
Para panitia dengan sibuknya memilah dokumen dan nomer urut yang akan memasuki n ruangan untuk test penerima karyawan baru di perusahaan itu.
Nomer urutan sebelum Aira sudah memasuki ruang tes, Setelah itu giliran Aira yang di panggil untuk masuk keruangan test, Aira dengan degdegan membuat dirinya binggung mau seperti apa nanti, dan takut apa yang akan Aira jawab dalam pertanyaan wawancara nanti. Sampai-sampai Aira mencari sesuatu biar dirinya tidak degdegan.
Aira mulai menenangkan diri dan membuat dirinya percaya diri bisa serta mampu untuk melewati semunya dengan baik.
Harapan Aira sangat besar sekali untuk masuk di perusahaan ternama itu karena dirinya butuh uang untuk pengobatan sang Abahnya di kampung.
Harapan itu menjadi doa serta usaha terbesar Aira yang sangat liat biasa yang siap Aira lalui dan Aira laksanakan.
Mama Hani dan Larisa sangat memikirkan nasib Aira walaupun masih baru kenal pertama, mereka sudah menganggap sebagai keluarga baru didalam keluarga mereka, mereka saling mendoakan bahkan selalu mendukung Aira.
" Bagaimana Aira apakah sudah masuk kedalam ruang test, semoga saja dirinya bisa diterima kerja disini, Aamin, " Ucap Mama Hani
" Kenapa kamu ayo kerja, nanti jika tau pimpinan kamu bisa kena marah," Sahut Mama lainnya
" Oh iya maaf lagi tidak fokus," Ucap Mama Hani
Mama Hani melanjutkan lagi kerja bagiannya, sambil menunggu waktu istirahat untuk bertanya langsung kepada Aira.
Melainkan dengan Larisa juga memiliki Aira dalam melamar kerja di perusahaan itu.
" Semoga Aira diterima dan lolos dalam test wawancara disini, kasihan dirinya sedang butuh segera uang untuk pengobatan Abahnya, doa ku terbaik untuknya, " Ucap Larisa
Rio yang didalam mobilnya sambil memikirkan soal nama yang dirinya dengar tadi dalam pelamaran kerja tadi yang membuat Rio penasaran soal nama tersebut,
" Apa mungkin dia Aira yang sedang cari kerja, apakah buka Aira tapi orang yang beda dengan nama yang sama, aku jadi penasaran kalau tadi Eyang tidak suruh aku buru-buru untuk bertemu dengan Eyang Sari mungkin sudah tau siapa nama tersebut," Batin Rio
" Apa yang tejadi pada Tuan, seperti ada masalah lagi yang di pikirkan," Batin Manuel
" Tuan, apa ada yang mau di bicara, seperti Tuan ada sesuatu yang sangat di pikir," Tanya Manuel
" Tidak hanya pikir pekerjaan dirumah saja, " Jawab Rio
" Ya sudah kalau begitu Tuan, sebentar kita hampir sampai Tuan," Ucap Manuel
Mereka hampir sampai di rumah Eyang Sari.
Keluar orang yang di ruang test, panitia segera menanggil nama Aira untuk memasuki ruang test, Aira ketika itu siap berdiri dan membawa persyaratan serta dirinya mulai menghampiri panitia mengambil dokumennya. Aira memasukinya.
Rio serta Manuel sudah sampai di rumah Eyang Sari. Mereka masuk dan membawa apa yang disukai Eyang Sari dari Eyang Sukma.
" Tuan sudah sampai rumah Eyang Sari, apakah ini Tuan, kalau di map menunjukkan di depan ini," Ucap Manuel
__ADS_1
" Juga tidak tau saya, kita masuk aja Manuel, kita langsung tanya saja, " Jawab Rio
" Ya sudah Tuan di sini dulu, biar Manuel tanya kepada orangnya jika benar, Manuel segera kasih tau Tuan," Ucap Manuel
" Iya Manuel, " Jawab Rio
Manuel turun dari mobil dengan penampilan bodyguard berkelas, untuk bertanya pemilik rumah.
" Permisi,..., " Ucap Manuel
" Iya Mas, bisa bibi bantu, " Jawab Bibi
" Ini benar rumah Eyang Sari, alamatnya ini," Tanya Manuel
" Betul Mas, " Jawab bibi
" Yah sudah kalau begitu saya akan panggil Tuan saya dulu, kami ingin bertemu dengan Eyang Sari," Ucap Manuel
" Baik Mas, saya panggil Eyang Sari," Jawab bibi
" Iya Bi," Ucap Manuel
Manuel segera menuju ke mobil untuk memberitahukan Tuan Muda.
