Sayang, Apa Kau Menyesal??

Sayang, Apa Kau Menyesal??
Episode 8 " terasa seperti kencan pertama "


__ADS_3

sedari tadi aku sudah gelisah membayangkan besok. ya...besok Glen akan mengajakku untuk bertemu dengan temannya, walaupun hanya sekedar 'Menemani', aku tetap merasa harus tampil sempurna agar tidak membuat Glen malu didepan temannya.


akupun langsung membuka lemari, berusaha merogoh baju - baju keceku yang nampaknya tidak banyak. jelas saja, aku kan jarang sekali beli baju, gerutuku kesal.


" hmmmmm .....payah banget sih, remaja kayak aku gini masa bajunya bisa diitung pake jari,huft.." gerutuku lagi sambil cemberut. semenjak Bapak jatuh sakit, uang jajanku semakin berkurang, dan Mama juga semakin jarang memberikanku baju lagi seperti dulu. akhirnya mataku tertuju pada dress satu - satunya yang tergantung di lemariku, dress semata wayangku yang paling oke sejauh ini. " ahh besok aku pakai ini aja, lagipula kan perginya naik mobil jadi gak bakal ribet.." gumamku senang seraya mencoba gaun itu sambil berkacak pinggang di depan cermin.


dressku berwarna peach panjangnya selutut, cocok dengan warna kulitku yang cerah, tinggal aku padukan dengan flat shoes ku dan make up flawless, ahh....sekarang aku sudah percaya diri dan siap untuk besok,hehehe....


jam pun sudah menunjukan pukul 11, lantas aku buru - buru tidur agar besok wajahku terlihat lebih fresh.


* keesokan harinya *


tlingg..... ( HP ku bunyi, sepertinya ada pesan masuk)


seketika aku terbangun, ketika melihat ke layar HPku , ahh sudah jam 8.... lalu aku membuka pesan WhatsApp dari Glen.


Glen : " pagi La...udah bangun belom?? owh iya, gw mau bilang nanti gw jemput Lo jam 11 yah..."


Aku. : " udah, ni baru bangun...hehehe, oke ntar ketemuannya kayak biasa yah di depan gank rumah gw..."

__ADS_1


Glen.: " oke sippp..." balas Glen lagi.


selama Glen mengantarku pulang kerja, aku selalu memintanya untuk mengantarku sampai depan Gank saja, karena aku tidak mau orangtuaku tau kalau aku diantar pulang oleh seorang cowok, pasti mereka akan berpikir yang tidak-tidak. aku masih belum ingin mengatakan yang sejujurnya pada kedua orangtuaku, toh aku dan Glen juga saat ini hanya sebatas teman yang baru kenal selama 1 Minggu.


aku pun langsung turun dari tempat tidurku, dan segera pergi ke kamar mandi untuk cuci muka, sesudah itu aku pergi ke dapur ingin mencari makanan,nampaknya cacing diperutku sudah meronta ingin diberi makan, aku lupa semalam karena terlalu excited mencoba dressku aku sampai lupa kalau sepulang kerja aku belum makan, hihihi...


" La...ini mama bikin Nasgor hati ampela kesukaan kamu...ayo makan sini" ujar Mama yang sedang sibuk merapikan meja makan. wah, rupanya mama sudah selesai bikin sarapan, pas banget lagi mama bikin Nasgor hati ampela kesukaanku.


aku pun langsung duduk dan menyantap Nasgor buatan Mama yang sudah dapat dipastikan enak bukan main!! Mama pun tersenyum melihat betapa lahapnya aku makan.


jam pun sudah menunjukkan pukul 09.30 ahh sudah waktunya aku bersiap untuk mandi. ketika hendak ke kamar mandi aku berpapasan dengan Mama.


" iya Ma...Sheila mau main ke mall sama Desi, temen kerja Sheila Ma....pengen cari buku " jawabku dengan lancar, karena aku sudah mempersiapkan alasan jika Mama bertanya nanti.


" owh yaudah..." respon Mama singkat dan berlalu.


kali ini waktu mandiku agak lama, aku luluran sebentar agar kulitku tampak lebih halus dan cantik, kusikat gigiku dengan telaten lebih lama daripada biasanya. tidak lupa aku keramas dan memakai conditioner agar lebih harum. akhirnya mandiku selesai dalam 30 menit, wow....lama juga gumamku, biasanya aku mandi secepat kilat.


aku beranjak ke kamar, mengeringkan badanku dengan handuk dan juga rambutku ditambah dengan menggunakan hair dryer agar lebih cepat kering.

__ADS_1


setelah selesai dengan rambut, aku pun menggunakan riasan flawless. kurapihkan alis tebal ku dengan mengaplikasikan pensil alis dengan tipis, lalu BB cream dengan warna natural, ditambah sedikit sentuhan blush-on berwarna pink muda, untuk bagian mata aku hanya menambahkan mascara walaupun bulu mataku sudah cukup lentik,tapi aku ingin tampil lebih maksimal, dan terakhir aku pakai lipstick matte berwarna nude. selesaiiiii... wahhhh, wajahku terlihat lebih segar dan akupun menjadi lebih percaya diri untuk menemani Glen yang modis dan cool.


tanpa terasa sudah jam 11 kurang 5 menit, akhirnya aku bersiap menunggu pesan WhatsApp dari Glen di depan rumah. kebetulan Mama sedang pergi mengobrol ke rumah Bu Ida, dan di rumah tidak ada orang.


tling... ( HPku bunyi, pesan dari Glen)


Glen : " La gw udah di depan Gank nih..."


Aku. : " oke ..gw otw"


akupun bergegas menghampiri Glen. setelah berjalan selama 2 menit akupun sampai ke depan Gank tempat Glen menungguku. Glen menyadari kehadiranku, bahkan lebih tepatnya sudah memperhatikan ku berjalan ke arahnya dengan seksama dan tanpa berkedip. setelah mendekat ke mobilnya, dia pun sigap menurunkan kaca dan menyapaku sambil tersenyum manis, " ayo masuk La...".


tidak ada sesi dimana Glen membukakanku pintu, jelas tidak...karena hubungan kami hanya teman, dan sewajarnya teman tidak membukakan pintu,ya walaupun biasanya perempuan kepingin diperlakukan bak princess, hehehe.


" wow....Lo keliatan beda banget La..." ucap Glen dengan kagumnya, tanpa henti mengamatiku, hingga membuatku jadi salting sekaligus senang, karna usahanya untuk tampil berbeda berhasil. Sang Glen pun terpana oleh penampilanku.


" ahhh bisa aja Lo...emang biasanya gw ancur banget ya Glen??? ha ha ha..." tanyaku meledek, aku tidak mau terlihat GR di depan Glen.


" ha ha ha... maksud gw kan selama kita pulang bareng gw cuma pernah ngeliat Lo pake baju kerja sambil rambut dicepol, gak pernah liat Lo pas dandan begini,he he he" jawab Glen menjelaskan perubahan yang ia lihat pada tampilan ku.

__ADS_1


" yaiyalah namanya juga lagi kerja, pasti gw pakai seragam kerja dong..hehe...eh yaudah ayo jalan, emang kita mau ngobrol aja disini..." ujarku seraya tertawa, membuat Glen juga ikut tertawa. dan akhirnya kamipun beranjak pergi.


__ADS_2