
Semua sudah Berbondong-bondong ketempat outbound, dengan seragam yang sama, mereka mendengarkan arahan dari pengawas bahkan pelatih yang sudah profesional dalam outbound dialam bebas.
Rio dan Manuek seketika itu dengan serius mendengarkannya bahkan Rio pertama kali mencoba dan sebagai contoh dalam awalan sebelum di lakukan satu persatu.
Awalnya Rio sudah pernah melihat tetapi belum pernah merasakan dengan langsung bagaimana rasa sebenarnya. Rio sangat penasaran bahkan juga sedikit takut serta khawatir dengan outbound yang sedikit menguras adrenalin.
Aira yang berganti pakaian di jurang senggani telah selesai dan Aira segera menuju ketempatnya. Aira dengan senyum yang lebar dengan percaya diri dirinya melangkahkan kaki untuk menuju ke lokasi outbound. Rio melihat Aira seraya menyapa dan seneng melihat dirinya datang ke acara senang-senang itu.
Medan yang terlihat sangat menakutkan dibawah seperti jurang, yang sangat curam, pohon diatas ketinggian gunung, bahkan pohon yang tersusun segitiga seraya seperti sawah di pergunungan.
" Hey Aira, alhamdulillah kamu datang juga, nanti kita bisa nikmati outbound disini bersama-sama, " Ucap Rio
" Iya Mas alhamdulillah tadi kerjaan tidak ada dan juga dari pengelola di berikan jatah dan aku bisa masuk didalamnya yang aku ambil aja, Ibu juga memperbolehkan aku ikut, dan saat ini aku datang, " Jawab Aira
" Oke sip, ya sudah kita dengarkan arahannya," Ucap Rio
" Iya Mas," Jawab Aira
Pelatih dan pemandu menjelaskan teknik dan cara yang harus di miliki dan di lakukan untuk melakukan outbound ini, dengan panjang lebar semua sudah di jelaskan dan mulai mempraktikkan kepada salah satu dari peserta.
" Apakah ada yang mau untuk peraga praktekkan," Ucap Pemandu
" Saya Pak, " Ucap lantang Rio
" Ya sudah kemari, cara memasang tali di bagian sini seperti ini, dan di kunci serta pasang kunci depan dengan ini, setelah itu kita kasih pengalaman lagi dengan kaitan dua tapi seperti ini, dan kita pasang alat untuk berjalan terjun, " Sudah mengerti, jadi jangan takut keamanan akan dijaga dan ini sangat kuat," Ucap pemandu
" Siap paham, " Jawab bersamaan
Semua berbisik-bisik kepada teman sebelahnya tentang outbound yang sangat menantang itu.
__ADS_1
" Kalau sudah kita coba, mas sudah siap, kita akan luncurkan tenang disana sudah ada juga penjaga," Ucap pemandu
" Siap," Jawab Rio
Perasaan berdebar jantung Rio yang mulai menekan dan berdetak. Sedekat demi detakan bertambah karena rasa takut. Tak terasa pemandu melepaakan dan Rio terjun dengan cepat, Rio saat itu terkejut dengan teriak yang membuat dirinya teriak serius bercamour takut. Dan merasakannya Rio menjadi ingin mencoba lagi.
" Aw... Aw..., degdegan tetapi seru... Sekali, aww....., " Teriakan Rio
" Gimana siapa lagi yang mau mencoba, " Tanya Pemandu
" Kalau begitu saya dulu bagaimana pak, " Sahut Aira
" Boleh-boleh beneran berani," Ucap pemandu
" Berani," Jawab Aira sambil menuju ke pemandu dan memasangkan semuanya
Teriakan yang membuat dirinya kembali pling bahkan tertawa ceria. Setelah itu para yang lainnya mencoba satu persatu, Ayah Hadi serta bos yang lainnya telah menunggu antri dengan urutan karena juga merasa takut untuk mencobanya.
