
Aira kembali berdiri tegap dan segera berjalan menuju ke mobil dengan perasaan senang dan berdetak yang amat kencang, bahkan dirinya merasakan bahwa diri berbeda saat itu. Aira merasakan ada sebuah rasa yang mulai tumbuh di dalam hatinya. Aira sungguh sangat terkejut dengan kejadian itu yang sering terjadi kepada Rio.
Rio yang sontak nyaman dan tidak ingin membuat Aira terjatuh diri siap menjadi penjaga dan siaga kapanpun saja. Rio merasa sangat sudah terbiasa dan bahkan dirinya mantap dengan rasa hatinya bahwa Aira adalah wanita yang sangat baik untuk penganti Isabella kelak.
Aira dengan polosnya terus berjalan sambil meminta maaf kepada Rio soal kejadian tadi. Rio hanya menerima. Karena kita tidak ada yang meminta semua kejadian diluar yang kita harapkan.
Manuel yang menunggu mereka telah siap menunggu di mobil, Manuel berdiri di sebelah mobilnya.
Aira yang sangat cantik serta menawan dengan balutan gaun berwarna hitam berhiaskan berlian putih, rambut yang terurat di pikir kanan dengan hiasan anting, serta make up yang natural sesuai dengan gaunya, serta sepatu tinggi yang membuat dirinya terus belajar dan memberanikan diri untuk bisa memakainya.
Rio berniat untuk membuat penampilan Aira sedikit berubah dengan baik walaupun Aira yang berpenampilan sederhana di setiap harinya.
" Maaf," Ucap Aira
" Tidak apa ayo kita segera ke mobil," Jawab Rio
" Mas Rio maaf ya jika tadi Aira merepotkan Mas, emang Aira sangat kaget dan pertama kali memakai sepatu seperti ini, tapi semakin kesini Aira bisa kontrol dengan baik walaupun masih ada kekurangan," Ucap Aira
" Tidak apa semua juga bukan salah kamu, aku juga maaf jika langsung memelukmu, ya sudah lupakan semua sekarang kita segera berangkat ke makan malam kita, sebelum larut tengah malam," Jawab Rio
" Baik Mas Rio, mari," Ucap Aira
Rio dan Aira akhirnya berjalan kearah mobil yang sudah di siapkan oleh Manuel yang berada di sebuah depan salon yang berhiaskan taman yang indah dan sangat romantis itu.
Manuel yang melihat mereka menuju ke arahnya bersiap membukaan pintu mobil untuk Tuan dan nonanya.
” Tuan,Silahkan masuk," Ucap Manuel
" Nona silahkan masuk," Ucap Manuel
__ADS_1
Mereka memasuki mobil dan segera berangkat ke tempat makan malam. Manuel menutup pintu mereka dan segera menaiki serta mengemudikan mobilnya.
Maka Yasmin hanya berharap bahwa acara Rio berjalan dengan lancar walaupun Mama Yasmin belum mengetahui siapa sosok wanita yang ia cintai. Mama Yasmin hanya berharap puteranya mendapatkan kekasih yang baik hati dan tidak memiliki tujuan bahkan hanya cinta terhadap semua yang ia miliki.
" Semoga Rio mendapatkan seseorang yang sangat mencintai dirinya apa adanya, bukan apa yang ia miliki, Mama berharap nagar dirimu menjadi anak yang dicinta dengan hati, mama sangat takut jika banyak cewek yang mendekatimu hanya untuk mendapatkan yang ia mau," Ucap Mama Yasmin
Ayah Hadi melihat Mama Yasmin yang sedang sendiri di sesuatu tempat Ayah Hadi menghampirinya.
