Senggani

Senggani
BAB 73 PEMULIHAN


__ADS_3

Mereka semua sudah berada di dalam mobil Renaldi, dengan nyaman menikmati perjalanan di perjalanan hilir sawah di pergunungan, mereka sangat senang dan bahagia setelah melewati semuanya dengan suka dan duka sama-sama.


Aira yang sedang duduk di depan bersama Renaldi melihat senyum ibu dan Abah dari kaca atas yang membuat dirinya tau perasaan dan rasa bahagia sang Abahnya, sehingga dirinya menghadap ke belakang untuk melihat bahagia Abah lebih dekat.


" Alhamdulillah melihat Ibu dan Abah bahagia, aku merasa bahagia sekali, apalagi Abah sudah ditangani dengan baik, hatiku bahagia dan kuat, akhirnya kau bisa sampai sini, Terima kasih," Batin Aira


Renaldi yang memandang perempuan yang di cintai tersenyum membuat dirinya semangat dan semakin mencintai Aira, bahkan dirinya sangat merasa senang merasa ada untuknya ketika dia membutuhkan bantuannya.


" Aku lebih bahagia melihat my seperti ini, smeoga tetap bahagia seperti ini, semakin cantik dan semakin baik," Batin Renaldi


" Abah alhamdulillah sekarang kita sudah sampai pertengahan perjalanan jalan kerumah dan Abah sekarang sudah sembuh tinggal pemulihan, Abah harus jaga diri dan Abah harus bahagia, nikmati apa yang Abah dapatkan hari ini," Ucap Aira dengan senyum manis


" Iya sayang Abah akan selalu bersyukur, dan bahagia apa yang Abah dapatkan hari ini," Jawab Abah


" Harus begitu Abah, Ibu sangat bahagia melihat Abah sudah seperti biasanya, dan Ibu hanya berharap Abah harus hati-hati, awas jangan terulang lagi, " Sahut Ibu


" Iya Ibu, " Jawab Abah sambil mecium keningnya


" Waduh..., " Tersenyum Aira


Tersenyum Renaldi memandang kemesraannya.


" Aira, aku melihat mu kau begitu bahagia, dan hari ini aku akan menjadi bukti bahwa kamu harus bahagia apa pun yang terjadi," Ucap lirih Renaldi


" Iya Mas Renaldi aku sangat bahagia sekali,bahkan lebih dari itu, aku harus bahagia dan aku bangga aku bisa menjalani semuanya dengan baik, Terima kasih buat Mas Renaldi yang selalu ada untuk aku dan keluargaku," Jawab Aira


" Sudah tak usah di pikir, sekarang kita harus pikir kedepan, " Ucap Renaldi


" Iya Mas, " Jawab Aira


Mereka menikmati perjalanan laju mobilnya diri hilir pengunungan ynag indah untuk menuju di kediaman Aira.


Rio yang di kantor yang sangat rindu dengan hadirnya Aira di kantornya, Rio mengharapkan bahwa dirinya segera bisa berkerja serta bertemu setiap harinya.


" Apakah Aira sudah pulang ya, apakah dia juga segera maju kerja, " Ucap Rio


Tak lama kemudian sekertaris Rio member tahukan bahwa dirinya segera berangkat ada meeting bersama klein.


" Permisi, Bapak saya ingin memberi tahukan bahwa bapak ada meeting hari ini, Terima kasih," Ucap sekertaris


" Baik, akan segera kesana," Jawab Rio


" Ya sudah, nanti setelah aku meeting aku coba hubungi Aira, sekarang aku mau meeting terlebih dahulu," Ucap Rio sambil berjalan menuju mobil.


Rio meninggalkan ruangannya, Aira hampir sampai di rumahnya yang dimana dirinya sudah sampai belokan naik untuk menuju ke rumahnya, tak lama kemudian dirinya sampai di rumahnya.


" Alhamdulillah, kita sudah sampai rumah kalau begitu ayo kita segera turun, " Ucap Aira


Aira pun keluar dari mobil dan segera membuka pintu mobil untuk mengambil barang-barang. Ibu yang sedang memgandeng Abah dan Renaldi membantu untuk membawa barang kearah depan rumahnya.


Ibu yang membantu Abah untuk menuju pintu rumah, Aira membuka pintu rumah. Aira membuka rumah dan mempersilahkan Mas Renaldi untuk masuk untuk memasukkan barang kedalam rumah.

__ADS_1


"Mari Mas masuk, taruh situ saja, nanti biar Aira yang membereskan sendiri, " Ucap Aira


" Ya sudah aku taruh sini saja, " Jawab Renaldi


" Abah ayo masuk, kita langsung segera ke kamar Abah terlebih dahulu, " Ucap Ibu


" Iya ibu," Jawab Abah


" Pelan-pelan, " Ucap Ibu


" Silahkan duduk Mas Renaldi, Aira mau kebelakang sebentar Mas duduk di sini bentar," Ucap Aira


" Iya Aira," Jawab Renaldi sambil duduk di sofa


Aira membuatkan minuman untuk Renaldi untuk meringankan haus dahaganya.


