Senggani

Senggani
BAB 71 INTERSIF


__ADS_3

Keringat yang keluar dari muka sang dokter yang terus mengalir sehingga asisten untuk mengusap keringat sang dokter, sikap yang profesional yang sangat tinggi terhadap pasiennya, bahkan dengan rasa beda itu membuat semangat snag dokter berpacu demi pujaan hati yang ia cinta pada pandangan pertama itu. Sontak saat itu mengalami kendala soal alat yang dimana tidak berfungsi sehingga penanganan sedikit tidak lancar, dengan usaha dan kerja keras dokter untuk membuat Aira bahagia sehingga semua teratasi dengan baik dan selesai.


Di akhir operasi, dokter yang telah melepas semua pelaratan keamanan telah dibersihkan, asisten dan perawat selesai melepaskan semua alat yang terdapat pada sang Abah.


Tak lama kemudian Rio tak sengaja, datang untuk melihat kondisi sang Abah dari Aira dan memberikan kejutan kepada Aira. Yang dimana Dokter saat itu mengetahui bahwa Rio adalah teman disaat menempuh pendidikan di luar negeri yang saling kenal disana sehingga merasa merasa saingan untuk mendapatkan cinta Aira. Bahkan Renaldi yang mengetahuinya membuat Renaldi menjadi murka dan memasang muka yang tidak suka terhadap mereka berdua, karena kekasih cintanya dicuri olehnya.


Lampu di atas ruangan operasi berhenti berbunyi, dan Aira bersama keluarganya merasa bahagia, bahwa operasi berjalan dengan lancar.


" Alhamdulillah, Ibu operasi selesai, semoga Abah baik-baik saja," Ucap Aira merangkul sang ibu


" Alhamdulillah... Ibu jadi lega, semoga Abah segera lekas sembuh," Jawab Ibu


" Aamin, " Sahut Renaldi


" Terima kasih ya Mas Renaldi sudah selalu menjaga keluarga Aira, dan membantu keluarga Aira, saya hanya bisa mengucapkan terimakasih banyak kepada Mas, " Ucap Aira


" Sudah semua saling membantu, untuk Aira apa sih yang enggak Mas lakukan demi Aira, " Jawab Renaldi


" Aku lakukan semua ini untuk kamu yang aku suka, kamu perempuan yang membuat diriku nyaman dan kamu adalah pujaan hati ku,apapun aku lakukan demi kamu Aira, " Batin Renaldi


Dokter tiba-tiba keluar dari ruangannya, dan Ibu langsung menuju kearahnya dengan gegabah untuk menyanyakan soal keadaan sang suami.


" Dokter bagaimana keadaan suami saya, apakah baik-baik saja, " Tanya Ibu


" Tenang Ibu, alhamdulillah operasi berjalan dengan lancar, dan akan segera membaik," Jawab Dokter


" Terima kasih Dokter atas segala usaha dan kerja keras untuk menangani Abah saya Dokter, semoga kebaikan Dokter akan menjadi ladang pahala, " Sahut Aira


" Amin, Terima kasih Aira, semoga terbaik untuk keluarga dan akan segera pulih, sebentar lagi Abah bisa di ganti ke ruang intensif, kalian bisa melihat dan menjenguk, " Jawab Dokter


" Iya dokter, " Ucap Aira


Tak lama kemudian dari arah sana, datanglah Mas Rio dengan membawa bunga dan membawa makanan buat snag Abah yang ketika itu bertemu langsung dengannya.

__ADS_1


" Aira bagaimana keadaan Abahmu, baik -baik saja, ini buat kamu, dan ibu buat Abah," Ucap Rio


" Alhamdulillah, Keadaan baik -baik saja Mas, " Jawab Aira


" Lho kamu...," Sahut Dokter Rafli


" Kamu..., " Jawab Rio langsung merangkul Dokter


Aira langsung kaget dan binggung, dan saling menatap kearah mereka berdua.


