Senggani

Senggani
BAB 45 MULAI KERJA


__ADS_3

Muka merah Rio yang tidak terbendung dengan ulah bodyguard yang memperlakukan Aira dengan tidak selayaknya di lakukan.


Aira menahan sakit dan memberikan maaf kepada mereka karna Aira mengerti bahwa orang kaya raya pasti ada orang yang mengawalnya jadi jangan salahkan.


Aira saat itu juga merasa kaget bahwa Rio adalah seorang pemiliki perusahaan yang Aira tempati untuk berkerja.


Rio seketika itu merasa senang bahwa dirinya bertemu dan berdua lagi dengan Aira.


" Aira akhirnya kita bisa bertemu lagi, di tempat ku, " Batin Rio


" Hah Mas Rio, aku kira orang lain, ternyata Mas Rio salah satu orang perusahaan disini," Batin Aira


" Aira..., " Ucap Rio


" Mas Rio..., " Jawab Aira


" Tolong lepas akan, sekarang berdua pergi dari sini, aku pecat kamu," Ucap Rio


" Mas kenapa di pecat, mereka salah apa," sahut Aira


" Sudahlah tidak semestinya mereka memperlakukan kamu seperti itu," Ucap Rio


" Tidak kanapa-napa mereka tidak salah, wajar jika mereka begitu karena tugasnya, ya sudah bapak sekarang kembali ke kerjanya ya, gak usah di dengarkan perkataan mas Rio, " Jawab Aira


" Sungguh baik sekali hati Aira," Batin Rio


" Ya sudah kalian berdua kembali ke tempat kalian, " Ucap Rio


" Baik Tuan," Jawab bodyguard


Panitia dan karyawan yang lain melihat mereka dengan diam serta bubar secara sendiri.


" Aira mau bicara kepada Tuan, " Ucap Aira


" Ya sudah ikut aku ke ruangan saya," Jawab Rio


" Kalau begitu Manuel mau ke ruang dulu Tuan, jika ada apa-apa bisa hubungi saya," Sahut Manuel


" Iya silahkan," Ucap Rio

__ADS_1


" Ya sudah ayo kita menuju ruangan saya," Ucap Rio


Rio membuka lift dan Aira mengikuti dirinya satu lift berdua, hati Rio merasa senang bahkan rasa degdegan itu muncul lagi seketika itu. Perasaan suka yang Rio pendam selama ini kembali lagi untuk merasakannya.


Lift terbuka mereka berjalan menuju ke ruangan Rio,


" ayo silahkan masuk, " Ucap Rio membukakan pintunya


" Terima kasih," Jawab Aira


" Oh iya ada perlu apa Aira datang kesini untuk menemui saya, dari mana kamu dapat alamat perusahaan ini, silahkan duduk, " Ucap Rio


" Iya Tuan Terima kasih, sebelum saya terima kasih sudah di Terima kerja disini saya hanya minta mulai kerja hari besok tapi saya tidak boleh harus minggu depan daripada aku nganggur saya kerja biar dapat uang karena juga perlu, hutang saya saja masih ada sama Tuan, jadi kedatangan Aira kesini meminta permohonan untuk mengizinkan saya untuk kerja mulai besok, itu saja," Jawab Aira


" Saya dapat informasi dan bisa kesini karena dari salah satu karyawan yang berkerja disini juga Tuan," Ucap Aira


" Aira Aira sungguh lucu sekali kamu, kesini hanya bertemu tanya soal itu, dan sungguh besar rasa kerja kamu serta usahakan untuk melakukan semuanya," Batin Rio


" Ya sudah besok kamu boleh kerja, untuk itu biar saya yang bilang ke bagian pengurus, " Ucap Rio


" Terima kasih Tuan, " Jawab Aira


" Maaf Tuan tertawa apakah ada yang salah dengan Aira, " Jawab Aira dengan rasa sedikit berubah menjadi takut


" Aku hanya lucu saja kita sudah ketemu dan kenal sebelumnya kenapa harus panggil dengan kata Tuan, panggil seperti biasanya saja," Ucap Rio


" Awalnya Aira hanya tau mas karyawan ternyata mas anak pemilik perusahaan ini, jadi rasanya jika Aira memanggil panggil itu seperti membuat turun harga diri mas karena mas anak seorang pejabat terkaya di sini," Jawab Aira


" Tidak usah begitu kamu panggil seperti biasa, aku tau bahwa kamu bisa menempatkan semua dengan baik, maka kamu harus bisa itu, " Ucap Rio


" Iya Mas, Terima kasih, kalau begitu Aira pamit dulu, besok saya akan segera bekerja di sini, " Jawab Aira


" Iya Aira selamat bergabung dan berkerja di perusahaan ini," Ucap Rio


" Iya mas sama-sama, semoga Aira bisa bekerja dengan baik, mari mas," Jawab Aira sambil berjabat tangan


Tak dikira Aira telah memakai gelang pemberiannya sehingga Rio merasa sangat semakin kagum dan berharap jauh untuk mengenal dan bersama Aira. Aira pun berjalan untuk meninggalkan ruangan Rio.


