Senggani

Senggani
BAB 72 PULANG


__ADS_3

Setelah mengantar Rio kedepan teras rumah sakit, Aira kembali ke ruangan sang Abah, ruangan Abah yang sepi yang dimana Ibu dan Renaldi istirahat tidur di sebelahnya. Abah berbicara kepada Aira soal Rio, bahwa Abah merasa Rio orang yang sangat suka terhadapnya, melainkan dengan Renaldi yang suka dari dahulu tetapi Abah sudah menganggapnya sebagai anak laki-lakinya.


" Abah... Alhamdulillah Abah tinggal istirahat yang banyak," Ucap Aira


" Iya sayang, dan alhamdulillah rasanya kaki apa sudah bisa digerakan, tinggal menunggu sembuh dan pulih," Jawab Abah


" Alhamdulillah, Abah harus hati-hati dalam berkerja atau melakukan sesuatu karena, Abah pernah mengalami cedera maka dari itu Abah harus bisa jaga dan hati-hati," Ucap Aira


" Siap sayang, " Jawab Abah


" Sayang Abah mau bertanya kepadamu, Lelaki itu siapa yang datang kesini kemarin," Tanya Abah


" Itu sebenarnya Bos Aira Abah, dia yang memiliki perusahaan terbesar tempat Aira berkerja, emang kenapa Abah," Jawab Aira


" Seperti dirinya suka dan sangat menyukai dirimu, Abah bisa merasakan dari tingkah laku dan tatapan matanya, " Ucap Abah


" Aira juga mulai suka Abah, tetapi Aira tau diri bahwa dirinya anak orang kaya, dan semua pacar nya semua kalangan atas Abah, apalagi Aira yang hanya karyawan di perusahaan tersebut, tetapi Aira tetap jalani hidup ini saja," Jawab Aira


" Iya Abah hanya mendoakan saja, jika kamu suka yang jalanin aja dan jangan pernah menganggu dan membuat banyak musuh ya sayang, kamu harus tau diri sudah di bantu harus lebih bersyukur," Ucap Abah


" Iya Abah, Aira akan berhati-hati dan menjaga diri," Jawab Aira


Dokter yang berada di ruangannya memanggik suster untuk menunjukkan ke ruangannya.


" Hallo silahkan menuju ke ruangan saya sekarang," Ucap Dokter


" Baik dok, " Jawab suster


Suster berjalan menuju ke ruangan Dokter, dokter tak sabar ingin memberitahukan kepada suster untuk memanggilkan Aira diserahkan memberitahukan bahwa keadaan sudha baik serta ingin bertemu perasaan dirinya yang kangen dan suka terhadap dirinya.


Tok... Tok... Tok... Suara pintu ruangan dokter


" Pemisi.., " Ucap Suster


" Iya silahkan masuk, " Jawab Dokter


" Mohon maaf, Dokter memanggil saya ada keperluan apa," Ucap Suster


"Oh iya tolong chek keadaan Abah Aira setelah itu panggilkan Aira untuk datang ke ruangan saya segera," Ucap Dokter


" Baik dok, saya permisi," Jawab suster


Suster keluar dari runagan dokter dan segera menunu ke ruangan Abah. Ketika Aira sedang sibuk bincang dengan sang Abah, kebetulan bincang-bincang penting sudah selesai dan tinggal tawa sehingga tak menganggu sama sekali waktu itu.

__ADS_1


" Permisi, " Ucap Suster


" Iya silahkan masuk suster..., " Jawab Aira


" Oh iya sebentar ya, saya akan chek keadaan Abah, " Ucap Suster


" Bapak apa ada keluhan, dan apa masih ada yang dibicarakan ," Tanya Suster


" Sudah Suster merasa baik dan sudah cukup baik, tinggal nyeri di bagian operasi," Jawab Abah


" Iya Bapak tidak apa emang begitu karena masih belum pulih dan kering, kalau tidak ada yang di bicarakan lagi saya tinggal ya," Ucap Suster


" Allhamdulilah semua sudah stabil, dan tinggal melihat hasil dari operasi, dan saya mendapatkan amanah untuk Mbak Aira segara menuju ke ruangan dokter sekarang, Terima kasih permisi, " Ucap Suster


" Sama-sama Suster Terima kasih, " Jawab Aira


Suster meninggalkan ruangan Abah, dan Aira segera untuk pamit menuju ke ruangan sang dokter.


