
Rio dan manuel pun langsung bergegas pulang setelah mengantarkan Aira sampai rumah. Rio yang sangat khawatir karena jalan menuju rumah itu sangatlah sepi dan di balik gang-gang rumah dikota.
Aira awalnya menolak kerena merepotkan banyak untuk mengantar dirinya sampai rumah, akhirnya Aira menerima karena dirinya merasa beruntunglah di antar karena dirinya pernah pengalaman di ganggu oleh preman disaat awal dirinya ke Jakarta.
Aira pun di antar dan sampai di rumah dengan baik, Rio dan Manuel segera pulang dan untuk istirahat, melainkan dengan Aira juga.
Aira yang mencari kunci pintu yang sudah Mama Hani siapkan sebelumnya, Aira gak perlu binggung untuk memasuki rumahnya. Karena dirinya sudah diberi tahu sebelumnya dengan baik
" Ya sudah ayo kita jalan sebelum larut malam," Ucap Rio
" Mari mas, " Jawab Aira
" Maaf Mas memang jalan menuju rumah teman aku seperti ini, Aira masih numpang dan ikut dirinya, " Ucap Aira
" Oh tidak apa," Ucap Rio
" Iya Mas, maaf jika Aira sangat merepotkan kalian berdua, sudah banyak di berikan sesuatu malah tambah merepotkan dirimu," Jawab Aira
" Sudahlah santai saja, ini tugas seorang lelaki untuk memastikan keselamatan seorang wanita," Ucap Rio
Tak lama kemudian mereka sampai didepan rumahnya.
" Sudah Mas, rumahnya sudah melihat, ini dia oh iya Mas Rio tidak mampir terlebih dahulu, biar sedikit istirahat," Ucap Aira
" Tidak perlu karena waktu sudah hampir larut malam, langsung saja, oh iya ini Terima buat kamu dipakai untuk besok kerja ya, aku mau lihat kamu pakai baju ini di saat kerja," Jawab Rio
" Yasudah kalau begitu Terima kasih sudah mengantar Aira, dan Terima kasih bingkisannya, Aira sangat tak menyangka," Ucap Aira
" Ya sudah aku pamit dulu, Assalamu'alaikum," Jawab Rio
" Wassalamu'alaikum, " Ucap Aira
Rio dan Manuel akhirnya berjalan menuju ke mobilnya untuk segera pulang. Dan sesampai di rumah mereka menikmati malam dengan indah, melainkan dengan Aira juga.
Keesokan harinya Aira pun berpenampilan yang berbeda sehingga Mama Hani dan Larisa memujinya. Perbedaan yang sangat beda dengan yang sebelumnya.
Penampilan yang berbeda ini membuat Rio semakin merasa ada hal yang baru yang ada pada dirinya Aira.
"Selamat pagi semuanya, " Ucap Aira
" Pagi, waduh seperti ada yang beda nie dengan penampilannya," Sahut Larisa
" Larisa ini bisa aja, cuma beda baju aja, ini baju baru saja, tampilan masih tetap seperti yang kemarin," Ucap Aira
__ADS_1
" Iya tapi sangat beda sekali Aira nampak seperti istri cuan, hehehe, btw kamu nanti pertama gajia ya," Sahut Larisa
" Sepertinya begitu, " Ucap Aira
" Alhamdulillah jadi, Hasil kerja Aira sudah ada hasil, bisa memberikan sedikit tabungan untuk diantar kerumah," Jawab Mama Hani
" Iya Tante itu yang aku tunggu agar segera di berikan perawatan yang bagus, sambil menunggu uang terkumpul lagi, " Ucap Aira
" Semoga terbaik, oh iya sudah ayo kita sarapan pagi, nanti kita telat lho perjalanan ke kantor, " Jawab Mama Hani
" Iya tante," Ucap Aira
Aira pun menikmati sarapan pagi bersama -sama dengan Keluarga Larisa.
Sesampai di kantor Aira pun di suruh untuk datang kebagian ruang keuangan, Dengan Senangnya Aira datang dan siap menerima gaji pertama dirinya berkerja di perusahaan tersebut.
Aira tidak bisa menahan rasa senangnya karena dirinya sangat membutuhkan uang itu.
" Alhamdulillah hari ini nanti hari pertama aku menerima gaji dari hasil kerjaku selama ini, jadi aku harus segera kembali untuk memberikan sedikit yang untuk biaya pengobatan Abah," Ucap Aira
" Aira aku mau keruangan aku dulu ya sama Mama, sampai jumpa lagi nanti," Ucap Larisa
" Iya Larisa, selamat berkerja," Jawab Aira
" Iya Tante, mari," Ucap Aira
" Ya sudah aku ke ruang aku dulu, waktu masih pagi dan masih belum ada orang, bersih-bersih tempat kerja aja dulu," Ucap Aira
Aira menuju ruangan, sambil menunggu semua datang Aira membersihlsn tempat kerjanya dan melaksanakan pekerjaan yang bisa di kerjakan dengan baik.