Aira yang sampai di bawah bersama Rio dan mereka saling bertemu dan menceritakan keseruan yang sangat beda dan unik menurut Rio.
Dengan senyum Aira turun dan bahkan dirinya ingin mencoba lagi setelah semua selesai. Rasanya ketagihan karena keseruan dan adrenalinnya yang sangat kuat.
Mama Yasmin yang dirumah menunggu kepulang mereka berdua, tak sabar ingin mendengarkan cerita darinya selama berasa di jurang senggani.
" Hari ini hari terakhir dan mereka waktunya pulang, tapi sampai di sini kapan ya, aku tak sabar ingin mendengarkan mereka bercerita tentang jurang senggani bahkan pengalaman terbaru mereka, okelah aku siap untuk menunggunya," Ucap Mama Yasmin
Mama Yasmin yang menanti-nanti kejadian mereka berdua untuk pulang kerumah.
" Bagaimana seru dan sedikit menguras ketakutan kan, tapi sangat membuang rasa gundah di hati," Ucap Rio
__ADS_1
" Iya Mas seru sekali dan aku sangat suka, apalagi seperti terbang yang sangat extrime, aku nanti mau nambah lagi," Jawab Aira
" Aduh kamu itu cewek suka banget yang menguras adrenalin ya, aku aja tadi penasaran dan butuh waktu untuk menerima kok," Ucap Rio
" Iya mas aku suka sekali, menurut aku sangat berbeda dan alat untuk meluangkan masalahku saat ini," Jawab Aira
" Okelah aku juga setuju," Ucap Rio
" Iya mas, apalagi di bawah ada jurang yang menunggu bahkan rintangan untuk kita lewati, seperti ibarat hidup jika kita bisa melalui ini maka kita akan hidup bahagia," Jawab Aira
" Aku melihat kamu tersenyum seperti itu rasanya hati bahagia, semoga kamu melupakan permasalahan yang kita pernah buat pada awal kita bertemu, terus tersenyum Aira, aku sangat menyayangi mu," Batin Rio
" Jenius sekali kamu Aira, aku juga setuju dengan ucapan kamu, seberat apapun dan se extrim apapun semua akan ada jalan jika kita mampu melewatinya, ya sudah ayo kita duduk di sana dan kita minum sejenak," Jawab Rio
" Mari, mas, Terima pak, " Ucap Aira
Aira dan Rio turun dari tangga untuk menuju ke bawah, untuk mengisi dahaga haus di mulutnya dengan air putih yang menyegarkan.
Ayah Hadi dan bos mulai bergiliran satu persatu, dengan perasaan takut serta degdegan mereka rasakan saat itu, mereka mulai merasakan dan mulai meluncurkan satu persatu dengan urutan.
Semua sudah merasakan outbound yang menantangnya hati itu dan di lanjut dengan outbound yang lainnya, bahkan mereka sedang menikmati outbound yang unik bermain selalu bola di tanah yang basah, makan krupuk di tengah lumpur bahkan balapan dengan berkelompok mengunakan baki panjang.
Outbound saat itu membuat diri senang dan bahagia, waktu outbound pun selesai dan dilanjutkan untuk sejenak beristirahat, setelah istirahat selesai mereka diberikan pengumuman untuk membersihkan tempatnya dan menurunkan tenda masing-masing, dan dilanjutkan untuk bersih diri dan agenda penutupan.
Mereka menikmati istirahat dengan leyeh di tanah serta melonjorkan kakinya dengan leluasa.
Dengan cekatan mereka menurunkan tendanya dan menata dengan rapi dan telah selesai bahkan bersiap untuk bersih diri, satu persatu membersihkan dirinya dengan mandi bergantian, dan segera memakai baju penutup, para pengelola sudah menyiapkan tempat upacara penutupan.
Semua sudah siap serta berseraga serasi, serta memulai memasuki tempat upacara yang telah disiapkan. Penutupan di mulai dengan khidmat serta dengan penyambutan dari bos untuk menyampaikan segala keluar dan kesahnya.
__ADS_1