Sayang, Apa Kau Menyesal??

Sayang, Apa Kau Menyesal??
Episode 14 " Kecemasan Glen "


__ADS_3

Bukan tanpa alasan seorang Glen Mario Zaldy begitu posesif terhadap pacar barunya Sheila. secara psikis Glen memang cukup punya luka besar dihati dan pikirannya, itu semua bermula setelah kejadian suram sewaktu ia kecil dimana Maminya pergi meninggalkan Papinya yang begitu mencintai istrinya itu. kejadian yang terekam dengan baik di dalam benak seorang anak 7 tahun itu berdampak besar pada diri Glen.


Ia sempat merasa jijik terhadap sosok wanita, karena ia sakit hati melihat Mami yang begitu ia cintai tega meninggalkannya tanpa belas kasih, membuat Glen merasa bahwa wanita memang makhluk yang jahat dan kejam, hingga terbawa ke masa remaja Glen yang tidak bisa lama menjalin kasih dengan wanita manapun.


Tapi, tipe orang seperti Glen juga bisa merasa sebaliknya, yaitu ketika mendapatkan wanita yang tepat, ia akan berusaha menjaga wanita itu sepenuh hati dan tak akan mau melepaskannya. ia takut rasa sakit yang Papinya rasakan dulu hingga kini akan ia alami juga ketika wanita yang ia cintai pergi meninggalkannya.


Sheila memang bukan wanita cantik pertama yang ia temui, bahkan yang jauh lebih cantik dan sexy dari cewek muda itu pun banyak, yang bahkan suka rela memberikan tubuhnya secara gratis pada cowok tampan dan keren seperti Glen, namun Glen tidak tertarik, ia tidak suka wanita murahan.


justru ia ingin jadi yang pertama untuk seorang wanita yang ia sayangi, Karena ia paling tidak suka berbagi dengan lelaki lain. ia adalah seorang pencemburu kelas berat.


dan Sheila...tentu saja berhasil meruntuhkan tembok dingin Glen dalam sekali pandang. untuk jatuh cinta kita memang tidak pernah bisa memilih bukan??? semua terjadi begitu saja, bahkan di waktu yang kadang tidak tepat.


Glen tidak butuh waktu lama untuk merasa nyaman berada dekat gadis cantik itu, meskipun jarak umur mereka berbeda 8 tahun, Sheila 19 tahun dan Glen 27 tahun, kenyataan itu tidak menyurutkan kemantapan Glen untuk menjalani kisah yang serius dengan Sheila. apalagi ketika Glen tau latar belakang Sheila yang cukup malang, membuat Glen semakin iba dan ingin memberikan yang terbaik untuk kekasihnya itu.


meskipun mungkin di depan nanti akan banyak badai yang datang menerjang dalam hubungan mereka, Glen sudah siap dengan segala resikonya, ia akan tetap mempertahankan Sheila apapun yang terjadi.


karena dia ingin hidup berbahagia selamanya bersama gadisnya itu.


Glen ingin menjadi yang pertama untuk Sheila. yang pertama mampu menyentuh hatinya, yang nomer 1 dihatinya, yang menyuplai semua kebutuhannya, yang pertama mengecupnya, yang pertama menyentuhnya, yang menikah dengannya, yang memiliki anak bersamanya, bahkan yang duduk berdampingan bersama gadis cantik itu.

__ADS_1


sederhana namun berat bukan???


ya itulah Glen, lelaki langka yang ada pada abad yang dipenuhi lelaki hidung belang.


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


Glen sangat terbakar api cemburu ketika mendengar percakapan 2 orang lelaki teman kerja Sheila di kantin yang secara tidak sopan membicarakan kemolekan tubuh pacarnya.


" baru kali ini yah ada karyawan secantik Sheila di tempat kita..." ujar salah seorang cowok berambut cepak membuka percakapan.


" iya Ham...gw aja jadi semangat kerja gara - gara ada dia, udah cakep...putih, langsing, tinggi lagi..." tambah cowok satunya lagi terlihat begitu bersemangat menanggapi.


karena tidak ingin semakin lama terbakar api cemburu dengan obrolan kedua cowok tidak tahu diri itu Glen pun beranjak pergi dari kursinya dan menyusun rencana untuk melindungi kekasihnya dari para cowok mesum yang mengincar gadisnya. maka dari itu, setiap kali Sheila pulang kerja, Glen sengaja menjemputnya di depan tempat kerja, agar semua orang tau bahwa Sheila sudah jadi miliknya. meskipun Sheila menolak niat Glen itu, tapi ia tetap bersikeras dan akhirnya Sheila luluh juga.