Tak lama kemudian para karyawan mulai berangkat satu persatu. Dengan silih bergantian.
Kantor mulai di penuhi serta karyawan yang sedang datang dan bersiap-siap memulai kerja, sebelum di mulai setiap pemimpin kerja semua mengumpulkan untuk melakukan briefing agar kerja hari ini berjalan dengan baik dan lancar, Agar menjadi lebih baik di hari kemarin.
Pemimpin memberikan briefing dengan detail, baik serta jelas sesuai dengan rencana dan arah yang di buat oleh pemimpin masing-masing divisi.
Aira mendengarkan dengan baik agar kerjanya semakin baik, Dirinya tidak ingin mengecewakan Rio karena telah memberikan sesuatu kepadanya dengan cuma-cuma.
Briefing selesai waktu kerja pun di mulai, Aira mulai berkerja dengan semangat, Aira segera melakukan apa yang menjadi tanggung jawabnya, sambil menunggu panggilan untuk menerima gaji.
Antrian untuk mengambil Gaji masih sampai tahap devisi lain, menunggu devisi Aira mendapatkan kesempatan untuk mengambil gaji, tak lama teman Aira keluar dari ruangan untuk menuju ruangan keuangan.
Aira dengan sibuk tetap mengerjakan tugasnya dengan baik, sehingga Aira menunggu gilirannya untuk di panggil keruangannya.
__ADS_1
Tak lama itu teman Aira masuk kedalam ruangannya, dan memanggil Aira untuk segera keruangan keuangan sekarang.
" Aira sekarang giliran kamu, tadi pihak atasan keuangan untuk memanggilkan dirimu," Ucap Temannya
" Terima kasih ya sudah aku segera ke sana, aku tinggal dulu ya," Jawab Aira
Aira menuju ruangan itu dengan senang dan penuh dengan kebahagiaan yang sangat bahagia. Aura dengan sopan memasukin ruangan itu.
Sebelum Aira Masuk kedalam ruangan, Rio telah masuk kedalam ruang keruangan dan bertemu serta membicarakan dengan dia soal itu. Tak disangka Aira mendapatkan gaji tambahan karena diri memulai masuk dengan awal, bahkan Aira mendapatkan uang pesangon karena diri berkerja dengan baik, Aira sangat kaget dan Aira hanya bersyukur karena dirinya bisa melunasi hutangnya, serta uangnya juga berbagi untuk keperluan rumah serta pengobatan Abahnya.
Aira tidak tau bahwa semua itu ulah Rio yang diberikan kepadanya untuk jasa Terima menjadi karyawan yang baik dan bijak.
" Pemisi,boleh saya masuk," Ucap Rio
" Boleh Tuan silahkan, " Jawab Sinta
" Kalau boleh tau Tuan ada apa, apakah Sinta bisa bantu," Ucap Sinta
" Setelah ini giliran Aira menerima gaji kerjanya sesuai dengan kerjanya bukan, tapi ini nanti kamu berikan kepadanya, jangan bilang dari saya, bilang saja ini bonus dengan kerja kamu yang baik, kamu oaham yang aku bicarakan," Ucap Rio
" Baik Tuan, saya akan segera laksanakan, " Jawab Sinta
" Bagus, " Ucap Rio
Rio yang keluar dari ruangan itu tak disangka Aira yang berjalan menuju ruangan itu, Rio yang keluar berjalan ke arah berlawanan Aira yang datang menuju ruangan itu. Aira sambil merasa bahagia tidak sabar menerima gaji pertamanya.
" Permisi," Ucap Aira sambil membuka pintu
" Iya silahkan masuk," Jawab Sinta
" Duduk Aira," Ucap Sinta
" Terima kasih Mbak, " Jawab Aira
" Hari ini adalah gaji awal kamu berkerja disini, gaji yang kamu dapatkan sebesar yang ada di amplod itu, ini Terima gaji kamu selama ini, tapi sebentar dan ini ada titipan untuk kamu sebagai bonus kerja kamu yang bagus dan kamu mulai kerja dengan waktu awal, jadi ini sebagai bonus untuk kamu kamu harus menerimanya," Ucap Sinta
"Apa mbak Aira dapat bonus, Alhamdulillah ya Alloh, terima kasih banyak Mbak," Jawab Aira
" Sama-sama, Semoga kerja kamu semakin baik terus bertahankan serta kembangkan sebaik mungkin, " Ucap Sinta
" Pasti itu Mbak, sekali lagi terima kasih, Aira pamit dulu, pemisi, " Jawab Aira
" Silahkan," Ucap Sinta
__ADS_1
Aira meninggalkan ruangan dengan senyum yang lebar dan kelihatan bahagia.