Larisa dan Mama Hani yang tak sabar menunggu kabar dari Aira, mereka menahan waktu pulang kerja tiba. Aira yang ketika itu bersenang ria langsung menuju ke rumah Larisa dirinya memasak bahan yang ada di kulkasnya buat makan malam bersama ungkapan Terima kasih kepada mereka.

__ADS_1


" Alhamdulillah aku bisa kerja besok jadi aku akan semangat, untungnga Aku kenal Mas Rio jadi di berikan izin, Terima kasih mas Rio," Batin Aira sambil tersenyum


" Kalau begitu aku segera pulang ke rumah Larisa saja," Ucap Aira


Aira menuju rumah Larisa, sesampainya di rumah Aira tak sengaja melihat kulkas, dan didalamnya terdapat berupa bahan makanan, sayuran, ikan dan serba untuk masak, akhirnya Aira memiliki inisiatif untuk memasak wujud Terima kasih atas bantuannya, Aira memasakkan makanan untuk menu makan malam.


" Alhamdulillah sampai juga di rumah, aku merasa haus, " Ucap Aira sambil membuka kulkas dan meminum air dingin


" Hem... Disini ada bahan, apa aku memasak buat mereka berdua untuk makan malam ya, kasih kalau dirinya memasak dulu saat pulang kerja, ya sudah deh aku memasak bahan di sini," Ucap Aira menaruh tasnya dan mulai menyiapkan menu dan bahan yang akan digunakannya


" Ternyata Aira berkerja di perusahaan ku, jadi aku bisa melihatnya setiap hari, bahkan ini bisa jadi jalan untuk lebih dekat dengannya, Aira... Aira...," Ucap Rio


" Kalau begitu, aku harus melihat kinerja Aira jika bagus bisa di naikkan ke jabatan yang lebih dari usahanya, dasar wanita pemberani," Ucap Rio sambil tersenyum sendiri


Rio merasa salah tingkah ketika mengetahui Aira didalam kantor yang sama bahkan dirinya menjadi karyawan di kantor miliknya.


Tak lama itu waktu semakin sore, Mama Hani dan Larisa bersiap untuk pulang kerumah, mereka berjalan kaki dan mulai menuju rumahnya. Aira yang sudah selesai siap menghidangkan makanan di meja makannya, serta dirinya sudah bersih dan cantik menunggu kedatangan Larisa serta Mama Hani.


" Alhamdulillah semua sudah siap, tinggal aku menunggu mereka berdua datang," Ucap Aira


Mama Hani dan Larisa hampir sampai rumah, tak lama kemudian Larisa sampai di depan rumahnya.


" Itu mereka pulang, tante, Larisa ayo masuk, Aira sudah siapkan makan buat kalian, kita makan dulu atau Mau bersih dulu, " Ucap Aira


" Aduh Aira repot sekali, kalau begitu kita mandi saja dulu biar segar dan bersih baru kita makan bersama," Sahut Mama Hani


" Ya sudah tante, " Ucap Aira


" Ya sudah aku tinggal dulu ya, " Sahut Larisa


Aira yang sedang menunggu di ruang makan. Sambil menyiapkan air minum dan minuman hangat di meja, tak lama mereka menghampiri Aira.


" Sudah sini Larisa, dan tante kita makan bersama, maaf jika masakan Aira tidak enak, ini Aira sengaja memasak buat kalian karena Aira diterima kerja di perusahaan disana, rasa Terima kasih Aira kepada kalian berdua sudah menolong Aira, bahkan satu lagi mumpung ada bahan yang ada aku manfaatkan, maaf," Ucap Aira


" Alhamdulillah Aku bahagia kalau kamu diterima kerja, selamat ya Aira," Sahut Larisa sambil memeluknya


" Tante juga mengucapkan selamat ya semoga bisa bermanfaat buat Aira, tidak apa Tante malah suka kalau di masakin, kalau gitu kita makan coba masakan Aira yang cantik ini," Jawab Mama Hani


" Iya Ma, " Sahut Larisa

__ADS_1


__ADS_2