" Abah kalau begitu Aira mau ke ruang dokter dulunya, Abah istirahat dulu menunggu Aira kembali kesini," Ucap Aira sambil menyelimuti


" Iya sayang," Jawab Abah


Aira berjalan menuju ke ruang dokter, berjalan dengan pelan. Tak lama dokter sudah menunggu lama di ruangannya.


" Iya silahkan masuk, Aira silahkan duduk," Jawab Dokter


" Terima kasih Dok," Ucap Aira


" Aira Aku memanggil untuk ke ruangan saya, saya akan memberitahukan tentang kondisi Abah, dari pemeriksaan saya semua sudah baik tinggal menunggu pulih dan kering, sehingga nanti atau besok sudah boleh pulang," Jawab Dokter


" Allhamdulilah, Terima kasih dokter, untuk selanjutnya bagaimana," Ucap Aira


" Tetap melakukan chek up atau kontrol untuk melihat operasi kakinya, untuk itu tidak usah khawatir, saya akan yang langsung ke rumah kamu jika tidak keberatan," Jawab Dokter


" Aduh, apakah tidak merepotkan dokter, Aira jadi tidak enak, " Ucap Aira


" Tidak apa-apa, akan lebih senang jika saya melakukan penanganan terbaik untuk pasien, " Jawab Dokter


" Kalau saya terserah dokter, saya tidak bisa menolaknya, jika dokter tidak keberatan silahkan," Ucap Aira


" Aku akan lakukan apapun demi memiliki mu, dan mencuri hari Abah dan keluarga mu, aku tidak mau kehilangan," Batin Dokter


" Kalau sudah tidak ada yang dibicarakan Aira mau pamit, dan insya Alloh saya akan segera urus dokumen untuk pulang, Terima kasih dokter, " Ucap Aira

__ADS_1


" Iya silakan, Hati-hati dijalan,semoga lekas sembuh, oh iya ini nomer saya dan untuk nanti biar saya yang mengantar kerumah," Jawab Dokter


" Tidak usah dok, kan rumah Aira jauh nanti tugas dokter terganggu," Ucap Aira


" Tidak karena dihari ini jadwal dan pasien sudah semua teratasi tinggal menunggu perbaikan," Jawab Dokter


" Terima kasih dokter," Ucap Aira


Aira akhirnya meninggalkan ruangan dokter dan menuju ke administrasi untuk mengurus kepulangan Abah, sehingga surat sudah siap dan semua sudah bebas dari segala tanggungan.


Aira segera memberitahukan kepada keluarga bahwa sudah bisa pulang dan saat itu persiapan untuk pulang.


Aira menuju ke ruang administrasi untuk melihat semua tanggungan semua perawatan dan operasi bahwa semua tidak ada masalah, semua sudah beres bahwa dirinya sudah bebas semua tanggungan biaya rumah sakit, sehingga Aira merasa senang dan tenang.


" Permisi, Mbak..., " Ucap Aira


" Iya mbak, ada yang bisa saya bantu, " Jawab Administrasi


" Saya mau tanya soal semua tanggungan Abah saya, kalau boleh tau berapa ya," Tanya Aira


" Sebentar ya mbak saya chek terlebih dahulu," Jawab administrasi


" Iya mbak," Sahut Aira


Administrasi Mengecek komputer.


" Mbak bahwa tanggung atas Abah mbak sudah lunas semua, bahkan sudah lunas jauh hari sebelum dilakukan operasi, sehingga semua sudah bebas," Ucap Administrasi


" Terima kasih, " Jawab Aira


" Iya sama-sama, " Ucap Administrasi


" Alhamdulillah, semua susah bebas, juga Terima kasih bantuan dari Mas Rio, ya sudah segera memberikan tahukan Abah bahwa kita pulang sekarang," Ucap Aira sambil menuju ruang Abah


" Abah,ayo kita pulang semua sudah beres sehingga kita sudah boleh pulang," Ucap Aira


" Ya sudah ayo, Abah sudah tidak sabar ingin segera dirumah, menikmati suasana dirumah yang sejuk," Jawab Abah


" Ya sudah, kalau begitu ibu bantu Abah, " Sahut Ibu


" Tenang saja mobil sudah siap, " Sahut Renaldi


Aira tersenyum dengan hari senengnya dan banyak orang yang baik terhadapnya, sehingga mereka segera untuk memasuki mobil Renaldi dan segera melaju menuju kerumah kediamannya.

__ADS_1


__ADS_2