" Mama kenapa Ayah perhatikan sedih dan sedang memikirkan sesuatu, boleh cerita kepada Ayah, jika ada apa-apa Ayah bisa membantunya, " Ucap Ayah Hadi
" Eh eh Ayah, ternyata Ayah kemari ya, duduk Yah, Mama hanya takut saja Yah, jika Rio banyak yang mengincar dan manfaatkan Rio untuk dimanfaatkan oleh orang lain, Mama hanya meminta semoga orang yang dekat dengan Rio putera kita adalah orang baik dan yang tau sopan santun, " Jawab Mama Yasmin
" Ayah juga berpikiran sama seperti Mama, tapi bagaimana ini semua sudah menjadi jalan dan cobaan ketika kita mampu menghadapi semuanya maka kita akan berhasil Ma, " Ucap Ayah Hadi
" Iya Ayah, tetapi aku harap seperti itu, mungkin Ayah tau siapa wanita yang baru yang dekat dengan Rio, mungkin Ayah mengetahuinya, " Tanya Mama Yasmin
" Mama juga berharap seperti itu yah,semoga terbaik untuk Rio," Ucap Mama Yasmin sambil bersandar di pundak Ayah
Manuel mengendarai mobil telah sampai di tempat yang sudah di siapkan, Tempat yang begitu mewah.
Aira yang turun dari mobil melihat gedung dan hiasan yang besar dan mewah membuat dirinya senang karena dirinya baru merasakan hal yang sangat spesial menurut dirinya.
Aira sambil terharus kagum menutup mulutnya sambil berfikir suatu kesempatan yang sangat berharga untuk Aira.
Rio yang turun dari mobil memberikan kesempatan untuk di gandeng oleh Aira, tangannya yang memberikan kode itu, membuat Aira sangat kaget dan sangat beruntung untuk itu.
Aira membalas dengan memasukkan tanganya dengan menggandengnya, akhirnya mereka memasukinya tempat yang dipesan oleh Rio.
Pelayan semua menyambut Tuan Muda dan bahkan Aira merasakan seperti puteri yang disukai oleh para pengikutnya.
__ADS_1
Disetiap perjalanan menuju tempat yang sudah disiapkan dihiasi dengan bunga-bunga yang indah serta tata lampu yang sangat mempesona.
Sampailah mereka di tempat yang ia pesan, tempat yang sangat romantis dengan hiasan lilin serta taman yang sangat indah, meja yang penuh dengan menu dan makanan serta lilin serta tabutan bunga disekitarnya.
Serta terdapat sebuah pemain musik yang memberikan suasana malam itu penuh dengan rasa nyaman romantis dan cinta dengan buhaian lagu cinta.
" Apakah kamu suka Aira, " Ucap Rio
" Wau sangat suka sekali mas, baru saat ini Aira merasa spesial sekali, dan ini suatu kesempatan serta keberuntungan Aira bisa di berjalan dan berada di sebuah tempat sini," Jawab Aira
" Syukurlah jika kamu suka, aku harap kamu bahagia, dan semoga kerja kamu semakin baik dan terus membaik membawa perubahan," Ucap Rio
" Tentu itu Mas, Aira akan semakin baik, dengan perlakuan seperti ini Akun harus memberi im back yang baik juga, " Jawab Aira
" Oh iya kamu tidak ada rencana pulang ke kampung untuk menemui calon kekasihmu, serta keluargamu, " Tanya Rio
" Oh untuk itu Aira ada rencana setelah bulan akhir Mas, mau antar uang, kekasih Aira belum memiliki kekasih Mas," Jawab Aira
" Lho kemarin Lelaki yang sangat dekat dengan mu dan Ibu kamu yang mengadang-gadang itu calon suami itu siapa," Ucap Rio
" Oh itu sudah aku anggap sebagai kakakku sendiri Mas, tetapi dia menganggap bahwa hubungan itu harus lebih serius, tetapi Aku tidak ada rasa sama sekali hanya sebatas kakak dan teman dekat aku saat waktu kecil," Jawab Aira
" Alhamdulillah syukurlah kalau begitu aku bisa masuk didalam hatimu, dan aku bisa memperjuangkan cintaku, awalnya aku merasa takut bahwa kamu sudah ada yang memiliki, " Batin Rio
" Ya sudah kalau begitu kita nikmati makan malamnya, kamu biasa saja dan habiskan semua sudah aku bayar dan siapkan untukmu, " Ucap Rio
" Baik Mas," Jawab Aira
Aira dan Rio menikmati makan malam dengan nyaman dan khitmad, dengan alunan musik yang romantis serta perasaan yang bahagia, Rio yang hanya menahan rasa dan menahan ungkapan untuk menembak cintanya yang belum mampu untuk mengucapkan kepadanya.
__ADS_1