
Yeay....akhirnya tepat sebulan aku bekerja, artinya aku sudah dapat gaji...ihiy....senangnya hatiku, kerja kerasku selama sebulan ini tidak dia \- sia dan terasa begitu berarti. sebab, selama aku hidup aku hanya bisa meminta uang kepada orang tua, dan selama 19 tahun aku hidup akhirnya aku bisa cari uang sendiri dengan cara yang halal, pikirku bahagia. merasa begitu bangga atas pencapaian yang aku raih ini.
sehabis pulang bekerja,kebetulan aku masuk shift pagi dan jam 3 sore sudah pulang, aku mampir ke supermarket membeli buah Dan makanan untuk keluargaku. sekalian untuk merayakan gaji pertamaku, meskipun sederhana dan tidak seberapa tapi aku ingin orang - orang didekatku ikut merasakan hasilnya.
" Sore Ma. . ." sapaku pada Mama yang sedang menyirami tanaman di depan rumah. Mama tersenyum dan membalas ku " sore sayang, kamu udah pulang?? bawa apaan itu?" tanya Mama penasaran pada dua tentengan yang aku bawa.
" Sheila habis gajian Ma, tadi mampir ke supermarket buat beli buah sama makanan untuk di rumah...hehe" ujarku seraya masuk ke dalam rumah dan meletakkannya di atas meja ruang tamu.
" wah banyak banget La....emang gajinya banyak???" tanya Mama sambil sibuk membuka bungkusan yang aku bawa.
" lumayan lah Ma...gak banyak - banyak banget kok, Sheila cuma pengen ngerayain kecil - kecilan aja, biar semua ngerasain gaji pertama Sheila, hasil jeripayah aku sendiri.." ujarku.
Mama terlihat begitu bangga padaku, dari wajahnya terlihat betul betapa Mama tersenyum begitu lepas kemudian memelukku. " Mama bangga sama kamu sayang, disaat anak seusia kamu pasti kepengen banget untuk kuliah...kamu malah harus capek banting tulang, maafin Mama ya La ..." tiba - tiba raut wajah Mama berubah jadi sedih dan menitikkan air mata. buru - buru aku langsung mengusap air mata Mama.
" Mama kenapa nangis ma?? Sheila gak apa - apa kok...Mama jangan sedih Ma, Sheila kan udah besar. udah banyak pengorbanan Mama sama Bapak selama ini untuk Sheila, itu aja udah sangat berarti untuk Sheila Ma...Sheila juga ngerti sama keadaan yang kayak begini itu bukan mau kita Ma, semua udah takdir Tuhan...." kataku sambil tersenyum berusaha menenangkan Mama.
aku keluarkan amplop dari tasku berisi sebagian gajiku yang sudah aku siapkan untuk Mama.
" Ma...ini ada sedikit uang dari Sheila, Mama ambil yah...untuk nambahin keperluan di rumah Ma...." ucapku sambil menyodorkan amplop ke tangan Mama. seketika Mama kaget dan menolak.
" gak...gak usah La, kamu simpan aja uangnya untuk tabungan kamu...Mama ada kok, gak usah ya sayang...simpan aja untuk kamu nabung, kan itu juga nanti buat kamu kuliah kan...." ujar Mama sambil memasukkan kembali amplop yang aku berikan ke dalam tasku.
" hmmmmm... yaudah kalau Mama bilang begitu... tapi Kalau Mama ngerasa butuh, bilang aja ke aku ya Ma..." tambahku.
