Sayang, Apa Kau Menyesal??

Sayang, Apa Kau Menyesal??
Episode 23 " Dia milikku "


__ADS_3

Radith merasa canggung dengan tatapan nanar dari lelaki yang tidak ia kenal dihadapannya. kenapa lelaki itu menatapnya begitu ???? tanyanya aneh. karena tidak ingin merusak suasana, akhirnya ia pamit pada Sheila.


" La...gw ke depan dulu yah... " pamit Radith hendak menghampiri Tante Rita yang nampak asik berbincang dengan saudara yang lain.


" oke Dith, thanks yah sudah datang. " balas Sheila yang tampak kikuk karena merasa tidak enak hati dengan sikap dingin Glen.


" Glen, kamu gak usah gitu dong sama dia, dia itu saudara aku!! " pintaku kesal pada Glen yang mukanya masih tampak dingin.


" emangnya aku ngapain La??? aku cuma kasih tau yang sebenarnya ke dia, kalau kamu itu pacar aku, emang salah ya ?? " Glen balik bertanya dengan ekspresi datar.


" bukan itu...kamu kan bisa lebih ramah sedikit sama dia, dia itu gak tau apa-apa, jadi jangan sinis sama dia !!! " ujarku kesal dan pergi meninggalkan Glen ke kamarku.


kenapa sih dia gak bisa sedikit aja menghargai saudaraku, disituasi begini masih aja cemburu gak jelas, pekikku gemas di kamar.


tok....tok.....tok....


Terdengar Glen mengetuk kamarku.


" sayang....buka pintunya.. " teriak Glen namun kuacuhkan, aku sedang ingin sendirian dan menikmati dukaku dengan baik tanpa diganggu cowok pencemburu itu. baru saja tadi aku begitu bahagia punya dia di sisiku, tapi sekarang sudah bikin aku bete lagi, huh!!!


########


sekitar 15 menit aku mengurung diri di kamar, kemudian Andi menghampiriku.


" La... ayo, Bapak mau dimakamkan." Andi memberitahuku, aku pun langsung beranjak bangun dari kasurku, langkahku terasa begitu berat hendak mengantarkan Bapak ke tempat peristirahatan terakhirnya.


Glen yang merasa bersalah hanya berani berada di dekatku tanpa menyentuhku sedikitpun, sepertinya ia paham bahwa aku marah padanya, dan ia tidak ingin merusak suasana.

__ADS_1


sesampainya di pemakaman, air mataku turun kembali, bagai hujan yang tak terbendung, tanpa rasa puas, air mata itu terus saja tumpah, karena cinta pertamaku kini telah pergi untuk selama-lamanya. dan mimpiku untuk membuatnya bangga dan bahagia harus pupus begitu cepatnya.


tangisku pecah menjadi histeris ketika Peti Bapak sudah di masukkan ke liang lahat. Glen langsung mendekati ku dan menangkap tubuhku yang lunglai karena begitu beratnya melepas Bapak. Mama, Ari dan Andi juga menangis Histeris dan saling merangkul satu sama lain agar tetap kuat berdiri. begitu juga saudaraku yang lain ikut terbawa suasana yang pilu dan menangisi kepergian Bapak.


Sheila Janji Pak, akan meraih cita-cita dan semua impian Sheila dengan maksimal supaya Bapak bisa tersenyum bangga dari atas sana. doakanlah Sheila Pak, agar Sheila bisa menjadi seperti yang selalu Bapak Harapkan. Berbahagialah disana Cinta pertamaku, semoga kelak kita bisa bertemu kembali di surga Nya.


Sheila berdoa dalam hati dan tanahpun mengubur sang Bapak untuk selamanya.


Goodbye my First Love.......


💐💐💐💐💐💐💐💐


Tanpa Sheila ketahui, Glen menemui Radith dan membicarakan sesuatu dengannya. tepatnya ketika Sheila marah dan pergi ke kamar tadi.


dengan percaya diri Glen menghampiri Radith yang tengah asyik menghisap batang rokoknya.


Radith yang tadi terkesan pasrah kini tampangnya lebih berani, karena Sheila tidak ada disitu, sebenarnya dia ingin membalas sikap dingin Glen tadi kepadanya, tapi ia masih jaga image di depan Sheila, ia tidak mau Sheila berpikir yang tidak-tidak pada Radith.


" it's oke, no problem. kalau gw punya pacar secantik dia, pasti gw juga akan bersikap begitu sama cowok lain tapi gak sama saudaranya. " sindir Radith yang langsung melemparkan puntung rokoknya dengan kasar ke arah lain namun dengan ekspresi yang datar. membuat Glen merasa menyesal sudah minta maaf. melihat kesombongan lelaki itu.