" Abah ibu tinggal dulu ke belakang sebentar ya, Abah istirahat dulu jangan ngapa-ngapa dulu, kalau ada apa-apa tinggal panggil ibu atau Aira," Ucap Ibu


" Iya Ibu, Terima kasih," Jawab Abah


" Ya sudah istirahat dulu, " Ucap Ibu


Ibu menuju ke belakang dan bertemu dengan Aira.


" Sayang..., " Ucap Ibu


" Iya Ibu, ini buatkan minuman buat Mas Renaldi," Jawab Aira


" Iya Ibu, ya sudah kalau gitu Aira kedepan dahulu," Jawab Aira


Akhirnya Aira kedepan untuk mengantar minuman dan makanan ringan.


" Mas Renaldi ini di minum terlebih dahulu, pasti Mas lagi haus banget perjalanan jauh dari rumah sakit sampai sini," Ucap Aira sambil tersenyum


" Repot-repot banget kamu Aira, jadi tidak enak aku," Jawab Renaldi


" Udah gak usah gitu, nikmati dan buatlah suasana seperti dirumah sendiri, ayo Mas di minum dan di makan, makanan ringannya," Ucap Aira


" Iya, aku minum ya, " Jawab Renaldi sambil meminum


Tak lama kemudian Renaldi perpamitan untuk pulang dan meminta pamit ke Abah.


" Aira kalau begitu sudah cukup, saya juga sudah lama, aku mau pamit pulang dahulu ya karena dirumah masih ada banyak pekerjaan," Ucap Renaldi


" Oh begitu ya mas, kok cepet banget kalau begitu ya sudah hati-hati dijalan, Terima kasih ya mas semua bantuannya," Jawab Aira


" Kalau begitu aku mau pamit Abah terlebih dahulu, " Ucap Renaldi


Ketika melihat Abah istirahat dirinya tidak jadi melihat Abah yang sangat menikmati istirahatnya, Akhirnya Renaldi hanya titip salam buat sang Abah.


" Ya sudah Aira, titipkan salam saya kepada Abah, Abah sedang istirahat," Ucap Renaldi

__ADS_1


" Iya Mas nanti aku sampai, " Jawab Aira


" Ya sudah aku pamit, " Ucap Renaldi


" Hati-hati ya mas, jangan lupa sering-sering main kesini, " Jawab Aira


" Iya, " Jawab Renaldi


Renaldi membunyikan mobil dan mulai menyalakan Klakson untuk meninggalkan rumahnya dan Aira membalas dengan melambaikan tangannya kepadanya.


Aira pun memasuki rumah dan segera menuju ke kamarnya dan dirinya segera membaringkan tubuhnya yang merasa pegal dan capek.


Rio yang selesai meeting dirinya teringat bahwa dirinya ingin menghubungi Aira sehingga dirinya mengubungi Aira.


" Oh iya aku sudah selesai aku harus segera menghubungi Aira, " Ucap Rio


" Allhamdulilah akhirnya aku bisa membaringkan tubuhku, sungguh nyaman sekali, aku mau istirahat dahulu sebentar, " Ucap Aira


Tak lama kemudian sering handphonenya berbunyi.


" Handphone aku berbunyi, dari siapa ya, dari Mas Rio, " Ucap Aira


" Hallo, assalamu'alaikum, Mas Rio, kalau boleh tau ada apa ya mas, bisa Aira bantu, " Jawab Aira


" Oh tidak ada, hanya saja aku mau bertanya apakah Abah kamu sudah pulang dari rumah sakit, " Ucap Rio


" Oh alhamdulillah Mas barusan sampai rumah dan lagi istirahat, ada apa Mas," Jawab Aira


" Syukurlah kalau begitu tinggal pemulihan dan lekas kembali kesedia kala, " Ucap Rio


" Iya Mas, Terima kasih atas do'a nya, " Jawab Aira


" Oh iya jadi kamu kembali kerja lagi kapan, " Tanya Rio


" Alhamdulillah Mas Aira kerja lagi, insya besok Aira berangkat ke kota, kan sudah lama Aira libur, " Jawab Aira


" Ya sudah besok gak usah naik angkot aku jemput saja ya, " Ucap Rio


" Tidak usah Mas jauh biar aku kesana seperti biasanya, " Jawab Aira


" Tidak aku jemput aja sekalian mau jenguk Abah kamu, titik, " Ucap Rio


" Iya... Iya gpp kalau begitu, " Jawab Aira dengan seneng


" Oke tunggu besok ya, aku berangkat setalah ini, " Jawab Rio dengan senang juga


" Iya, ya sudah sampai jumpa besok, wassalamualaikum, " Ucap Aira


" Waalaikumsalam, " Jawab Rio


Rio sangat senang kegirangan dan dirinya sangat senang bisa bertemu dengan Aira.

__ADS_1


__ADS_2