Glen bahkan tidak mempedulikan tatapan sinis dari teman cowok Sheila ketika ia datang menjemput setiap Sheila pulang kerja. masa bodoh, pikirnya. yang terpenting gadisnya aman dari jangkauan para cowok hidung belang.


Dia juga sudah menyusun rencana untuk mengeluarkan pacarnya dari situ dan menguliahkannya supaya masa depan Sheila lebih cerah dan semakin membuatnya pantas untuk bersanding dengan Glen, sebenarnya Glen tidak mempermasalahkan status dan latar belakang Sheila. namun, ia tidak mau orang - orang disekitarnya nanti akan meremehkan gadis itu hanya karna ia cuma lulusan SMA. setidaknya jika Sheila menjadi sarjana, itu akan menaikan martabatnya di mata orang - orang. disamping itu, ia tahu bahwa Sheila ingin sekali bersekolah lebih tinggi, seperti ketika gadis itu bercerita tentang keinginannya yang begitu besar untuk berkuliah, namun harapannya harus pupus karena tidak punya biaya untuk kuliah,


membuat dada Glen sesak mendengarnya.

__ADS_1


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥


Glen juga berencana untuk menemui orangtua Sheila secepatnya. Ia ingin orangtua Sheila tau bahwa sekarang anak gadisnya berada ditangan seorang lelaki yang tepat dan serius pada anaknya. meskipun rencana ini belum ia beritahukan kepada Sheila, karena mengingat mereka baru sebulan berpacaran, Glen takut Sheila akan merasa ia begitu terburu - buru.


selain itu, Glen juga dalam waktu dekat akan menceritakan tentang sosok Sheila pada Tante Lusi, Tante yang sudah ia anggap seperti ibunya sendiri. Tante Lusi pasti akan senang mendengarku memiliki seorang kekasih, selama ini Tante Lusi selalu meledekku seorang GAY karena tidak pernah sekalipun melihatku bersama seorang wanita, huh!. begitu juga Mima adiknya yang selalu penasaran " kak...kakak gak punya pacar yah???" tanya adiknya yang sedang berkuliah semester 4 itu, karena tak pernah sekalipun melihat kakaknya membawa seorang perempuan ke rumah. Malang sekali nasibku, keluh Glen menanggapi komentar kedua orang wanita yang penting di hidupnya itu.


Ia juga amat penasaran akan seperti apa respon Maminya ketika tau ia sudah jatuh cinta pada seorang gadis, ah mana mungkin dia peduli!!! terakhir kali Glen mencoba mencari tau tentang keberadaan ibunya itu ia hanya mendapat kabar yang menyesakkan dada. Maminya sudah berbahagia bersama keluarga barunya di Malaysia. kadang ia tak habis pikir, apa kehadiran Glen dan adiknya tidak pernah berarti di hati wanita yang telah melahirkannya itu, apa seorang wanita bisa begitu saja menepis darah dagingnya sendiri dan menganggapnya seperti tidak pernah ada. padahal seingat Glen, Eva merupakan sosok ibu yang begitu hangat dan ramah. tidak pernah sedikitpun wanita cantik itu marah pada Glen dan Adiknya. tapi bisa Setega itu meninggalkan anak - anaknya demi lelaki lain.


Glen teringat kembali kejadian 20 tahun yang lalu silam ketika Maminya sedang berpamitan padanya dan Mima sambil membawa koper birunya.


" Mami.....Mami mau kemana Mih??? " tanya Glen kecil sambil terisak menarik tubuh ibunya yang juga tampak sedang menangis sambil membawa kopernya.


Wanita dihadapannya hanya membisu seribu bahasa, hanya suara tangisannya yang terdengar.


" Glen janji, Glen gak akan nakal lagi Mih...Glen akan turutin semua yang Mami bilang..." seru Glen lagi dengan airmata yang berurai dengan derasnya, terlihat Papinya juga memohon sambil berlutut di hadapan istrinya itu, meskipun ia tau istrinya telah berkhianat tapi Roy tidak peduli, ia terlalu mencintai wanita yang telah melahirkan anak - anaknya itu.


tanpa berkata apapun, wanita itu beranjak pergi meninggalkan mereka yang begitu terluka dan hancur. awal dimana malapetaka dalam hidup Glen berasal.


dengan semua kejadian itu, hanya satu hal yang ingin Glen lakukan ketika ia diberikan kesempatan oleh tuhan untuk bertemu dengan Maminya. ia hanya ingin bertanya...

__ADS_1


" Adakah arti Glen di hati Mami????"


__ADS_2