" lagipula gw juga gak tau kalau dia udah punya pacar, karena waktu kemarin kita ketemu di pesta dia gak bilang kalau udah punya pacar atau tunangan.." tambah Radith dengan nada bicara yang terkesan meledek. membuat Glen mengepal tangannya karena menahan kesal,namun karena situasi yang sedang ramai dan pacarnya sedang berduka ia tidak mungkin bertengkar dengan lelaki di depannya dan merusak suasana.


" gak masalah Lo tau atau gak, yang penting sekarang Lo udah tau kalau Sheila udah punya pacar, jadi jangan berpikir untuk mendekati dia!!! " ujar Glen dengan nada mengancam.


namun di balas dengan tawa meledek oleh Radith.


" gw tuh saudaranya, pasti akan sering ketemu karena Nyokap kita adalah sepupu jauh. jadi jangan sok ngancem gw bro, karena Lo cuma pacarnya bukan suaminya. so, selama janur kuning belum melengkung, Sheila bisa jadi milik siapa aja.... " tukas Radith dengan percaya dirinya dan berlalu begitu saja meninggalkan Glen yang terbakar amarah, namun lagi-lagi dia harus menahan amarahnya di depan keramaian. BRENGSEK!!! pekiknya kesal.

__ADS_1


sekarang dia sadar, bahwa lelaki yang dihadapinya bukan lelaki sembarangan. karna jika dia tidak ada perasaan kepada Sheila, pasti dia akan takut dan tidak menjawab perkataan Glen seperti halnya yang Radith katakan pada Glen. maksud di balik perkataan Radith yang seberani itu karena dia tidak peduli dengan ancaman Glen, karena memang ternyata Radith sudah menyukai Sheila sejak perjumpaan mereka di pesta kemarin.


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


semalam setelah bertemu dengan Sheila, Radith banyak membahas tentang gadis itu pada Mamanya.


Radith tidak segan mengutarakan kekagumannya untuk gadis yang baru dia temui lagi setelah pertemuan mereka ketika masih sangat kecil dulu.


Mamanya pun paham kenapa anak sulungnya itu begitu, sebab ia pun mengakui bahwa anak sepupu jauhnya itu memang cantik dan menawan dengan tinggi semampai bak seorang model. wajar jika anaknya tertarik. meskipun dengan latar belakang keluarga yang sederhana, hal itu tidak membuat Rita merendahkannya. Rita bukan seorang ibu yang matre, dan meskipun almarhum suaminya seorang Jendral dan mempunyai harta yang melimpah, tapi ia tidak memaksakan kehendaknya kepada semua anak - anaknya. dia memberikan kebebasan untuk anaknya memilih pendamping hidup mereka masing-masing.


" Ma... Mama sama tante Renata itu kan sepupu jauh, terus kalau seandainya aku suka dan pengen menikah dengan Sheila itu boleh gak Ma??? " Tanya Radith sambil tersenyum malu-malu, ia begitu penasaran sekaligus deg - degan, ia takut dirinya dan Sheila tidak diperbolehkan menikah karena masih terhitung saudara.


Rita yang mengerti maksud di balik pertanyaan konyol anaknya itu pun tertawa geli. membuat wajah Radit semakin memerah karena malu.


" ah Mama...malah ketawa lagi..ckck " jawab Radith bete.


" kenapa gak boleh Dith... Mama sama Tante Renata itu saudara dari kakek ke kakek, jadi kakeknya Mama sama Kakeknya Tante Renata itu dulu saling kenal sejak kecil sampai jadi sahabat karib dan sudah menganggap satu sama lain seperti saudara, padahal gak ada ikatan darah sama sekali, namun sejak kecil Kakek Mama selalu bilang kalau keluarga Kakek Martin adalah saudaranya, sehingga orangtua Mama pun menganggap semua keturunan kakek Martin adalah saudara kami. " Rita menjelaskan dengan rinci silsilah hubungan keluarganya dengan Renata.


" ahhh....syukurlah kalau begitu Ma, aku lega dengernya..." jawab Radith lantas tersenyum lega.


Membuat Rita tersenyum dengan sikap anaknya yang sebelumnya sulit sekali untuk suka kepada perempuan baik - baik.


ya ...Anaknya Radith adalah seorang Playboy yang selalu berganti - ganti pacar sesuka hatinya.


meskipun Radith tidak pernah membawa pacarnya ke rumah, namun Rita tau dari seorang informan yang bekerja padanya bahwa anaknya itu adalah seorang player kelas berat yang suka nongkrong di club malam bersama perempuan nakal penjaja Sex.


Dan kesempatan ini bisa dimanfaatkan Rita untuk menjodohkan Radith dengan Sheila supaya anaknya itu berhenti menjadi seorang Playboy.

__ADS_1


BERSAMBUNG 🔥🔥🔥


__ADS_2