" Mas Rio kenal dengan dokter ya, " Tanya Aira


" Iya Aira, Dokter Rafli adalah kenalan aku di kampus saat menamba ilmu," Jawab Aira


" Oh begitu ya, jadinya kalian seperti tidak asing dan saling kenal, " Ucap Aira


" Ternyata Rio sudah kenal Aira lebih dulu seperti Rio suka dan ada hati dengan Aira," Batin Rafli


" Kalau begitu, Mas Rio dan Dokter bisa ngobrol dulu, Aku dan keluargaku akan lihat keadaan Abah dahulu, permisi, mari Mas dan ibu, " Ucap Aira


Aira memasuki ruang intensif Abah.serta menaruh bingkisan bunga dari Mas Rio dimeja.


" Abah bagaimana keadaannya," Ucap Aira


" Alhamdulillah sudah merasa baik sayang, Terima kasih atas semuanya ya," Jawab Abah


" Sudah Abah tak usah pikirkan itu, sekarang Abah istirahat agar segera pulih dan cepat pulang," Ucap Aira


Rio dan Rafli pun duduk di depan ruang operasi sejenak untuk berbincang dengannya, lama tak berjumpa dengan dirinya.


" Ternyata kamu menjadi Dokter di rumah sakit ini ya, lama tak berjumpa akhirnya kita berjumpa disini, oh iya kamu tinggal dimana," Ucap Rio


" Iya aku kerja di sini, setelah aku selesai kuliah aku langsung kembali ke sini, aku tinggal di alamat yang sama, dan alhamdulillah aku bisa ketemu disini," Jawab Rafli

__ADS_1


" Siap, kalau ada waktu kita bisa keluar saling berbincang-bincang, luangkan pertemanan kita," Ucap Rio


" Oke kalau begitu, tunggu waktu yang tepat, oh iya aku boleh bertanya padamu, kamu sudah kenal Aira sudah lama kah, " Tanya Rafli


" Oh soal Aira, aku sudah kenal lama, kenal karena Aira kerja di perusahaan ku, sehingga aku kenal dengannya, awalnya kenal jauh dari sebelum kerja di kantor ku, kenal di sebuah tempat yang sangat menjadi kenangan aku saat itu, emang kenapa," Jawab Rio


" Oh begitu, tidak kenapa-napa hanya tanya aja, kayak sudah akrab dengannya saja, " Ucap Rafli


" Ya sudah kalau begitu aku mau masuk dulu, jenguk Abah Aira, sampai jumpa lagi jangan lupa info jika sudah ada waktu," Jawab Rio


" Iya silahkan, aku juga masih ada kerjaan," Ucap Rafli


Rafli pun berdiri dan berjalan menuju ke ruangannya dan Rio segera masuk kedalam ruangan Abah.


" Permisi..., " Ucap Rio


" Silahkan masuk Mas, " Jawab Aira


" Cowok ini seperti suka dengan Aira, kenapa dia datang kesini, menganggu saja, aku lihatnya bikin tidak suka," Batin Renaldi


Rio yang biasa dan menyapa Renaldi dengan baik senyuman bahkan menghormati dirinya, ekspresi Renaldi yang tidak mengenakkan.


" Bapak bagaimana keadaannya, baik-baik sajakan saya teman Aira, " Ucap Rio


" Baik-baik nak, Terima laaih sudah menjenguk Abah, keadaan Abah sudah semakin membaik, " Jawab Abah


" Alhamdulillah semoga lekas pulih dan segera pulang, dan kembali kesedia kala, " Ucap Rio


" Iya Mas, Abah ini Mas Rio bos aku di Jakarta, jadi maaf ya Mas jika kita kurang memberi kenyamanan untuk Mas, " Sahut Aira


" Sudah gak usah begitu, situasinya juga dirumah sakit, ya sudah kalau begitu aku tidak ada waktu lama, hanya bisa jenguk sebentar Masih banyak kerja dan meeting, jadi saya pamit Abah ibu semoga cepat sembuh," Ucap Rio


" Iya mas Terima kasih atas kedatangannya, Hati-hati ya Mas, " Jawab Aira

__ADS_1


Aira mengantarkan Rio kedepan dan Rio berpamitan dengan dirinya.Rio pun menaiki mobil dan Aira melambaikan tangan kepada Aira. Aira membalas dengan senyuman manis kepasa Rio, Rio membalas dengan senyum manis juga.


__ADS_2