, dan semoga Tuhan selalu menjagamu kapanpun dan di manapun kamu berada " sesudahnya Bapak meneteskan air mata yang sudah tak mampu lagi untuk ia tahan, aku pun ikut menangis haru begitu pula Mama yang sibuk mengusap bahuku.
sebagai hadiah karena aku sudah Lulus tes masuk Universitas terbaik di Indonesia, Glen memberikan aku kado manis, sebuah makan malam di hotel mewah bintang 5. Aku yang tidak punya gaun bagus sama sekali merasa enggan pada awalnya, sebenarnya bukannya tidak mau, tapi aku takut nanti akan kikuk karena belum pernah sama sekali makan di tempat mewah, untuk gadis miskin sepertiku bisa makan fast food saja sudah girang, pikirku. Namun lagi-lagi bukan Glen namanya jika tidak bisa mengubah pendirianku, akupun mengiyakan ajakannya.
Glen juga tak lupa mengajakku ke salah satu butik ternama di sebuah Mall besar yang sekalipun tak pernah kuinjakkan kakiku disana. " wow...mewah sekali "gumamku, Mall yang biasa aku datangi hanya mall biasa yang isinya pun bukan toko - toko mewah dengan branded internasional. Glen menarik tanganku menuju butik mewah yang terlihat jelas mahalnya dari baju - baju yang terpampang pada Mannequin di depan toko. desain tokonya saja sangat elegan dan berkelas, dipenuhi warna Rose Gold dan peach yang mewah. ' jangan - jangan harga baju disini sama seperti gajiku sebulan ' pikirku keheranan.
pelayan di toko tersebut juga begitu ramah menyambut kami, seorang SPG datang menghampiri kami " ada yang bisa saya bantu Kak..." sapa sang SPG yang tinggi menjulang dengan ramahnya.
akupun langsung melirik ke arah Glen.
" tolong tunjukkin pacar saya koleksi Gaun disini ya mba..." pinta Glen sambil tersenyum tampan dan menyeringai ke arahku. aku hanya meliriknya tajam, sejujurnya aku gugup karena ini yang pertama bagiku untuk belanja baju di tempat sebagus dan se WOW ini.
si mbak SPG pun langsung dengan ramah memintaku mengikutinya. seperti seekor itik kecil aku dengan patuh mengekor di belakangnya, untung tinggiku tak jauh dari mbak - mbak ini, kalau tidak pasti akan terlihat seperti ibu dan anak. terakhir aku mengukur tinggiku 171 CM, cukup tinggi untuk ukuran perempuan Indonesia, membuatku sempat berpikir ingin bercita - cita sebagai Pramugari namun dilarang keras oleh Bapak.
si Mbak SPG mengambilkan 5 potong Gaun yang dianggapnya cocok untukku, akupun bergegas ke fitting room untuk mencoba ke 5 nya, lalu menunjukkan satu persatu kehadapan Glen yang sudah duduk manis di sofa dekat fitting room. Gaun pertama yang ku pakai berwarna maroon dengan panjang selutut setelah selesai aku keluar lalu menunjukkan pada Glen apakah cocok atau tidak.
__ADS_1
" gimana Glen??? cocok gak?? " tanyaku mengagetkan Glen yang sedang sibuk dengan HP-nya, seketika mata Glen terbelalak, bukannya menjawab ia malah senyum - senyum tak jelas membuatku mengangkat bahu berusaha menyadarkan cowok itu.
" sorry sayang....kamu beda banget, aku sampe kaget..." ucapnya sampai terkekeh kegirangan.
" hmmmm...jelek yah??" tanyaku lagi menganggap respon Glen adalah sebuah ledekkan baginya.
" bukan jelek sayang ...justru kamu keliatan cantik banget, makanya aku sampe kaget tadi.
memang biasanya aku gak cantik yah??? tanyaku dalam hati, ahh dasar cewek, semua dibikin serba salah,hehehe.
" serius ???"
" yaudah aku coba lagi ya yang lain " ucapku sambil kembali mencoba baju - baju yang lain.
setelah Glen melihat semua baju yang aku coba tetap pilihannya jatuh pada gaun pertama yang berwarna maroon tadi, hemmm baiklah, toh gaun itu memang membuatku terlihat lebih elegan dan cantik.
💐💐💐💐💐💐
__ADS_1
keesokan sorenya Glen menjemputku di tempat biasa, Gank dekat rumahku. dia sengaja menjemputku lebih awal karena ingin mengajakku ke salon, dia getol sekali ingin me make over aku. dia ingin aku tampil sempurna di makan malam perayaan kelulusanku nanti malam. Baik sekali bukan, akupun gemas dengan perhatiannya yang begitu besar.
Dan kami mendatangi salon mewah lainnya, tampaknya Glen tidak suka tempat yang biasa, semuanya harus spektakuler, membuat jiwa misqueenku bergetar.
kamipun disambut dengan hangat. lagi - lagi Glen yang berbicara pada karyawan yang bertanya, sebab aku tidak pernah masuk ketempat seperti ini seumur hidupku.
" Mbak tolong dandanin pacar saya ya, tapi jangan terlalu menor dan kelihatan tua soalnya dia udah cantik " pintanya sambil tersenyum pada seorang pegawai wanita berumur 30an dengan rambut grey ash. Lagi - lagi aku melirik ke arah Glen mendengar perkataannya di akhir kalimat, harus banget yah kata CANTIK di keluarin, bikin aku malu ajah. si Mbak pegawai salon pun tersenyum menanggapi dan mengajakku ke ruangan khusus make up.
seumur hidup, inilah pertama kalinya wajahku di dandani orang lain. biasanya jika ingin bepergian keluar aku hanya menggunakan mascara, lipstick matte warna nude, dan eye liner, sumpah aku tidak pandai make up, aku lebih suka tampil sederhana.
setelah selesai, si Mbak pegawai yang mendandaniku pun berdecak kagum melihat hasil make up nya.
" wah...kakak keliatan cantik banget, pasti pacar kakak bangga punya pacar cantik kayak kakak...hehe.." puji sang pegawai membuatku jadi tersipu malu. tak lama kemudian aku keluar dari ruangan make up.
Glen pun langsung terbangun dari duduknya dan kembali terbelalak seperti kemarin. come on Glen, gak ada ekspresi yang lain apa?? tanyaku gemas melihat ekspresi Glen yang lucu menurutnya.
" wah cantik banget pacar gue...just like a princess...." gumamnya memujiku sambil mengusap bahuku. Glen tampak begitu puas memandangku, ada pandangan bangga tersirat jelas disana. dan aku merasa bahagia melihatnya, setidaknya penampilanku ini bisa mengimbangi Glen yang bagiku seperti langit dan aku buminya.
__ADS_1
💙💙💙💙💙💙💙