
Happy Reading.
Malam ini Kenan dan Dea sudah selesai membersihkan diri. Acara pesta pernikahan mereka telah usai, tentu saja mereka pasti kelelahan, tapi tidak untuk Kenan yang sudah siap untuk malam pertama mereka.
Dea keluar dari dalam kamar mandi memakai lingerie yang sangat seksi. Mata Kenan sampai tidak berkedip menatapnya. Menyaksikan pemandangan indah tubuh Dea yang hanya berbalut gaun tipis itu.
Hal tersebut membuat Dea menjadi salah tingkah dan langsung bersemu merah. Dia memang tidak akan malu mengakui jika dia telah mempersiapkan lingerie itu untuk malam pertama nya.
Dea juga bukan gadis muda yang malu-malu dan belum paham bagaimana menyenangkan suaminya di malam pertamanya, apalagi Kenan adalah seorang duda dan yang pasti sudah sangat berpengalaman.
"Jangan di tatap seperti itu terus donk!" kalau ditatap seperti itu pasti dia malu, apalagi tubuhnya benar-benar tercetak sempurna karena lingerie nya transparan.
Kenan terkekeh mendengar ucapan Dea yang sedikit ketus. Dia pun berjalan ke arah sang istri dan langsung mencium bibir Dea lembut.
"Malam ini kamu tidak akan bisa lari sayang," bisik Kenan di telinga Dea.
Dea memalingkan wajahnya malu ketika mata Kenan menatapnya lapar. Tapi dia sudah berjanji tidak akan menolak apapun yang di inginkan Kenan di malam pengantin mereka, maka dari itu dia juga sudah mempersiapkan semuanya.
"Baiklah sayang, mulai malam ini aku adalah milikmu!" ucap Dea.
Kenan sangat bahagia mendengar Dea yang berkata seperti itu. Sungguh hatinya tidak pernah merasa sebahagia ini di pernikahan sebelumnya bersama Tasya.
Mungkin karena saat itu Kenan memang melakukan nya secara terpaksa.
Pria itu langsung menggendong Dea ala bride style dan langsung merebahkan nya di atas ranjang.
__ADS_1
Kenan langsung mengukung Dea dan mencium bibirnya lembut, Dea yang sudah semakin pengalaman membuka bibirnya agar Kenan bisa lebih mudah mengeksplor di dalamnya.
Ciuman itu semakin panas, mereka saling memagut dan melilitkan lidah menari-nari di dalam sana.
Kenan mencium leher jenjang Dea dan memberi tanda merah di sana.
Adik Kenan sudah menegang, Dea bisa merasakan benda keras itu mengenai perutnya. Dea semakin menggila merasakan ciuman dari Kenan yang semakin panas.
"Aku sangat mencintaimu sayang," bisik Kenan di telinga sang istri.
"Aku juga sangat mencintai mu, suamiku," Kenan menyentuh tiap inci dari tubuh indah wanita yang kini sudah sah menjadi istrinya.
Dia pun langsung membuka lingerie seksi Dea dan membuangnya asal. Kenan menatap lapar ke arah bukit yang masih di tutupi oleh kain berenda itu.
"Sayang, aku sudah tidak tahan!"
Kenan langsung membuka kain penutup milik Dea dan bermain di bawah sana.
Dea melenguh tertahan kala sang suaminya itu masih betah bermain di area sensitifnya. Kenan benar-benar merasa harus segera memasuki sang istri.
Dia pun membuka seluruh bajunya dan memposisikan tubuhnya di atas Dea.
"Bersiaplah sayang, aku akan melakukannya pelan-pelan."
Dea menggigit bibir bawahnya kala Kenan mulai merobek dinding kesuciannya.
__ADS_1
Kenan merasa takjub, dia benar-benar menyukai milik Dea yang sempit itu, baru kali ini dia merasakan menerobos selaput perawan dan itu membuat nya semakin jatuh cinta pada sang istri.
Dea terlihat meneteskan air matanya, menahan sakit dan perih kala Kenan menghujam kuat hingga menyentuh dinding rahim.
Perlahan Kenan menggerakan tubuhnya sambil mencium bibir Dea, dia akan membuat sang merasa rileks terlebih dahulu.
"I love you so much, sayang!" kata-kata cinta selalu terucap dibibir Kenan hingga membuat Dea melayang.
Kenan juga sudah tidak bisa tahan lagi, akhirnya dia menyemburkan benihnya ke ladang yang tepat.
Dea menatap suaminya dengan tersenyum bahagia, "dicintai secara mendalam oleh dirimu memberiku kekuatan, sementara mencintai mu secara mendalam memberi ku keberanian."
"Mencintaimu tidak pernah menjadi pilihan karena Itu adalah suatu keharusan." Jawab Kenan menyatukan kening mereka.
Selesai.
*
*
*
Hai semuanya aku ada rekomendasi karya keren banget nih 🥰
__ADS_1