__ADS_1
" iya sayang....makasih yah" jawab Mama sambil mencium keningku.
aku pun beranjak hendak mandi,,,
keesokan harinya aku mendapatkan seragam baru, sudah tidak pakai seragam hitam putih lagi deh.
seragamnya cukup keren, dijahit pas body alias body fit. jadi lekuk badanku terlihat, membuatku merasa lebih elegan, walaupun ya aku hanya seorang ' pelayan restauran ' hehe....
ketika bercermin dengan memakai seragam baruku aku semakin percaya diri, sambil senyum - senyum sendiri.
respon orang - orang disekitarku pun baik, mereka cukup terpana oleh penampilan baruku. mereka bilang aku terlihat lebih cantik dan elegan, bahkan para lelaki begitu senang menikmati penampilan baruku,ckck...
waktu jam istirahat ku datang, aku memutuskan untuk makan di kantin bersama Desi, teman kerjaku yang kebetulan shiftnya sama. ramai sekali kantinnya, kebetulan memang pas lagi jam makan siang, sehingga banyak karyawan dari kantor - kantor di sekitar tempatku bekerja makan disana.
ketika aku berjalan bersama Desi, aku perhatikan banyak karyawan laki - laki yang berbisik satu sama lain sambil menatapku, aku biasa saja dan terus berjalan dengan acuh, sedangkan Desi sepertinya sadar akan hal itu dan bertanya padaku " La...kayaknya cowok - cowok itu pada ngomongin kita yah, pas kita lewat mereka pada bisik - bisik sambil ngeliatin gitu..." ujar Desi penasaran.
kami memilih untuk duduk dipojokkan di depan tukang soto Bogor, kebetulan aku tadi lupa sarapan sehingga perutku rasanya lapar sekali, kepengen makan nasi biar kenyang,hehehe...
" Bu sotonya 2 yah, pake nasi..." pesanku pada ibu tukang soto Bogor.
" iya mba..." jawabnya.
tak selang beberapa lama soto pesanan kamipun datang, hmmmm.....akhirnya aku makan juga, udah laper banget...ujarku dalam hati.
__ADS_1
ketika aku menengok ke arah kiri, secara tidak sengaja tatapanku terhenti pada sosok cowok berbaju putih yang sedang asyik meneguk minumnya. entah kenapa, mataku tak mau beralih kemana - mana, hanya kepada cowok itu. dan apesnya, cowok itu pun balik menatapku karena mungkin merasa ada yang memperhatikannya. langsung saja aku jadi salah tingkah, buru - buru aku berpaling dan langsung meminum es teh manis ku supaya kelihatan sibuk, owh....ya ampun....malu sekali aku...
parahnya lagi, si cowok masih menatapku, raut wajahnya seperti orang yang merasa tidak suka karena aku perhatikan, ugh...sombongnya, pikirku.
biasanya juga cowok - cowok yang suka liatin aku, keluhku kesal. eh, tapi kenapa aku jadi kesal, aduh....kenapa sih aku ini!!!!
setelah sesi pandang - pandangan kami selesai, aku tersadar untuk segera balik ke tempat kerjaku, daripada terlanjur tengsin berat.
" ayo Des kita bayar, gerah nih...gw pengen buru-buru balik " ajakku, lalu Desi mengiyakan.
baru saja berdiri dari bangkuku, tiba - tiba cowok yang tadi sibuk ku perhatikan menghampiriku dan bilang.
" sini gw bayarin makanan kalian.... Bu berapa semuanya? " ujar si cowok lalu mengeluarkan dompetnya dan membayar makan siang kami. akupun hanya melongo masih tidak percaya dengan apa yang aku saksikan.
kok bisaaa???? kenapa??? trus biar apa??? hatiku bertanya - tanya tentang aksi si cowok.
temanku Desi terlihat girang karena dibayarin,yaiyalah....pasti seneng kan dibayarin makan, tapi masalahnya...aku kan gak kenal sama dia, udah gitu kejadian tadi juga bikin aku jadi gak enak, alias tengsin!!!
" makasih yah mas Glen....jadi enak kan tuh dibayarin, hehe" ucap Desi cengengesan. waduh, mas Glen?? kok Desi tau namanya?? berarti dia kenal dong....
" iya sama - sama...yaudah gw balik yah..." ujarnya lalu beranjak pergi.
" iya makasih mas...." jawab Desi, hanya Desi yang menjawab karena aku masih shocked berat....!!!
__ADS_1
siapa sih dia sebenarnya???? ahhh....rasa penasaranku sungguh besar.....
\* \* \*