" Iya Manuel, " Jawab Rio
Rio turun dari mobilnya, dan mereka berjalan untuk menuju ke dalam rumahnya. Dan tak lama bibi mempersilahkan masuk dan Eyang Sari sudah berada di tempat tamu
" Eyang ada yang mencari Eyang, anak muda," Ucap Bibi
" Suruh masuk Aku akan segera kesana untuk menemuinya, " Jawab Eyang Sari
" Baik Eyang, permisi Eyang," Ucap Bibi
" Mas silahkan masuk, " Ucap Bibi
" Baik, " Jawab Manuel
Eyang keluar.
" Silahkan duduk," Ucap Eyang Sari
" Permisi Eyang, bibi mau kedalur dahulu," Sahut Bibi
__ADS_1
" Terima kasih Eyang," Jawab Manuel
" Kalau boleh tau anak muda ini siapa ya, ada perlu apa untuk menemui Eyang Sari," Tanya Eyang
" Saya Rio Hadi Suryaningrat, saya datang kesini di utus oleh Eyang Sukma Eyang,untuk memberikan ini serta silahturahmi," Jawab Rio
" Jadi kamu cucu dari Eyang Sukma, baik-baik sangat tampan, cocok juga, " Ucap Eyang Sari
" Iya Eyang, ini untuk titipan dari Eyang Sukma untuk Eyang Sari, bisa di Terima, " Jawab Rio
" Iya saya Terima, sampaikan Terima kasih Eyang kepada Eyang Sukma, dan sampai kapan bisa bersua bertemu, " Ucap Eyang Sari
" Iya Eyang nanti Rio akan sampai kepada Eyang Sukma," Jawab Rio
Aira memasuki ruang test.
" Permisi, " Ucap Aira
" Iya silahkan masuk, dan silahkan duduk," Ucap HRD
" Terima kasih," Jawab Aira
HRD sangat menilai secara keseluruhan, dari mulai penampilan serta cara menjawab bahkan personality Aira. HRD melihat penampilan Aira yang tidak masuk karena Aira memakai baju yang sedikit berwarna, tetapi HRD melupakannya dirinya langsung melanjutkan di bagian yang lainnya.
" Kalau di lihat untuk mukanya sudah pantas tetapi untuk bajunya sayangnya seperti orang desa yang sedang berjuang untuk ikut test, tidak aku coba untuk melihat yang lainnya," Batin HRD
" Kalau begitu tolong perkenalkan nama dan asal kamu dari mana, " Tanya HRD
" Nama saya Aira saya dari kampung, saya datang kesini untuk mencoba daftar mencari pekerjaan," Jawab Aira
" Mengapa kamu memilih perusahaan disini daripada yang lain, terus kenapa kamu bekerja," Ucap HRD
" Karena saya tau perusahaan sedang mencari karyawan besar -besaran jasin saya mencoba untuk mendapatkan di perusahaan sini, untuk itu kenapa Aira pingin bekerja karena sedang butuh biaya pengobatan untuk Abah saya yang sedang sakit di rumah dengan jumlah biaya banyak," Jawab Aira
" Sungguh anak yang kuat, dan dirinya percaya diri dalam menjawabnya, " Batin HRD
" Jika kamu di Terima apanya yang kamu beri untuk perusahaan dan jika tidak di Terima apa yang akan kamu lakukan," Tanya HRD
" Jika saya di Terima saya akan berkerja secara positif sesuai dengan program serta mendukung membuat perkembangan Perusahaan dengan baik saya sangat pengalaman dalam penjualan, produksi dan inovasi, jika saya tidak Terima maka itu sudah jadi jalan saya untuk berjuang dan berusaha lagi, " Jawab Aira
" Ya sudah kalau begitu, silahkan keluar sudah cukup, pengumuman ndi tunggu sebentar lagi, semangat dan semoga berhasil," Ucap HRD
" Terima kasih, mari," Jawab Aira
__ADS_1
Akhirnya Aira keluar dari ruang test dengan perasaan lega dan pling, Aira berhasil hasil pengumuman akan membuat dirinya senang.